Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
  • visibility 672
  • comment 0 komentar
Mahasiswa baru UIN Walisongo saat melakukan tarian pompom. Rabu, (29/8/2018)

Mahasiswa baru UIN Walisongo saat melakukan tarian pompom. Rabu, (29/8/2018)

lpminvest.com– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo menjadikan Flash MOB Color Fun sebagai salah satu rangkaian acara penutupan Pengenalan Budaya dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 kali ini. Acara tersebut diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan melakukan tarian pompom serentak diiringi musik jingle PBAK. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengimplementasikan jargon PBAK 2018 yaitu “Cerdas dan Berkarya”. Rabu, (29/08/2018).

Tarian pompom yang pertama kali dilakukan dalam PBAK menuai berbagai komentar. Diantaranya komentar yang mengatakan bahwa tarian pompom membuat mahasiswa baru terkesan kembali seperti anak kecil. Komentar tersebut ditanggapi oleh tim kreatif dari DEMA UIN Walisongo dengan santai.

“Kalo ada yang mengatakan seperti itu, saya hanya ketawa saja. Karena menurut saya sudah jelas bahwasannya resitasi membawa pompom itu untuk melatih kreatifitas mahasiswa baru dalam membuat pompom. Selain dari segi kreatifitas untuk mereka berkarya, resitasi pompom ini juga melatih mereka untuk berfikir cerdas tentang bagaimana cara mereka mencari peluang usaha” jelas Il, salah satu tim kreatif DEMA UIN Walisongo.

Meskipun menuai komentar negatif, mahasiswa baru menyambut dengan baik kemeriahan rangkaian acara PBAK 2018. Hal tersebut terlihat dari antusiasme mereka dalam melakukan gerakan tarian pompom saat pelaksanaan acara Flash MOB Color Fun pada hari terakhir pelaksanaan PBAK.

“Saya sangat senang karena menurut saya acara ini berbeda dengan kampus lain,” ungkap Hani, mahasiswi baru program studi (prodi) Akuntansi Syariah.

Hal senada disampaikan oleh Elisa, teman seprodi Hani yang menyatakan tarian pompom tidak dilakukan oleh universitas lain. “Ya saya juga senang, karena saya belum pernah lihat kreatifitas seperti ini di kampus lain.” Tuturnya saat di temui di Auditorium 2 Kampus III. (Dina-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

    90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 833
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sejumlah 90 orang mengikuti Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang. Peserta PPL terdiri dari dosen, praktisi, dan akuntan di Jawa Tengah. Rabu, (25/9/2019). Pendidikan khusus tersebut menghadirkan Farah, Dosen Universitas Indonesia Jakarta sebagai pemateri. PPL yang dilaksanakan di Auditorium I Kampus I UIN Walisongo […]

  • UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual […]

  • Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

    Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Di tahun 2020 ini, Indonesia sedang dihadapkan dengan bencana nasional berupa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19). Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan masif di Indonesia tercatat hingga saat ini per tanggal 18 November 2020 terkonfirmasi sebanyak 479 ribu kasus. Kasus positif COVID-19 mencapai 478.720 kasus, yang dinyatakan sembuh 402.347 kasus, dan meninggal sebanyak 15.503 kasus. […]

  • Rayakan Dies Natalis ke-54, UIN Walisongo Adakan Jalan Sehat

    Rayakan Dies Natalis ke-54, UIN Walisongo Adakan Jalan Sehat

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 700
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo mengadakan jalan sehat dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-54 dengan tema “Transformasi dalam Harmoni”. Maksud dari tema tersebut adalah karena tahun ini UIN Walisongo mengalami tranformasi pejabat yang diharapkan bisa harmonis ke segala bidang. Jalan sehat ini merupakan serangkaian kegiatan dari perayaan Dies Natalis UIN Walisongo yang rutin diadakan setiap […]

  • Berkat Kerja Keras dan Do’a Dari Abah Guru Serta Orang Tua, Laili Menjadi Wisudawan Terbaik

    Berkat Kerja Keras dan Do’a Dari Abah Guru Serta Orang Tua, Laili Menjadi Wisudawan Terbaik

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Acara wisuda periode Mei Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo resmi diselenggarakan pada Sabtu (24/05/2025). Pada acara tersebut, Laili Nazilatirrohmah berhasil menjadi salah satu wisudawan terbaik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Ia merupakan mahasiswi asal Jepara dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Laili tidak menyangka bahwa […]

  • QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    QRIS Cross-Border dalam Genggaman UMKM

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 726
    • 0Komentar

    Langit petang membersamai Dela (20) yang sedang membeli cemilan tahu gejrot di depan samping kiri gerbang kampus III UIN Walisongo Semarang pada hari kamis (05/10/23). Ia menempuh perjalanan yang ramai dan lancar sekitar 10 menit dari tempat tinggalnya demi sebuah tahu gejrot yang lezat dan bergizi. “Jajan di (penjual) tahu gejrot udah 2 kali,” jawabnya. […]

expand_less