Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » Bersama di Lereng Kelir

Bersama di Lereng Kelir

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 18 Okt 2015
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

Setelah melewati tanjakan yang hampir vertikal itu, akhirnya sampai di Dusun Sirep Desa Kelurahan kecamatan Jambu. Udaranya sejuk, masyarakatnya ramah, burung-burung berkicau bersautan, entah burung apa, mungkin burung Emprit dan Kutilang yang sedang menyambut kedatangan pengurus dan kru baru Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM-red) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang.

Tanggal 17 Oktober 2015 telah ditentukan sebagai tanggal untuk mengadakan ‘workshop lapangan’ bagi kru baru oleh senior-pengurus-lembaga pers mahasiswa termuda di lingkungan UIN Walisongo ini.

Beberapa jam kemudian setelah kedatangan kami, dengan diselimuti hawa dingin, acara pertama kami mulai-pembukaan-oleh kepala dusun setempat, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Bapak Rofik, Ia seorang tokoh masyarakat yang sangat ramah menyambut kedatangan kami,  sembari menikmati sebatang rokok yang diapit kedua jarinya “seduuuutttt…. ”, dilanjut pemutaran film dokumenter tentang kopi khas Dusun sirep.

O iya, Dusun Sirep ini kami pilih bukan hanya karena udara sejuk yang membawa kesan romantisnya saja, namun juga karena Dusun ini menjadikan kopi sebagai komoditas utama masyarakat setempat untuk mengangkat perekonomian mereka. Kami-pengurus-mempunyai tujuan agar kru baru dapat memberitakan perekonomian Dusun tersebut sebagai ajang pembelajaran bagi mereka dalam mewartakan sesuatu hal.

Siang Itu, kru baru mulai dibagi ke-dalam empat kelompok, kemudian setelah selesai membagi kelompok, mereka harus memenuhi hak cacing untuk santap siang, sekitar pukul 13.00 Wib, mereka harus membuat satu majalah lengkap dengan rubrikasi yang telah pengurus tentukan, pengerjaan tersebut harus selesai pagi harinya tanggal 18 Oktober, yaitu ke-esokan harinya. Dengan cara manual-tulis tangan-.

Sesekali sembari foto selfie (narsis-red). Pengurus mengawasi kru baru yang sedang wawancara ke warga setempat. Dengan cara Foto narsis inilah, kami mendekatkan diri dengan teman-teman wadyabala Invest-sebutan untuk kru LPM Invest-agar terasa lebih dekat dan hangat. Atau lebih tepatnya; menciptakan kehangatan dalam kedinginan.

Tidak terasa hari mulai gelap, namun tidak sampai pekat. Itu artinya, kru baru harus sudah sampai di tempat pembuatan majalah. Satu persatu datang namun tidak sedikit pula yang datang dengan bergerombol, wajah lecek, bibir manyun, sembari menenteng buku saku di tangan kiri dan pulpen di tangan kanan, sesekali menyapa pengurus “mbak…. Mas….. kesel meni….” (mbak.. mas…. Lelah sekali). Beberapa kru baru juga menimpal “ah…. Capek banget og…. Katanya kita kesini refresing, lha kok malah dikasih tugas…. Alamat nggak tidur semaleman nih…”, sontak saja saya balas keluh mereka dengan tertawa lepas. Bukan menertawakan karena ingin menyiksa batin, hanya saja saat itu, wajah mereka benar-benar lucu.

Adzan berkumandang terdengar dari kejauhan, pengurus maupun peserta melaksanakan sholat dan kemudian peserta melanjutkan kembali tugas mereka. Sementara peserta melaksanakan tugas mereka, pengurus melaksanakan evaluasi, kira-kira sampai jam 03.00 Wib. Ngantuk, lelah dan dingin menambah berat evaluasi malam itu. Di tambah lagi itu malam minggu, malam yang biasa disakralkan oleh sebagian orang yang ber-pacar. O iya, di LPM Invest banyak yang ber-pacar namun merasa jomblo.

***

Alarm Handpone jadulku berdering, itu artinya sudah menunjukkan pukul 07.00 Wib. Baiklah, saatnya menyambut pagi. Dengan udara yang dingin, kantuk yang masih menghantui, perut yang minta diisi, akhirnya kuraih segelas teh hangat di atas meja, saya coba nikmati teh itu dengan cara mencium bibir gelas yang sudah kuraih, sampai pada akhirnya ku-sruput teh itu “srupuuuuttt”.

