Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Tips Bertahan Hidup Bagi Pengusaha di Tengah Pandemi Corona

Tips Bertahan Hidup Bagi Pengusaha di Tengah Pandemi Corona

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
  • visibility 449
  • comment 0 komentar
Oleh : Ahyar Manarul Sumber gambar : google

Oleh : Ahyar Manarul Hidayah Fatah 
Sumber gambar : google

Aktivitas ekonomi tidak luput dari dampak penyebaran virus corona yang dari hari ke hari semakin mengkhawatrikan. Akibatnya, banyak pengusaha terancam gulung tikar karena omzet berkurang drastis.

Hari ini dunia ditempa musibah virus bernama Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Wabah penyakit yang berasal dari Wuhan, Cina ini sekarang sudah merebak ke seluruh dunia. Menurut data dari cnbcindonesia.com  saat tulisan ini ditulis, sedikitnya ada 2.092 kasus, dengan 191 meninggal, dan 150 sembuh di Indonesia. Untuk mengantisipasi kondisi yang semakin parah pemerintah Indonesia menghimbau pada masyarakat untuk melakukan physical distancing dan social distancing. Masyarakat diminta untuk menjalankan aktivitas di rumah, mulai dari bekerja, belajar, serta meminimalisir kegiatan apapun di luar rumah lainnya.

Akibat dari situasi seperti ini, dampaknya terhadap sektor ekonomi sangat besar. Banyak pengusaha terancam gulung tikar karena mengalami penurunan omzet penjualan yang tajam. Dilansir dari cnbcindonesia.com, Pengusaha memperkirakan, mereka hanya bisa bertahan sampai Juni 2020. Ini bisa diartikan dalam hal kemampuan berproduksi dan tenaga kerja.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, mengatakan dampak Covid-19 ini hampir menyentuh semua sektor, seperti ada 698 hotel yang tutup, hanya 10% transportasi daerah yang masih beroperasi, hingga industri manufaktur yang mengalami kesulitan cash flow atau minus.
Haryadi menyebutkan, sektor yang paling awal terkena pandemi corona ini adalah hotel dan restoran, sampai saat ini bahkan bertumbangan menutup operasi. Selain itu, ada sektor transportasi darat dan udara. Sektor manufaktur sudah mengalami penurunan produksi sampai 50%.

Pemerintah tidak tutup mata dalam hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan empat insentif perpajakan guna membantu wajib pajak terdampak pandemi. Keempat insentif tersebut terkait dengan ketentuan Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21, PPh Pasal 22 Impor, PPh Pasal 25, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Ketentuan insentif ini tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 23 tahun 2020, yang berlaku mulai 1 April sampai September 2020.

Memang seluruh lapisan pengusaha saat ini berada pada situasi yang sulit. Akan tetapi, tidak akan ada penyakit tanpa obat. Berikut adalah tips-tips yang bisa dilakukan pelaku usaha dalam mempertahankan bisnisnya di tengah wabah corona.

Pertama, evaluasi kinerja perusahaan. Dalam situasi yang sulit seperti ini adanya evaluasi menjadi penting agar kinerja perusahaan bisa lebih efektif. Anda bisa mengurangi biaya produksi jika permintaan pasar mulai menurun. Perhatikan dengan cermat pendapatan dan pengeluaran. Hindari pengeluaran  pengeluaran yang sifatnya tidak terlalu penting. Sebagai contoh, Anda bisa menekan biaya listrik dan telepon karena sebagian karyawan bekerja di rumah. Sebaiknya lakukan evaluasi lebih rutin di masa-masa seperti ini.

Kedua, gunakan dana darurat. Dana darurat tidak hanya harus dimiliki individu, tapi juga perusahaan. Omzet penjualan yang menurun menyebabkan dana untuk biaya produksi juga berkurang. Perusahaan harus memiliki dana darurat agar bisa dimanfaatkan di situasi seperti ini.

Ketiga, mengecek persediaan bahan baku dan stok. Di saat aktivitas ekonomi melambat, sangat mungkin terjadi kelangkaan bahan baku. Hal ini akan menjadi masalah bagi para pebisnis. Tidak ada salahnya untuk tetap meng-update informasi terkait produk. Memastikan bahan baku produk tersedia dengan baik. Andai terjadi kelangkaan, Anda harus mulai menyusun strategi yang akan dipakai, misalnya mengurangi anggaran lain agar tetap bisa mendapatkan bahan baku yang sama, atau mencari bahan pengganti.

Keempat, beralih ke online. Aktivitas sosial yang dibatasi membuat orang jarang keluar rumah. Bahkan kegiatan ini dikampanyekan langsung oleh pemerintah dengan nama social disntancing dan physical distancing. Bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus. Situasi ini berimbas pada kegiatan ekonomi yang melemah. Pasar menjadi sepi sehingga konsumen berkurang. Untuk usaha yang sekiranya masih mungkin dialihkan ke online, lebih baik segera dialihkan dan diefektifkan. Agar konsumen bisa tetap memesan tanpa harus keluar rumah.

Kelima, Manfaatkan Customer Relationship Management (CRM). CRM ini adalah suatu upaya strategis yang mengkolaborasikan antara strategi pemasaran dan teknologi informasi. Sebagai pebisnis, Anda bisa menjalin hubungan baik dengan konsumen dalam meningkatkan profitabilitas. Manfaatkan database customer, jadikan peluang ini untuk kemudian anda bisa kirim pesan baik via SMS, WhatsApp, email atau yang lainnya. Anda bisa menyosialisasikan tentang corona, menginfokan soal promo, atau mengajak pelanggan supaya memesan lewat online.

