Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gandeng 15 Desa; Dinkes Pati sebagai Fasilitator Peduli Covid

Gandeng 15 Desa; Dinkes Pati sebagai Fasilitator Peduli Covid

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
  • visibility 774
  • comment 0 komentar
Dolumentasi melalui Zoom Meeting bersama Dinas Kesehatan Kabupaten pati,Dr. Ling. Ahmad Qosim, Amd. KL. SKM.MT

Dolumentasi melalui Zoom Meeting bersama Dinas Kesehatan Kabupaten pati,Dr. Ling. Ahmad Qosim, Amd. KL. SKM.MT

lpminvest.com- “Pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan, mulai dari himbauan, ancang-ancang ekonomi sampai pemberian stimulus di berbagai sektor. Sebaliknya, justru masyarakat yang merasa menjadi korban malah enggan untuk melindungi diri dan orang sekitar, perlindungan terkecil misal memakai masker dan rajin cuci tangan,” statement yang diungkapkan  Dina sebagai bukti Sharing Session Peduli Covid-19 dimulai. Minggu,(11/10/2020).

Sesuai tema Sharing Session Padukan Tokoh Masyarakat Antardaerah sebagai Wadah Entaskan Perluasan Dampak Covid-19, maka acara ini diikuti oleh 15 desa dari enam kabupaten dengan Ahmad Qosim selaku bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pati sebagai fasilitator diskusi.

“kegiatan ini bersifat internal, dimana partisipan aktif di dalam diskusi hanya meliputi perwakilan dari masing-masing perangkat desa anggota KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75 Kelompok 17 UIN Walisongo Semarang yang tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang Blora, Pati, Kudus, Salatiga, Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah,” terang Dwi Ari selaku koordinator kelompok.

“Susah untuk menghilangkan stigma negatif terkait laporan angka terpapar covid-19 yang setiap hari terus melonjak. Wajar saja, bermunculan berita segala macam penyebab kematian dikaitkan dengan covid-19 yang semakin meredupkan kepedulian masyarakat terhadap covid-19,” tindas moderator berdara cantik Dina Rosyida.

Qosim memaparkan bahwa masyarakat Indonesia digolongkan menjadi tiga yaitu golongan yang percaya covid itu ada, golongan yang percaya tapi mengabaikan, dan terakhir tidak percaya.

“Golongan masyarakat tentang covid ada tiga, akan tetapi balik lagi bahwa ilmu yang paling susah adalah ilmu sadar. Masyarakat kita minim akan hal itu. Bahkan ketika tetangga ada yang terpapar covid justru dikucilkan dan ketika hendak melakukan karantina mandiri justru ditolak. realitanya masyarakat belum punya kesadaran pentingnya masker,” keresahan Qosim yang kebetulan juga Satgas NU peduli covid Pati.

Penegakan peduli covid-19 ini sudah dilaksanakan melalui beberapa elemen atau sektor pemerintah yaitu TNI, PNS, perangkat desa, polisi, satpol-PP.

“Terbukti cara ini efektif, karena ketika ada razia mereka semua menaati peraturan yang ada. Tapi kenyataannya, masih rendah akan kesadaran terhadap peduli Covid19,” tegasnya.

Meskipun hanya berlangsung melalui kanal Zoom Meeting, diskusi malam ini bukan hanya dikemas dalam aspek kesehatan melainkan juga ekonomi.

Dari segi ekonomi, lanjut Ahmad Qosim, mengatakan  dampak yang terjadi tidak terlalu signifikan karena kita berbasis pada sektor agraris yaitu perikanan dan pertanian.

“Di daerah saya, Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang juga salah satu yang sedang digalakkan yaitu budidaya ikan dan hidroponik untuk mengurangi dampak dari ekonomi di tengah pandemic,” ungkap Eva Adita Ningtyas salah satu partisipan.

Selain itu, salah satu program upaya NU peduli Covid-19 yaitu mengadakan program limbah dapat diolah menjadi bio gas. Hasilnya dapat menurunkan dampak dari Global Warming.