Agak samar-samar terdengar ada orang memanggil memberi perintah “Mon…. itu anak-anak diajak outbound)”, “Iya” sahutku dengan masih tetap dalam pisisi kedinginan dan kaki diatas meja. Akhirnya saya putuskan untuk mengajak kru baru bermain sejenak sembari menunggu makan pagi mereka siap untuk disantap.

Beberapa menit setelah bermain, akhirnya panggilan yang ditunggu-tunggu pun datang, “mon (panggilan akrabku)… makan pagi udah siap…..”, “iya” aku menimpal pemberitahuan yang ditunggu-tunggu itu, dibarengi dengan tepuk tangan riuh kru baru yang mulai kelaparan. Dengan wajah beringas, mereka langsung ke-ruang makan, seperti halnya serigala bertemu mangsanya. Siap terkam.

Sewaktu kru baru makan, keadaan hening sejenak-sampai sepi tidak ada suara sedikitpun-mungkin mereka sedang menikmati makan paginya, maklum, biasanya mereka makan makanan anak kos (nasi kucing), dan kali ini, mereka menemu makanan yang agak bergizi. Jadi, mereka tidak ingin melewatkan kenikmatan dari makanannya itu. sedikitpun.

Setelah makanan habis, bersih, tidak tersisa, akhirnya acara ditutup oleh kepala Dusun. Ia Berpesan; Semoga dua hari di Dusun Sirep dapat bermanfaat bagi adik-adik, belajar yang tekun mumpung masih muda. Begitulah sedikit catatan perjalanan ini, semoga menjadi kenangan yang indah. Heheu.

(Lana_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MABA Sampaikan Keluhan Fasilitas Pada Konsolidasi Akbar Usut Tuntas Kebijakan Ma’had

    MABA Sampaikan Keluhan Fasilitas Pada Konsolidasi Akbar Usut Tuntas Kebijakan Ma’had

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 253
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kebijakan wajib ma’had bagi Mahasiswa Baru (MABA) 2023 menuai banyak kontroversi. Banyak keluhan dari MABA yang terus bermunculan, salah satunya terkait fasilitas yang diterima tidak sesuai dengan nominal yang mereka bayarkan. Pada konsolidasi yang diselenggarakan oleh DEMA-U & SEMA-U bersama Aliansi Mahasiswa Walisongo menjadi wadah bagi MABA untuk mengutarakan keluhannya selama tinggal di ma’had […]

  • Sebuket Tulip Merah

    Sebuket Tulip Merah

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Arsha tak lagi merasa hidup setelah bunganya pergi. Napasnya sering sesak, suasana hatinya sering kali tak baik, dan mulai membenci cuaca cerah. Hal yang sebenarnya cukup menyulitkan, namun baginya yang sudah tak lagi memiliki tenaga untuk bangkit, rasa-rasanya percuma saja jika raga ini berjuang. Arsha tak lagi memiliki alasan kenapa ia harus pulang lebih cepat, […]

  • Merayakan Setiap Perjuangan para Wisudawan UIN Walisongo Semarang

    Merayakan Setiap Perjuangan para Wisudawan UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (02/11/2024) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan sidang senat terbuka Magister (S2) ke-61 dan Sarjana (S1) ke-94 yang  bertempat Auditorium 2 kampus 3. Dalam acara Sidang Senat terbuka, UIN Walisongo Semarang meluluskan sebanyak 558 wisudawan dan wisudawati. Diantaranya, 30 wisudawan  Magister (S2), dan 528 wisudawan Strata 1 (S1). Prosesi wisuda dilaksanakan dalam […]

  • Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 216
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM). Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan […]

  • Pasca Unjuk Rasa, Suparman Bacakan Nota Jawaban

    Pasca Unjuk Rasa, Suparman Bacakan Nota Jawaban

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 151
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Suparman, selaku Wakil Rektor III membacakan Nota  Jawaban dihadapan massa terkait Nota Keberatan yang dilayangkan oleh Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) Syarifudin Fahmi pada tanggal 5 Januari 2018. Nota Jawaban tersebut dibacakan setelah aksi demonstrasi  yang dilakukan oleh  Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW) di depan Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (12/01/2018). Dalam […]

  • Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

    Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Tanpa konflik hidup kurang menarik. Begitulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Indonesia dewasa ini yah Investers. Bukan berarti sejak dulu tidak ada konflik, hanya saja akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang cengeng dan sensi menghadapi situasi. Sehingga masalah kecil terkesan dibesar-besarkan dan menjadi viral di media sosial. Salah satu masalah terkini yang paling menyulut kontroversi […]

expand_less