Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
  • visibility 300
  • comment 0 komentar
Salah satu lapak mahasiswa di Wednesday Market terlihat penjual martabak Unyil sedang bersantai menunggu pembeli datang.

Salah satu lapak mahasiswa di Wednesday Market terlihat penjual martabak Unyil sedang bersantai menunggu pembeli datang. Doc. Amimah Ulul M.

lpminvest.com – Program Wednesday Market (WM-red) yang dicanangkan oleh Walisongo Career Center (WCC) pekan ini sepi pengunjung. Rabu, (12/4/17).

WM yang telah berjalan lima pekan ini ternyata dalam pelaksanaannya masih dirasa belum efektif. Pasalnya, lokasi penjualan yang berpindah-pindah membuat mahasiswa kebingungan ketika ingin membeli. Hal ini diungkapkan oleh salah satu penjual martabak yang sedari awal ikut andil dalam lapak di WM.

“Rencananya WCC ditempatkan di Juras, namun karena sarana dan prasarananya belum memungkinkan, maka sampai saat ini lokasi penjualannya masih berpindah-pindah, kadang di kampus 2, kadang di kampus 3. Hal ini yang menurut saya membuat jalannya WM belum efektif, mahasiswa menjadi bingung, bahkan mungkin tidak mengetahui lokasi pelaksanaan WM,” tutur Dzulfikar, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab tersebut.

Sejak mulai dibukanya WM pada 1 Maret lalu yang telah digelar di berbagai lokasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, di antaranya di depan Perpustakaan Pusat, Taman Revolusi Kampus 2, persimpangan jalan Fakultas Dakwah Kampus 3, dan pagi ini di Taman Dakwah, antusias mahasiswa yang paling banyak ketika di Taman Revolusi.

“Antusias yang paling tinggi sejauh ini masih ketika di Taman Revolusi, tempatnya strategis karena tempat nongkrong mahasiswa, banyak mahasiswa yang lalu lalang,” jelas mahasiswa asal Kudus saat diwawancarai kru lpminvest.com.

Senada dengan Dzulfikar, Mufidin juga mengatakan bahwa yang paling ramai ketika di Kampus 2, “Mahasiswa di Kampus 2 lebih banyak, jadi banyak penjual yang menginginkan tempat pelaksanaan WM di tempatkan di Kampus 2 saja,” tutur pria berkaca mata itu.

Menanggapi Tempat WM yang berpindah-pindah, Dzulfikar mengharapkan ke depannya agar tempat pelaksanaan WM dapat dipermanenkan.

“Kalau di tempatkan di lokasi yang berbeda-beda antusias pembeli juga berbeda, ini berpengaruh pada pendapatan. Akan lebih efektif tempatnya dipermanenkan di satu titik saja sehingga mahasiswa yang ingin membeli pun tidak bingung,” lanjut mahasiswa semester delapan tersebut.

Berbeda dengan Dzulfikar, Mufidin justru setuju dengan pelaksanaan WM yang berpindah-pindah-pindah.

“Barang dagangan saya itu aksesoris hp dan komputer, yang mana tidak setiap saat konsumen membutuhkannya, dengan berpindah-pindah saya gak masalah. Berbeda dengan yang jualannya makanan, ketika di situ banyak pembeli, pengennya di situ terus,” tambahnya.

Dari masalah tersebut, salah satu mahasiswi yang kerap berkunjung ke WM pun memberi solusi terkait lokasi yang tepat untuk membuka lapak.

