Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gandeng 15 Desa; Dinkes Pati sebagai Fasilitator Peduli Covid

Gandeng 15 Desa; Dinkes Pati sebagai Fasilitator Peduli Covid

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
  • visibility 297
  • comment 0 komentar
Dolumentasi melalui Zoom Meeting bersama Dinas Kesehatan Kabupaten pati,Dr. Ling. Ahmad Qosim, Amd. KL. SKM.MT

Dolumentasi melalui Zoom Meeting bersama Dinas Kesehatan Kabupaten pati,Dr. Ling. Ahmad Qosim, Amd. KL. SKM.MT

lpminvest.com- “Pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan, mulai dari himbauan, ancang-ancang ekonomi sampai pemberian stimulus di berbagai sektor. Sebaliknya, justru masyarakat yang merasa menjadi korban malah enggan untuk melindungi diri dan orang sekitar, perlindungan terkecil misal memakai masker dan rajin cuci tangan,” statement yang diungkapkan  Dina sebagai bukti Sharing Session Peduli Covid-19 dimulai. Minggu,(11/10/2020).

Sesuai tema Sharing Session Padukan Tokoh Masyarakat Antardaerah sebagai Wadah Entaskan Perluasan Dampak Covid-19, maka acara ini diikuti oleh 15 desa dari enam kabupaten dengan Ahmad Qosim selaku bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pati sebagai fasilitator diskusi.

“kegiatan ini bersifat internal, dimana partisipan aktif di dalam diskusi hanya meliputi perwakilan dari masing-masing perangkat desa anggota KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 Kelompok 17 UIN Walisongo Semarang yang tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang Blora, Pati, Kudus, Salatiga, Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah,” terang Dwi Ari selaku koordinator kelompok.

“Susah untuk menghilangkan stigma negatif terkait laporan angka terpapar covid-19 yang setiap hari terus melonjak. Wajar saja, bermunculan berita segala macam penyebab kematian dikaitkan dengan covid-19 yang semakin meredupkan kepedulian masyarakat terhadap covid-19,” tindas moderator berdara cantik Dina Rosyida.

Qosim memaparkan bahwa masyarakat Indonesia digolongkan menjadi tiga yaitu golongan yang percaya covid itu ada, golongan yang percaya tapi mengabaikan, dan terakhir tidak percaya.

“Golongan masyarakat tentang covid ada tiga, akan tetapi balik lagi bahwa ilmu yang paling susah adalah ilmu sadar. Masyarakat kita minim akan hal itu. Bahkan ketika tetangga ada yang terpapar covid justru dikucilkan dan ketika hendak melakukan karantina mandiri justru ditolak. realitanya masyarakat belum punya kesadaran pentingnya masker,” keresahan Qosim yang kebetulan juga Satgas NU peduli covid Pati.

Penegakan peduli covid-19 ini sudah dilaksanakan melalui beberapa elemen atau sektor pemerintah yaitu TNI, PNS, perangkat desa, polisi, satpol-PP.

“Terbukti cara ini efektif, karena ketika ada razia mereka semua menaati peraturan yang ada. Tapi kenyataannya, masih rendah akan kesadaran terhadap peduli Covid19,” tegasnya.

Meskipun hanya berlangsung melalui kanal Zoom Meeting, diskusi malam ini bukan hanya dikemas dalam aspek kesehatan melainkan juga ekonomi.

Dari segi ekonomi, lanjut Ahmad Qosim, mengatakan  dampak yang terjadi tidak terlalu signifikan karena kita berbasis pada sektor agraris yaitu perikanan dan pertanian.

“Di daerah saya, Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang juga salah satu yang sedang digalakkan yaitu budidaya ikan dan hidroponik untuk mengurangi dampak dari ekonomi di tengah pandemic,” ungkap Eva Adita Ningtyas salah satu partisipan.

Selain itu, salah satu program upaya NU peduli Covid-19 yaitu mengadakan program limbah dapat diolah menjadi bio gas. Hasilnya dapat menurunkan dampak dari Global Warming.