“Peran inilah yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk peningkatan gizi dan ketahanan pangan. Hal tersebut dapat menurunkan zat karsinogen. Zat karsinogen dapat menyebabkan proses pertumbuhan menjadi terganggu, sehingga rentan terjadinya penyakit kanker. Mahasiswa yang sedang KKN punya peran untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat setempat,” pungkas laki-laki bergelar Doctor Lingkungan tersebut. (Ari,Kiki_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3.844 Genwa Semarakkan PBAK UIN Walisongo

    3.844 Genwa Semarakkan PBAK UIN Walisongo

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 737
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Generasi Walisongo (Genwa) 2017 UIN Walisongo Semarang mengikuti upacara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dengan tema besar “Meneguhkan Integritas Mahasiswa dalam Upaya Memperkokoh NKRI”. Bertempat di lapangan sepakbola Kampus III UIN Walisongo Semarang. Berdasarkan peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4962 tahun 2016, PBAK merupakan perubahan orientasi pengenalan akademik (OPAK) sebagaimana […]

  • Grand Opening Wednesday Market Ajang Tingkatkan Skill Bisnis Mahasiswa

    Grand Opening Wednesday Market Ajang Tingkatkan Skill Bisnis Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 770
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka menumbuhkan jiwa entrepreneur mahasiswa, Walisongo Career Center (WCC) menyelenggarakan grand opening Wednesday Market (Pasar Rabu). Peresmian pembukaan Pasar Rabu bertempat di halaman perpustakaan pusat UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017). Wednesday Market atau bisa disebut Pasar Rabu pagi adalah pasar yang dipersiapkan untuk mahasiswa yang ingin berjualan. Tujuan diadakannya Wednesday Market sebagai sarana […]

  • Prodi D3 Perbankan Syariah  Menandatangani MoU dengan LKS

    Prodi D3 Perbankan Syariah  Menandatangani MoU dengan LKS

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 876
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kembali mengadakan acara dengan tema “Evaluasi Kegiatan PKL/magang dan Silaturrahmi dengan Mitra Kerja”. Acara ini diselenggarakan di Ball room hotel Pandanaran Semarang. Selasa, (4/4/2017). Acara ini dihadiri  segenap civitas akademika dilingkungan Prodi D3 Perbankan Syariah, serta mitra kerja lembaga keuangan syariah. Menurut Dekan FEBI, […]

  • Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 720
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan […]

  • GenBI UIN Walisongo Gandeng Desa Kedungboto Jadi Objek Desa Binaan

    GenBI UIN Walisongo Gandeng Desa Kedungboto Jadi Objek Desa Binaan

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 863
    • 0Komentar

    lpminvest.com- GenBI (Generasi Baru Indonesia) Komisariat UIN (Universitas Islam Negeri) Walisongo Semarang telah mengadakan kegiatan pembukaan Desa Binaan pada Senin, (15/01/24) yang berlokasi di Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. GenBI adalah nama untuk komunitas yang anggotanya merupakan penerima beasiswa Bank Indonesia. Kegiatan tersebut memberikan nuansa kebersamaan dengan dihadiri oleh beberapa tokoh penting dari berbagai […]

  • Mahasiswa KKN Berupaya Melestarikan Rebana sebagai Media Dakwah Cinta Rosul

    Mahasiswa KKN Berupaya Melestarikan Rebana sebagai Media Dakwah Cinta Rosul

    • calendar_month Rab, 18 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 859
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (18/11/2020) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dari Rumah Kelompok 4 UIN Walisongo Semarang melaksanakan pelatihan rebana dengan beberapa santri pesantren Tabarukan Cengker Desa Giri Kecamatan Kebomas, Gresik. “Sebenarnya pelatihan ini bukan hanya sekali, tetapi sudah tiga kali. Dengan tujuan agar seni musik Islam dapat terus berkembang dan dilestarikan generasi Z. Selain itu, […]

expand_less