Keenam, tunjukan komitmen pada pelanggan. Inilah saat yang tepat bagi anda untuk menunjukan pada pelanggan bahwa Anda adalah yang terbaik. Misal, jika bisnis anda bergerak di bidang makanan, apabila pelanggan tidak bisa datang langsung ke tempat anda, dorong mereka untuk memesan lewat online. Dengan tetap memperhatikan kualitas dan pelayanan yang maksimal. Pelanggan akan puas ketika anda bisa memenuhi kebutuhan mereka. Tunjukan yang terbaik disaat situasi sulit seperti ini.

Terakhir, beri insentif. Memperhatikan kesejeahteraan karyawan merupakan satu hal penting. Jika penjualan online sudah dilakukan, Anda harus bisa memberikan insentif pada karyawan. Hal ini untuk mendorong semangat bekerja dan bisa mencapai target. Situasi sulit menyebabkan pemasukan menjadi lesu, jika tidak ada motivasi yang kuat maka dampaknya akan berimbas pada perusahaan. Perhatikan juga dalam pembagian shift karyawan. Bagaimana pun juga fenomena virus ini sifatnya menular. Maka penting bagi kita untuk mencegah penularan tersebut.

Itulah sedikit tips yang mungkin bisa dilakukan bagi anda yang sedang menjalankan bisnis di situasi saat ini. Situasi sulit mengharuskan kita untuk berpikir cermat dan melakukan langkah-langkah strategis. Langkah-langkah itu bisa dilakukan demi keberlangsungan bisnis agar tetap hidup.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Riset operator telekomunikasi mengungkap bahwa penggunaan internet meningkat selama pandemi virus corona (COVID-19) diseluruh dunia. Kondisi ini seiring dengan adanya kebijakan physical distancing atau bahkan lockdown total yang diterapkan beberapa negara. Jutaan orang dipaksa untuk bekerja, belajar dan beraktivitas dari rumah atau kita biasa mengenalnya dengan istilah Work From Home (WFH). Sehingga kebutuhan akan internet […]

  • Polemik JKN, Mandataris DEMA-U Bacakan Press Release di Hadapan Birokrasi

    Polemik JKN, Mandataris DEMA-U Bacakan Press Release di Hadapan Birokrasi

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Lpminvest.com- Menindaklanjuti pengumuman nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertangal 29 Desember 2017 tentang kewajiban melaporkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasioal (JKN- red) secara online, maka pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang adakan pertemuan terkait penjelasan teknis tentang Jaminan Kesehatan Nasional.  Acara dilaksanakan  di Ruang Sidang Rektorat Lantai 3, Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/01/2017). Acara yang berlangsung sejak pukul […]

  • UIN Walisongo Tunda Pelaksanaan Wisuda dan Himbau Optimalisasi Kuliah Daring

    UIN Walisongo Tunda Pelaksanaan Wisuda dan Himbau Optimalisasi Kuliah Daring

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Optimalisasi Kegiatan Akademik Online dan Penundaan Pelaksanaan Wisuda tengah dilakukan oleh UIN Walisongo Semarang. Hal ini guna Pencegahan Penyebaran Covid-19 di kawasan kampus. Informasi ini tertuang di surat edaran rektor Nomor B-1716/Un.10.0/R.1/PP.00.9/03/2020. Senin, (23/3/2020). Adapun informasi yang disampaikan yaitu, pertama seluruh kegiatan akademik yang dilaksanakan secara daring/online supaya dijalankan secara optimal. Kedua, kegiatan wisuda […]

  • Cegah Covid-19, Mahasiswa UIN Walisongo Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    Cegah Covid-19, Mahasiswa UIN Walisongo Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 555
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona, mahasiswa KKN Reguler DR UIN Walisongo angkatan ke-75 kelompok 53 melakukan kegiatan kemasyarakatan berupa pembuatan dan penyemprotan cairan disinfektan. Kegiatan ini dilakukan di sekitar jalan serta beberapa tempat umum seperti Masjid dan Madrasah Diniyyah (Madin) Perumahan Bank Niaga. kamis (29/10/2020). Sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, mahasiswa membuat sendiri […]

  • Observasi Mahasiswa EI di Industri Kreatif Joger

    Observasi Mahasiswa EI di Industri Kreatif Joger

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 774
    • 0Komentar

    lpminvest.com– FEBI UIN Walisongo Semarang mengunjungi Wisata Joger Bali di hari ke dua Kuliah Kerja Nyata (KKL) pada pukul 12.00 WITA. Sebanyak 140 mahasiswa menikmati keunikan joger. Selasa, (3/3/2020) Joger yang telah berdiri sejak 1987 menawarkan keanekaragaman produk seperti sandal, tas, kaos, cinderamata, kerajinan tangan, dan masih banyak lagi yang tidak bisa didapat di tempat […]

  • 4 Rekomendasi Tontonan dalam Platform Audiovisual nan Mengedukasi

    4 Rekomendasi Tontonan dalam Platform Audiovisual nan Mengedukasi

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Pendidikan sangat luas jangkauannya, tidak terbatas pada pendidikan formal saja. Lebih dari itu, pendidikan informal juga menjadi bagian dari ranah pendidikan yang patut diajarkan dan disebarluaskan kepada masyarakat. Semuanya bertujuan satu yaitu mengedukasi serta memberi pencerahan kepada orang-orang agar tahu dan mengamalkan ajaran pendidikan yang baik dan luhur. Tahun 2021 ini kita sedang berada dalam […]

expand_less