Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » JQH El-Fasya Gelar Seminar Sehari Yanbu’a

JQH El-Fasya Gelar Seminar Sehari Yanbu’a

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 24 Mar 2015
  • visibility 551
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Auditorium I Kampus I UIN Walisongo ramai dengan para peserta Seminar Sehari yang bertema “Metode Mengajar Baca Tulis dan Menghafal Al-Qur’an  Yanbu’a.” Minggu, (15/3/2015).

Dalam acara tersebut, panitia sengaja mengundang K.H. Mc Ulil Albab Arwani sebagai pembicara utama. K.H. Mc Ulil Albab Arwani adalah pengasuh Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus). Kiai asal Kudus ini menyampaikan materi metode baca tulis dan menghafal Al-Qur’an selama satu hari di Kampus UIN Walisongo Semarang.

Seminar Sehari ini merupakan serangkaian acara Semarak Miladiyah ke-21 Unit Kegiatan Mahasiswa Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz  (UKM JQH) Fakultas Syari’ah UIN Walisongo Semarang.

Tampak mahasiswa dari beberapa universitas di Semarang turut berpartisipasi dalam kegiatan islami ini, sehingga panitia merasa puas dengan kerja keras mereka.

”Acara ini diikuti oleh tujuh puluh delapan mahasiswa UIN Walisongo Semarang dan empat puluh orang delegasi dari beberapa universitas di Semarang dan peserta umum,” ujar Rifqi Hasan selaku ketua panitia.

Digelarnya acara ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa UIN Walisongo untuk senantiasa melestarikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

“Al-Qur’an merupakan wahyu Allah SWT. Agar Al-Qur’an tidak dilupakan oleh manusia, kami mengadakan acara ini. Dengan menggunakan metode Yanbu’a, akan membantu memudahkan kita dalam membaca Al Qur’an,” ungkap Syukron Makmun, Ketua UKM JQH El-Fasya.

Metode membaca Al-Qur’an yang mudah dipahami oleh anak didik merupakan harapan para guru dan ustadz  Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Beberapa peserta menanggapi acara yang diselenggarakan oleh JQH Fakultas Syariah dengan antusias.

”Saya mengikuti acara ini karena saya ingin mencari solusi tentang metode membaca Al Qur’an yang tepat untuk murid- murid saya di TPQ,” tutur Sri Sapartina, salah satu pengurus TPQ Nurussalam.

Tidak seperti metode Qira’ati, metode Yanbu’a dirasakan lebih mudah dan gampang diterapkan oleh para peserta seminar.

“Metode Yanbu’a lebih mudah daripada metode Qira’ti dalam pembelajaran anak didik kami, Guru Qira’ati harus melalui beberapa tes yang sulit untuk mengajar, tidak seperti Yanbu’a,” ungkap  Eri, Guru TK IT Baitul Iman Manyaran Semarang.

Sayangnya, acara yang menarik dan penuh manfaat ini hanya dilaksanakan selama sehari saja. Sehingga seluruh materi dan metode belajar Al-Qur’an yang ada di dalam buku Yanbu’a tidak bisa dijelaskan seluruhnya oleh Mc Ulil Albab Arwani. Beberapa peserta seminar berharap tahun depan dilaksanakan seminar serupa dengan waktu yang lebih lama.

“Saya sedikit kecewa dengan acara ini karena hanya dilaksanakan sehari saja, padahal saya masih belum paham semuanya dengan apa yang diajarkan pada kitab Yanbu’a yang ada di tangan saya ini,” ujar Ulya mahasiswa UNNES. (Laila_invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Ada yang Fana

    Sang Ada yang Fana

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Berkawan dengan sang ada, Mungkinkah dia kekal? Tidak, nanti akan kukenalkan dengan fana Waktu akan bersiteru juga “Sang ada pasti pergi” Tiada kekal di medan sandiwara Semangat, Sigap dan siaga, lumpuhkan lelah itu Semua raga berilusi, “lekas membaik”   World Heath Day 2020

  • Aurum

    Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

  • UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 607
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UIN Walisongo gelar wisuda dengan meluluskan 609 orang yang terdiri dari 4 doktor, 25 orang magister (S2), dan sebanyak 580 Sarjana pada Selasa (8/11/2022). Wisuda dengan gelaran Sidang Senat Terbuka itu bertempat di Kampus 3 Auditorium 2 UIN Walisongo secara luring. Acara besar tersebut menjadi acara wisuda terakhir kalinya di tahun 2022 ini. Pembukaan […]

  • Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 603
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dina Rosyida, mahasiswi semester tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI-red) UIN Walisongo Semarang berhasil membawa pulang trofi dalam kompetisi Jambore Ekonomi Syariah (JES) Internasional di Banten. Sabtu (29/9/2018). Dina, sapaan akrabnya, berhasil menyabet juara dua lomba Karya Cipta Puisi dalam JES-Internasional yang diselenggarakan oleh UIN Sultan Muhammad Hasanuddin  Banten. Tidak hanya berhasil mengalahkan […]

  • Kesetaraan Gender Perlu Digencarkan, KKN RdR 77 UIN Walisongo Beri Wadah Lewat Webinar

    Kesetaraan Gender Perlu Digencarkan, KKN RdR 77 UIN Walisongo Beri Wadah Lewat Webinar

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 812
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa, (2/11/2021) Kelompok 61 dan 62 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan 77 mengadakan kolaborasi pelaksanaan webinar kesetaraan gender dengan mengusung tema “Ketidakadilan Gender dan Peran Ganda Perempuan”. Acara dilaksanakan menggunakan media zoom meeting, dengan jumlah peserta kurang lebih sebanyak 60 orang, yang merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan. Maraknya isu ketidakadilan yang […]

  • Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Usai Ujian Nasional SD, waktunya bagi saya untuk mencari sekolah baru ke jenjang pendidikan SMP. Setelah beberapa sekolah saya kunjungi, keputusan jatuh di Sekolah Negeri yang menurutku cukup bagus di daerah Bekasi. Setelah beberapa hari datanglah brosur Pondok Pesaantren dari salah satu teman saya. Akhirnya, orang tua memberikan usulan agar mondok saja. Sempat terpikir kala […]

expand_less