“Menurut saya kalau bisa WM diadakan di dua tempat, di kampus 2 dan kampus 3. Lalu dibuatkan tenda untuk setiap lapaknya. Kalau cara ini tidak efektif, mungkin lokasi di depan Perpus Universitas lebih pas karena tidak hanya mahasiswa kampus 3, namun mahasiswa kampus 2 pun banyak berlalu lalang di situ. Sehingga memungkinkan WM selalu ramai pengunjung”, ujar mahasiswi jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Hanis (20) kepada kru lpminvest.com. (Amimah/Anis-[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK dan LKS Beri CSR 1 Milyar Untuk Korban Johar

    OJK dan LKS Beri CSR 1 Milyar Untuk Korban Johar

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Lpminvest.com- Pasar rakyat syariah 2015 beri CSR sebesar Rp. 1.794.000.000 kepada penjual yang menjadi korban terbakarnya pasar Johar Semarang. Berangkat dari kampanye gerakan cinta keuangan syariah ini, pihak OJK dan seluruh Lembaga Keuangan Syariah (LKS) mendonasikan dana kepada korban Johar agar mampu menciptakan kembalinya kestabilan pasar Johar (14/06/15) Menurut Uun sebagai ketua panitia, dana diberikan […]

  • Terobosan Baru Prodi S1 PBS; Kuliah Sambil Outbound

    Terobosan Baru Prodi S1 PBS; Kuliah Sambil Outbound

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 323
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Progam Studi baru S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo telah merancang terobosan baru mengenai kegiatan belajar-mengajar yang akan dilaksanakan pada semester genap mendatang. Pada semester gasal lalu, jurusan baru ini telah melaksanakan evaluasi prodi dengan Subbag Akademik untuk mengetahui perkembangan akademik mahasiswa; dengan mengumpulkan koordinator-koordinator kelas untuk evaluasi penilaian dan […]

  • Menepis Budaya Konsumtif di Bulan Ramadan

    Menepis Budaya Konsumtif di Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Bagi umat Muslim, bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa. Keistimewaan pada bulan  yang dalam kalender Islam di urutan kesembilan, yaitu antara bulan Sya’ban dan Syawal ini di antaranya adanya kewajiban berpuasa sebulan penuh bagi umat Islam di seluruh dunia sebelum meraih kemenangan Idul Fitri. Di bulan ini pula Allah menurunkan mukjizat yang besar bagi Nabi […]

  • Mahasiswa Bisa Asah Skill Bankir di Lab Minibank Walisongo

    Mahasiswa Bisa Asah Skill Bankir di Lab Minibank Walisongo

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 302
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Laboratorium Minibank Walisongo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang akan melangsungkan open recruitment untuk anggota baru pada bulan Februari. Anggota baru hanya terkhusus program studi (prodi) perbankan syariah dengan syarat maksimal semester empat. Kamis (23/1/2020). “Semoga mahasiswa prodi D3 ataupun S1 Perbankan Syariah memiliki keinginan untuk mengembangkan diri baik secara mental, […]

  • Ribuan Mahasiswa Sholawatan Bareng Gus Azmi dan Veve Zulfikar

    Ribuan Mahasiswa Sholawatan Bareng Gus Azmi dan Veve Zulfikar

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 499
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ribuan mahasiswa UIN Walisongo Semarang memenuhi Audit II Kampus III UIN Walisongo untuk menghadiri acara Pemuda Sholawatan. Acara sholawat bersama Gus Azmi dan Veve Zulfikar diprakarsai oleh Indonesia Youth Forum (IYF) yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Acara itu pun mendapat dukungan penuh dari Rektor UIN Walisongo. Jumat, (4/10/2019). Selain […]

  • Pelabelan Nama Ilmiah Pada Tanaman, Usaha Edukatif Mahasiswa KKN kepada Masyarakat

    Pelabelan Nama Ilmiah Pada Tanaman, Usaha Edukatif Mahasiswa KKN kepada Masyarakat

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 346
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin (2/11/2020) tetap produktif di tengah pandemi, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75  posko 117 UIN Walisongo melakukan pelabelan nama pada tanaman. Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Kegiatan pelabelan nama ilmiah pada tanaman ini merupakan kegiatan memberikan infomasi tentang nama ilmiah, nama lokal, […]

expand_less