Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 28 Agu 2016
  • visibility 737
  • comment 0 komentar
Foto bersama Kru LPM Invest
Foto bersama Kru LPM Invest

Rasa-rasanya sudah lama saya vakum dari dunia tulis menulis dengan gaya tulisan ngepop, malam ini adalah malam minggu, yang sebagian orang (yang berpasangan) keluar memadu kasih (aku rak popo).

Dari kegelisahan malam minggu ini aku nyoba buka-buka medsos. Eh, ternyata rame mahasiswa maupun mahasiswi (belum bisa dipastikan jomblo apa nggak) membicarakan soal kebingungan mereka memilih organisasi yang cocok untuk mereka, dan kebingungan mereka dengan dinamika kampus yang jauh berbeda dengan dinamika di MA, SMA, atau SMK mereka dulu.

Hampir semua mahasiswa baru mengalami hal yang sama, tidak terkecuali saya. Dulu, empat tahun yang lalu saya masuk di IAIN Walisongo yang sekarang menjadi UIN Walisongo, kampus dengan segala hiruk-pikuknya. Terdapat seabrek organisasi mahasiswa di kampus ini, mulai dari organisasi Ekstra, Intra, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas maupun Fakultas. Tidak ketinggalan, Organisasi Daerah (Orda) berbejubel di kampus yang oleh kawan-kawan aktivis disebut sebagai ‘kampus rakyat’ ini.

Saat itu, di siang dengan matahari semarang yang cukup terik, tepatnya setelah mengikuti kegiatan OPAK (OPAK 2012), saya merasa seperti artis baru, menjadi rebutan senior organisasi ini-itu. Bak sales, mereka menawarkan brosur, pamflet dan janji-janji manis, walau terkadang dari beberapa senior perempuan itu memang benar-benar tampak manis.

Saya merupakan mahasiswa dari salah satu Desa di Kota Jepara, yang kalau dicari di peta Indonesia tidak akan ketemu dimana letaknya. Tapi jangan sedih, sekarang di google map sudah bisa melacak dimana Desaku. Bahkan gang masuk rumahku tampak jelas di google map.

Lha kok malah jadi cerita rumah, kembali ke cerita mahasiswa baru. Waktu itu saya hanya berfikir berangkat dari rumah menuju Semarang, Kuliah kemudian bisa lulus tepat waktu, bekerja dan kemudian menikah. Persoalan menikah dengan ‘siapa’ itu soal lain yang bisa kupikirkan belakangan. Se-sederhana itu, Waktu itu. Dan seiring proses hidup, sekarang ekspektasi hidup sudah semakin tinggi.

Ketika membaca pamflet, brosur dan tentu juga sembari mengingat manisnya senior perempuan pemberi pamflet dan brosur organisasi itu, membuat kebanyakan mahasiswa bingung, yang efeknya mahasiswa akan memilih (maksudku memilih organisasi, bukan memilih senior perempuan manis yang saya sebutkan tadi) tanpa berfikir jernih yang sesuai kebutuhannya.

Saat masa-masa itu, aku bertemu kawan-kawan di Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) Justisia di Fakultas Syariah (sekarang menjadi Fakultas Syariah dan Hukum), mendaftarlah aku di organisasi yang menerbitkan jurnal dan majalah itu. Seluruh proses untuk menjadi kru lembaga pers mahasiswa ku-ikuti, mulai dari workshop materi sampai workshop lapangan.

Waktu terus berjalan dengan segala prosesnya, ku-putuskan untuk fokus di Justisia bersama kawan-kawan angkatan 2012 yang oleh Pemimpin Umum Justisia (waktu itu Nazar Nurdin, yang Sekarang menjadi wartawan di Kompas.com) kami-kami ini disebutnya sebagai ‘kecebong’, kenapa kecebong?, Karena kecebong merupakan evolusi katak setelah telur. Artinya, kami-kami ini baru proses tumbuh yang diharapkan akan terus tumbuh menjadi katak dewasa yang bisa loncat kesana kemari (tentu kata ‘katak’ tidak diartikan sebagaimana makna aslinya). sekaligus dari sinilah aku mendapatkan nama panggilan baru ‘emon’, entah apa filosofinya, Sampai sekarang pun aku gagal paham dengan sapaan itu.

Setelah berjalan kurang lebih tiga tahun, ada pemekaran Fakultas, jurusan yang berbau hukum akan berafiliasi di Fakultas Syariah dan Hukum dan jurusan yang berbau ekonomi akan berafiliasi ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Masa transisi ini-lah yang kemudian menuntut kami, Justisia angkatan 2012 yang kebetulan termasuk dalam prodi Ekonomi Islam dan D3 Perbankan Syariah harus rela hati berpisah dengan kawan-kawan di Justisia, kami harus mendirikan Lembaga Pers Mahasiswa baru di FEBI. Hiks.

