Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Deklarasikan Sebagai Kampus Anti Islam Radikal

UIN Walisongo Deklarasikan Sebagai Kampus Anti Islam Radikal

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
  • visibility 296
  • comment 0 komentar
IMG-20170418-WA0002[1]

Segenap civitas akademika UIN Walisongo Semarang duduk rapi memenuhi GSG.

lpminvest.com- Maraknya paham radikal dewasa ini menjadi ancaman bagi persatuan NKRI. Hal ini menggugah segenap civitas akademik UIN Walisongo Semarang untuk memproklamasikan deklarasi antiradikal di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Senin, (17/4/2017).

Pelaksanaan deklarasi Antiradikal dilakukan pada saat acara Ngaji Kebangsaan dan Tarbiyah Bersholawat yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) bertajuk “Merajut Pendidikan Cinta Tanah Air dalam Kebhinekaan.” Hal ini membanggakan bagi Rektor bahwa civitas akademika UIN Walisongo Semarang tidak terjerumus  dalam radikalisme.

“Acara ini membanggakan. Saya tidak khawatir lagi bahwa di sini akan muncul radikalisme. Tapi saya justru yakin bahwa dari sinilah akan menjadi pusat moderasi Islam di Jawa Tengah,” ungkap Muhibbin, Rektor UIN Walisongo Semarang dalam sambutannya.

Pendidikan cinta tanah air memang perlu digalakkan di lingkungan para akademisi. Pasalnya, banyak pengikut paham radikal yang justru berasal dari kalangan terpelajar.

“Sebagai mahasiswa yang paham akan sejarah, kita patut menjadi pelopor antiradikalisme. Agar keutuhan NKRI selalu terjaga,” tutur Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FITK, Ahmad dalam acara tersebut.

Deklarasi antiradikalisme pun dibacakan sekaligus ditandatangani oleh para Dekan dan para Presiden BEM UIN Walisongo Semarang di depan puluhan mahasiswa, dosen, dan masyarakat yang membanjiri GSG.

“Atas nama bumi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, kami mahasiswa UIN Walisongo Semarang menyatakan siap: satu, meneguhkan Pancasila dan NKRI sebagai ideologi dan bentuk negara; dua, siap memperjuangkan perguruan tinggi sebagai benteng moderasi; tiga, menyeru kepada civitas akademika untuk menjadikan perguruan tinggi ini sebagai pusat pembelajaran kebangsaan yang cinta tanah air; empat, menyeru kepada pimpinan perguruan tinggi untuk menindak sesuai hukum kepada siapa saja yang mendukung paham radikal; lima, mengajak kepada segenap anak bangsa untuk menjaga silaturrahim dan meneguhkan persatuan dan perdamaian demi NKRI,” lantang Ahmad membacakan deklarasi antiradikalisme tersebut. (Hasna_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempererat Tali Persaudaraan Melalui Musik

    Mempererat Tali Persaudaraan Melalui Musik

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 282
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, menggelar parade musik di samping auditorium 2 kampus 3. Rabu, (12/11/2014). Acara yang bertajuk “Semarak Persatuan; bersama UKM musik UIN Walisongo Semarang” ini diadakan dalam rangka mempererat tali persaudaraan antara UKM Musik satu dengan yang lainnya, serta untuk memperingati hari pahlawan. “Acara ini untuk […]

  • Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Omset Tukang Parkir Melejit

    Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Omset Tukang Parkir Melejit

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 290
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rabu, (07/10/2020) Demo besar-besaran telah terjadi di depan Gedung DPRD Jawa Tengah yang berada di Kota Semarang. Ribuan mahasiswa dan para buruh se-Semarang berkumpul jadi dalam rangka menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Dengan kondisi yang sangat ramai otomatis tukang parkir khusus nya,mendapatkan omset yang cukup lumayan “alhamdulilah sangat tidak saya sangka akan ada demo,karena […]

  • Resensi Novel Cantik itu Luka

    Resensi Novel Cantik itu Luka

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Identitas Buku Judul Buku: Cantik itu Luka Penulis: Eka Kurniawan Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU) Tahun Terbit: 2002 (Cetakan Pertama), terus dicetak ulang hingga kini Jumlah Halaman: 508 halaman Genre: Fiksi Sejarah, Realisme Magis Peresensi : Muhammad Fatih                Kisah ini dibuka dengan sebuah peristiwa yang tidak masuk akal di mana ada seorang perempuan bernama […]

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 353
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

  • Asah Soft Skill dan Kemampuan Menulis, DEMA FEBI Giring Maba Ikuti Pelatihan Ini

    Asah Soft Skill dan Kemampuan Menulis, DEMA FEBI Giring Maba Ikuti Pelatihan Ini

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 309
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dewan Esekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar pelatihan menulis makalah dan public speaking di Auditorium 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Jumat (13/9/19). Tujuan diadakannya pelatihan tersebut adalah mengenalkan mahasiswa baru (Maba) FEBI bagaimana cara menulis makalah yang baik dan benar. Salah satunya, menghindari plagiarisme yang marak di kalangan mahasiswa. […]

  • RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

    RESTRUKTURISASI KEUANGAN PRIBADI DI TENGAH PANDEMI

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 313
    • 0Komentar

      “Semua kekecewaan harus dialirkan menjadi energi positif untuk bekerja lebih baik dan lebih keras lagi, sehingga berbagai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi bisa diraih,”ujar Sri Mulyani. Sepertinya ungkapan tersebut sangat relevan dengan keadaan sekarang. Di tengah pandemi covid-19 yang tak tahu menahu kapan berakhirnya ini, sehingga menyebabkan hampir seluruh sektor perekonomian terdampak […]

expand_less