Peran inilah yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk peningkatan gizi dan ketahanan pangan. Hal tersebut dapat menurunkan zat karsinogen. Zat karsinogen dapat menyebabkan proses pertumbuhan menjadi terganggu, sehingga rentan terjadinya penyakit kanker. Mahasiswa yang sedang KKN punya peran untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat setempat,” pungkas laki-laki bergelar Doctor Lingkungan tersebut. (Ari,Kiki_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Penolakan Pembentukan FPI Cabang Semarang

    Aksi Penolakan Pembentukan FPI Cabang Semarang

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 334
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Ormas kota Semarang yang tergabung dalam Forum Gabungan Pemuda Bhineka Tunggal Ika melakukan aksi penolakan serta pembatalan rencana pembentukan Front Pembela Islam (FPI) cabang Semarang yang di selenggarakan di kediaman Zaenal Petir, Jl. Pergiwati no. 19, Bulu Lor, Semarang Utara. Mereka meminta rencana tersebut dibatalkan karena dikhawatirkan mengganggu kenyamanan masyarakat serta kerukunan umat antar […]

  • Refleksi Hardiknas; Mahasiswa FEBI Suarakan Keresahan, Dekan Menjawab

    Refleksi Hardiknas; Mahasiswa FEBI Suarakan Keresahan, Dekan Menjawab

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 341
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) bekerja sama dengan seluruh Ormawa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menggelar aksi FEBI BERSUARA. Bertempat di depan land mark Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Dihadiri oleh Nur Fatoni selaku Dekan FEBI beserta jajarannya, dan para Aliansi Mahasiswa FEBI […]

  • Perlahan Kurayakan

    Perlahan Kurayakan

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Oleh: Nazalatun Najwa Tentang gelisah Selalu berkecamuk di pikiran Apa benar kisah kita telah usai? Atau istirahat kedua kalinya lalu kembali memulai? Apa benar kita menjadi asing? Atau hanya kembali menunggu semesta yang menyunting? Naasnya, yang kau sampaikan ternyata sebuah ultimatum terakhir Menuntut jawaban atas pertanyaan bodoh itu Sayang… masikan kau ingat Insiden yang kita […]

  • Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 284
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa)  tahun 2016 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang terpantau lancar.  Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Parkiran Gedung H Kampus III. Rabu, (28/12/2016). Tempat Pemungutan Suara nampak ramai oleh para mahasiswa yang akan melakukan pencoblosan. Acara pemungutan suara dimulai pukul 08.30 di setiap Fakultas. Pemilihan Mahasiswa tahun ini […]

  • Suparman Dorong Mahasiswa Baru Kuasai Dua Bahasa Utama Dunia

    Suparman Dorong Mahasiswa Baru Kuasai Dua Bahasa Utama Dunia

    • calendar_month Sel, 28 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 272
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar kegiatan pembukaan Pengenalan Budaya, Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat UIN Walisongo Semarang tahun 2018 di Audit 1 Lantai 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Senin, (27/8/2018). Mengusung tema “Spirit Kesatuan Ilmu Pengetahuan Membentuk Karakter Bangsa yang Beradab” diharapkan mampu membangkitkan semangat belajar 514 mahasiswa baru FEBI yang […]

  • Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

    Aksi Unjuk Rasa Tolak Perppu Ciptaker; Massa di Represi Aparat

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 231
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Seruan aksi pada Selasa (14/03/23) di depan Kantor DPRD Jawa Tengah (Jateng) bertajuk “Rakyat Jawa Tengah Tolak Perppu Cipta Kerja” yang di Inisiasi oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Jateng yang melibatkan kawan-kawan mahasiswa se-Semarang raya dan para buruh serta elemen masyarakat berujung mendapatkan represifitas aparat terhadap massa aksi. Adapun dalam aksi “Rakyat Jawa Tengah Tolak […]

expand_less