Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » STRAIGHT NEWS » Perpustakaan Lentera, Resmi Lounching di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Perpustakaan Lentera, Resmi Lounching di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
  • visibility 412
  • comment 0 komentar
Foto bersama usai peresmian perpustakaan Lentera di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Foto bersama usai peresmian perpustakaan Lentera di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

lpminvest.com- Perpustakaan Lentera dengan tema Menciptakan Literasi yang Inklusif untuk Generasi Unggul telah diresmikan pada kamis, (20/2/2020) lalu. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa selaku pembina perpustakaan, Mardhiyah dan perwakilan dari siswa-siswi Yayasan Raudhatus Sholihin Desa Loireng.

“Hari ini launching Perpustakaan Lentera agar semua warga tahu di Desa Loireng sudah ada perpustakaan bisa membekali serta mengedukasi diri sendiri untuk memiliki banyak ilmu,” ujar Mardhiyah, Kepala Desa saat memberi sambutan di Gedung Serba Guna (GSG) Balai Desa Loireng.

Hendak meningkatkan budaya literasi ini sudah lama direncanakan, dan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram ke IX Posko 40 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo program ini terealisasikan.

“Dengan membaca anak-anak akan lebih paham literasi dan menambah pengalaman yang luas, Perpustakaan Lentera ada berbagai macam buku seperti buku pelajaran sekolah, novel dan agama. Semua warga juga boleh menyumbangkan bukunya agar bisa bermanfaat karena dibaca oleh orang banyak,”, tambahnya.

Untuk mempertahankan eksistensi perpustakaan ini, dari perangkat desa sudah menyiapkan manajemen pengelolaan.

“kami sudah ada tim yang khusus mengelola perpustakaan ini, meskipun bukunya masih berupa donasi dari berbagai pihak,” ungkap perempuan berusia 40 tahun tersebut.

Selama tidak ada larangan maka membaca bukanlah sebuah hal baru, Nandiyah mengungkapkan bahwa tanpa partisipasi perangkat desa dan warga perpustakaan ini belum tentu berdiri.

“Membaca adalah jendela dunia, sirkulasi ilmu pengetahuan, hak segala bangsa semua usia, maka dari itu rajinlah membaca karena tidak ada larangan membaca. Namun tanpa adek-adek dari tingkat SD, SMP dan MA perpustakaan ini hanya bangunan biasa, ” ungkapnya.

Hal sama juga dijelaskan oleh salah satu siswi madrasah Aliyah (MA) Raudhatus Sholihin, Azka Yulfa (16), Ia merasa senang dengan adanya perpustakaan Lentera.

“Semoga tidak saya saja yang ingin menikmati perpustakaan Lentera ini, namun teman-teman satu yayasan Raudhatus Sholihin dan semua warga bisa memanfaatkan perpustakaan di Desa Loireng agar lebih maju,” tuturnya dengan mata berbinar-binar ceria. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perempuan di Titik Nol

    Perempuan di Titik Nol

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Judul            : Perempuan di titik nolPenulis         : Nawal el-SaadawiPenerjemah : Amir Sutaarga (Bahasa Indonesia)Tahun terbit : 2002 (edisi ke-6)Penerbit       : Yayasan Obor Indonesia, JakartaHalaman      : 156 halamanJudul asli      : Emra’a enda noktas el sifr Buku ini menceritakan perjalanan hidup Firdaus sejak […]

  • KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

    KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 240
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis, (15/7/2021) Kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo Semarang tengah mengadakan webinar bertajuk “Stop Pernikahan Dini! Siapkan Generasi Muda yang Berencana.” Melalui Zoom Meeting, acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan di kalangan mahasiswa akan bahayanya pernikahan dini. Pernikahan dini merupakan pernikahan/perkawinan yang melibatkan anak-anak berusia kurang dari 18 tahun. Baik antara anak dengan sesamanya, maupun […]

  • Suara Dalam Diam

    Suara Dalam Diam

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Oleh : Khoirunnisa Nasution Di sudut kota yang bising dan tua, Teriak lidah-lidah tak bersuara. Opini bak angin berlari, Tapi siapa peduli? Siapa mendengar? Dalam baris-baris sunyi yang tertulis, Jiwa-jiwa berbicara, tapi tak tertangkap. Dari hati-hati yang sempat retak, Tumbuh harapan walau nampak rapuh. Wahai zaman, berhentilah sejenak, Dengar suara kecil yang berteriak. Opini bukan […]

  • Ayah Pahlawan Tanpa Sejata

    Ayah Pahlawan Tanpa Sejata

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Judul : Ayah Penerbit : Republika Penerbit Penulis : Irfan Hamka Tahun terbit : 2013 Tebal : 291 Halaman ISBN : 978-602-8997-71-3 Peresensi : Nabila Rahmania Buku “Ayah” karya Buya Hamka merupakan sebuah karya sastra yang menggugah dan memukau. Dalam buku ini, Buya Hamka menggambarkan hubungan yang mendalam antara seorang ayah dan anak-anaknya melalui berbagai […]

  • Imam Yahya,  Menulis Adalah Bagian dari Zikir Ala Insan Akademik

    Imam Yahya, Menulis Adalah Bagian dari Zikir Ala Insan Akademik

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 326
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pada khataman yang kelima, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo semarang mengadakan malam puncak Khatmil Qur’an FEBI bertajuk “Menjemput Magfiroh”. Acara dihadiri oleh Dekan FEBI dan para pejabat Fakultas, dosen, serta mahasiswa yang dilakukan secara daring via google meet. (21/05/2020). Dalam sambutannya Saefullah selaku Dekan FEBI menyampaikan tujuan terselanggaranya acara ini sebagai […]

  • Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 318
    • 0Komentar

     Di era demokrasi Indonesia saat ini, kasus intoleransi yang terjadi di mayarakat nampaknya semakin marak. Sebagaimana yang tercatat dalam Komnas HAM pada tiga tahun terakhir, yaitu 76 kasus pada tahun 2014, 87 kasus tahun pada tahun 2015 dan 97 kasus sepanjang tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan kasus intoleransi atas kebebasan beragama dan […]

expand_less