Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
  • visibility 265
  • comment 0 komentar

lpminvest.com Dalam ranah perekonomian masa kini, manusia dituntut untuk menjadi seorang ekonom yang cerdas dan kreatif, ekonom yang bukan hanya mengandalkan gaji dari pekerjaannya. Sebagai usaha untuk mewujudkan harapan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo menggagas dua lembaga baru yaitu Lembaga Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (LPK2) dan Lembaga Riset Ekonomi Islam (LREI). Kamis, (5/3/2015).

”Dimulai sedini mungkin. Agar kami dapat menularkan virus entrepreneur yang berwawasan luas kepada mahasiswa. Hidup itu tidak sekedar menjadi pegawai,” ujar Turmudhi selaku ketua LPK2. Kamis, (5/3/2015).

Dibentuknya LPK2 sendiri dilatarbelakangi oleh kegelisahan para Dosen FEBI dengan para alumni FEBI yang berorientasi sempit, hanya menjadi karyawan maupun pegawai lembaga keuangan saja. Akan lebih berharga jika para alumni bisa menjadi pelaku-pelaku ekonomi. Terutama menjadi pengusaha muslim yang sukses.

Seperti yang dikatakan oleh Turmudhi, bahwa membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan merupakan tanggungjawab Fakultas.

”Selain memiliki tujuan dari sudut pandang umum, LPK2 mempunyai tujuan yang dilihat dari sudut agama. FEBI menginginkan alumninya tidak melakukan korupsi, tama’, bahkan mencuri atau segala sesuatu yang bisa menjadikan ‘sampah’ di mata masyarakat dan tidak sesuai dengan ajaran agama.” Tutur Turmudhi ketika ditemui kru Invest.

”Ekonomi Islam mengutamakan kesejahteraan di dunia dan di Akhirat,” Tambahnya.

LPK2 berdiri pada tanggal 25 Agustus 2014 berdasarkan SK Dekan No. In 0606/KP. 07.6/1902/2014. LPK2 sedang dalam proses pengembangan agar bisa menjadi lembaga yang maju dan berhasil merealisasikan visi misinya. Lembaga ini memang belum banyak diketahui oleh mahasiswa FEBI. Namun Fakultas sudah menyusun perencanaan agar tujuan-tujuan LPK2 terwujud. Misalnya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan usaha seperti bazar agar mahasiswa bisa belajar marketting secara langsung.

Wacana LREI

Sementara itu, terkait dengan Lembaga Riset Ekonomi Islam FEBI, ternyata lembaga tersebut belum diresmikan dan masih menjadi wacana.

”Saya belum menerima SK dari pak Dekan, jadi saya belum berani memberikan komentar apapun. Namun LREI ini sudah kami rencanakan sejak lama,” Ujar Saifullah, salah satu penggagas LREI ketika diwawancarai kru Invest.

Pada dasarnya LREI dicetuskan tak lain untuk membangun nalar kritis mahasiswa FEBI, yang tidak hanya melakukan riset sebagai syarat kelulusan sarjana. (Uyun/Niswa­_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayu Surita Harumkan Nama FDK, Pilih Tema Ukhuwah dan Latihan Sekali Saja!

    Ayu Surita Harumkan Nama FDK, Pilih Tema Ukhuwah dan Latihan Sekali Saja!

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 385
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) Pidato Bahasa Arab digelar via Zoom Meeting, Rabu (10/11/2021). Ayu Surita Jannah berhasil mengharumkan nama baik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dengan total nilai 197. Ayu Surita mengambil tema ukhuwah dengan judul “Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah dalam Guna Mewujudkan Perdamaian Dunia.” Ardaniya Qurataa’yun selaku Penanggung Jawab (PJ) […]

  • UKM PSHT Lakukan Penjemputan Wisuda yang Unik

    UKM PSHT Lakukan Penjemputan Wisuda yang Unik

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Penjemputan wisudawan dengan arak-arakan sudah menjadi budaya tersendiri oleh organisasi ekstra maupun intra di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Hal tersebut ditandai dengan ramainya penjemputan wisudawan-wisudawati dari pintu keluar venue hingga jalan utama Kampus 3. Kamis, (09/2/2023). Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melakukan penjemputan sekaligus arak-arakan untuk wisudawan dan Wisudawati yang telah menyelesaikan study. […]

  • Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Judul Buku                  : Hukum Warisan Dalam Islam Penulis                       : Dra. Hasniah Hasan Penerbit                      : PT. Bina Ilmu Tahun Terbit              : 1987 Cetakan           […]

  • Jejak Luka yang Berbicara

    Jejak Luka yang Berbicara

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Oleh : Selvina Idha Alifiani Rumah Sakit Saga Pariwana telah menjadi rumah keduaku selama enam tahun terakhir. Di sini, aku menjalani peranku sebagai seorang bidan dengan kemampuan yang tidak biasa. Namaku Difa, usiaku baru menginjak 29 tahun. Awalnya kukira kemampuan ini adalah kutukan, namun seiring berjalannya waktu, aku mulai memahami bahwa ini adalah anugerah yang […]

  • Kelompok 93 KKN RdR Ciptakan Mars untuk TPQ Miftahul Huda sebagai Cenderamata

    Kelompok 93 KKN RdR Ciptakan Mars untuk TPQ Miftahul Huda sebagai Cenderamata

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 326
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Selasa (3/11/20) Kelompok 93 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo mengajar di Taman Pendidikan Alquran (TPQ). Hal tersebut dalam rangka program kerja kelompok sebagai bentuk pengabdian di bidang pendidikan dan dakwah. Pengabdian ini dilaksanakan di TPQ NU 27 Miftahul Huda yang berlokasi di Dusun Welang, Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

expand_less