Kami bersepakat mendirikan Lembaga Pers di FEBI yang kalau tidak salah waktu itu dengan dana satu juta lima ratus ribu rupiah. Sebagai dana persiapan UKM. Kami mulai mendiskusikan segala sesuatunya, selain internal 2012, kami juga mendiskusikannya dengan senior-senior, diantaranya; mas Tedi Kholiludin, Mas Ubbadul Adzkiya’, Mas Arif Mustofifin, Mas Sujiantoko, dan masih banyak senior yang sumbangsingnya besar untuk lembaga ini. Mereka-mereka inilah yang ikut merumuskan segala sesuatunya di Lembaga Pers Mahasiswa di FEBI yang kami beri nama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest.

Di LPM ini, kami menerima siapa saja yang kiranya mau dan ingin belajar bersama perihal jurnalistik, serta apapun yang perlu didiskusikan. Pada akhirnya kami bisa menerbitkan majalah yang kami beri nama “majalah Oikos”. Majalah ini adalah bentuk menifestasi dari diskusi-diskusi yang kami lakukan bersama, serta bentuk sumbangsih nyata untuk pergulatan terhadap diskursus-diskursus ekonomi Islam yang terus berkembang.

Lho kok malah promosi. hehe, hanya sekedar mengabarkan tidak bermaksud promosi (promosi ding). Nah, untuk itu, untuk kawan-kawan mahasiswa baru yang mengalami kebingungan memilih organisasi di kampus, tentukan mulai sekarang, karena itu akan menentukan jalanmu. (ini petuah dari mahasiswa tingkat akhir yang lebih berpengalaman)

Maka dari itu, Untuk mahasiswa baru FEBI, kami menunggu kalian untuk bergabung bersama kami, barangkali kalian mempunyai semangat yang lebih untuk berproses bersama kami di LPM Invest. Ehm.

(M. Maulana Ali_[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendaraan Padati Kampus 3 dengan Tatanan yang Rapi

    Kendaraan Padati Kampus 3 dengan Tatanan yang Rapi

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 830
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Acara Wisuda Doktor ke-29, Magister ke-53, dan Sarjana ke-86 dilaksanakan pada Selasa (8/11/2022). Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang sebanyak 609 wisudawan resmi diwisuda pada hari ini.  Acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB, banyak kendaraan mulai berdatangan memadati wilayah Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Meski kendaraan yang masuk banyak, namun […]

  • Angkat Usahanya Sendiri, Mahasiswa UB Juarai NEC 2019

    Angkat Usahanya Sendiri, Mahasiswa UB Juarai NEC 2019

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 893
    • 0Komentar

    Semarang – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, babak final National Essay Competition (NEC) 2019, yaitu seleksi presentasi karya esai diadakan di Lantai 1 Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang.  Kamis, (2/5/2019). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang tersebut diikuti oleh 69 peserta dari […]

  • Mahasiswa Bidikmisi, Agus Buktikan Kebolehannya Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    Mahasiswa Bidikmisi, Agus Buktikan Kebolehannya Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 828
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keterbatasan ekonomi tak lantas membatasi Agus Sulistiyono sukses meraih gelar wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda periode ke-84 UIN Walisongo dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Penghargaan ia dapatkan di depan para wisudawan lain beserta keluarga masing-masing tepatnya di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo. Mahasiswa asal Pati ini mengungkapkan, […]

  • Umroh Gratis dan Sepeda Jadi Hadiah Utama

    Umroh Gratis dan Sepeda Jadi Hadiah Utama

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 777
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penyelenggaraan jalan sehat yang diadakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dalam rangka perayaan hari lahir FEBI yang ke-9 menghadirkan berbagai doorprize menarik untuk para peserta jalan sehat pada jumat (9/12/2022) di Lapangan Febi UIN Walisongo Semarang. Peserta jalan sehat diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas academica dengan start dan finish di […]

  • UIN Walisongo Gelar Wisuda S1 ke-98, Kukuhkan 515 Wisudawan dari Berbagai Jenjang

    UIN Walisongo Gelar Wisuda S1 ke-98, Kukuhkan 515 Wisudawan dari Berbagai Jenjang

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 1.442
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang telah menyelenggarakan acara Wisuda untuk Program Doktor (S3) Ke-40, Magister (S2) Ke-65, dan Sarjana (S1) Ke-98 pada Sabtu (01/11/2025). Acara yang bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo ini berlangsung dalam satu sesi, mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Wisuda periode November ini mengukuhkan sebanyak 515 mahasiswa, […]

  • Menumbuhkan Nilai Kebangsaan melalui Expo DEMA-U 2017

    Menumbuhkan Nilai Kebangsaan melalui Expo DEMA-U 2017

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 813
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka purna bakti kepengurusan, Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (DEMA-U) menyelenggarakan Expo, Bazaar, Art and Music. Acara berlangsung di Lapangan Parkir Auditorium II Kampus III. Acara yang mengusung tema “Riyadlah UINdonesia; Kolaborasi Ngaji, Puisi dan Musik” tersebut mengikutsertakan lembaga intra, unit kegiatan mahasiswa (UKM), komunitas mahasiswa, dan beberapa unit usaha […]

expand_less