Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 4 Sep 2020
  • visibility 2.499
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari Apriliani

Oleh: Dwi Ari Apriliani

“Hutan gunung sawah lautan, simpanan kekayaan, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa,” potongan lirik ini seakan mampu menggambarkan kondisi negara saat ini. Kepiluan nasib pertanian kian menyayat kalbu. Bagaimana tidak, saat ini jumlah petani banyak yang masuk ke usia tua dan minim sekali dari kalangan milenial. Tentu ini akan berpengaruh terhadap produktivitas pangan. Jauh lebih miris, lahan pertanian justru kerap dialihfungsikan untuk keperluan industry. Akibatnya, lahan untuk bertani menjadi sempit dan tercemar oleh limbah pabrik. Ini adalah salah satu masalah krusial yang terus dialami petani.

Ibn Khaldun mengidentifikasikan pertanian sebagai sumber kehidupan yang sangat strategis. Istilah “kehidupan” diartikan sebagai keinginan untuk bertahan disertai usaha untuk memperolehnya. Ketika kehidupan ini diperoleh, yaitu dari hewan ternak melalui produk dengan nilai tambah yang digunakan orang, misalnya susu dari hewan ternak, sutera dari ulat sutera, dan madu dari lebah, ataupun tanaman yang menghasilkan buah-buahan, maka itulah yang disebut dengan pertanian. Selain itu, Ibn Khaldun juga mengidentifikasi berbagai kerajinan dan perdagangan sebagai cara alami untuk memperoleh kehidupan. Dengan kata lain, pertanian, industri, dan perdagangan adalah sumber perekonomian yang mempengaruhi kualitas kehidupan sebuah masyarakat dan bangsa.

Ibn Khaldun menyampaikan perlunya diversifikasi pada produk pertanian. Dengan kata lain, penambahan value added produk pertanian melalui proses diversifikasi produk, akan meningkatkan kesejahteraan para petani itu sendiri. Mengkhawatirkan, jika kondisi petani lemah  maka para petani akan menjadi korban dari ketidakadilan kebijakan penguasa.

Contoh saja kasus yang terjadi pada petani Kendeng akibat dibangunnya PT Semen Indonesia di Kecamatan Gunem, Pegunungan Kendeng, Rembang. Bukti nyata bahwa petani sulit memperoleh keadilan lingkungan dari pemerintah tergambar jelas adanya kasus ini, yaitu ketika PT Semen ini membangun pabrik semen di area pemasok kebutuhan air bagi kawasan pertanian. Pembangunan ini membuat lingkungan rusak dan mematikan sektor pertanian di daerah sekitar. Bahkan kasus ini sampai sekarang tidak memperoleh kabar baik dari pemerintah dan nasib matapencaharian petani sekitar tercemar limbah sehingga tidak mampu untuk meproduksi segala jenis tanaman.

Kepiluhan petani tidak akan terulang ketika produk pertanian tersebut telah menjadi sumber permintaan sehingga mendorong peningkatan dari sisi penawaran, maka masyarakat akan berupaya mempelajari keterampilan apa yang diperlukan. Sebaliknya, apabila produk tersebut tidak menjadi permintaan, maka penjualannya pun akan menurun dan tidak ada upaya untuk mempelajarinya. Inilah yang dimaksudkan oleh khalifah Ali bin Abi Thalib, bahwa “harga seorang manusia bergantung pada keterampilan yang dimilikinya”. Dalam hal ini, Ibn Khaldun pun memasukkan konsep nilai tenaga kerja yang diukur dari kemampuan tenaga kerja tersebut dalam menghasilkan suatu produk. Beliau juga menekankan perlunya melibatkan permintaan negara terhadap produk pertanian dan kerajinan (manufaktur) sebagai faktor lain yang menciptakan permintaan.

Menjadi besar bukan karena mematikan kaum lemah, melainkan bahu membahu menciptakan pembaharuan pertanian agar perekonomian negara mampu berkembang. Negara menurut Ibn Khaldun, adalah pasar terbesar yang banyak menyerap beragam produk barang dan jasa tanpa banyak mengkalkulasi. Akan tetapi kenaikan harga dari berbagai produk pertanian tidak hanya dipengaruhi oleh kelangkaan biji padi-padian dan perlengkapan makanan, melainkan juga dipengaruhi oleh kenaikan biaya produksi. Ibn Khaldun juga mengidentifikasi peran negara dan pengaruhnya terhadap tingkat harga melalui pajak yang diberlakukan. Ketika pemerintah memberlakukan pajak yang rendah pada pendapatan yang tinggi, kondisi ekonomi akan berkembang. Masyarakat akan secara aktif terlibat dalam bisnis dan kegiatan produktif lainnya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambaran Kehampaan Melalui Film Call Me Chihiro

    Gambaran Kehampaan Melalui Film Call Me Chihiro

    • calendar_month Sel, 2 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 1.780
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                    : Call Me Chihiro Produksi              : Asmik Ace, Digital Ace Doproduksi oleh : Netflix, Asmik Ace Distribusi             : Asmik Ace Sutradara            : Imaizumi Rikiya Produser             : Akira Yamano Penulis naskah    : Kaori Sawai, Rikiya Imaizumi Durasi              […]

  • Menuju Akuntan Profesional, Berikut Tips Memilih Konsentrasi Jurusan

    Menuju Akuntan Profesional, Berikut Tips Memilih Konsentrasi Jurusan

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 598
    • 0Komentar

    lpminvest.com– “Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan pengaruh yang signifikan bagi dunia akuntansi. Pasalnya revolusi industri 4.0   telah mengubah dunia bisnis dalam berbagai aktivitas  Bisnis seperti munculnya perusahaan baru berbasis virtual office, marketplace dan lain sebagainya,” terang Firdha Rahmiyanti dalam kesempatan menjadi salah satu narasumber di Webinar 2020 yang bertajuk Akuntan Profesional.  Kegiatan ini berlangsung […]

  • Sang Alkemis

    Sang Alkemis

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Judul: Sang Alkemis Penulis: Paulo Coelho Penerjemah: Tanti Lesmana Tahun Terbit: April 2025 – Cetakan Kelima Puluh Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Halaman: 224 Halaman Genre: Fiksi Filosofis Judul Asli: The Alchemist Novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho merupakan salah satu karya sastra yang banyak dibaca oleh berbagai generasi dan budaya. Novel ini membawakan tema pencarian […]

  • Dekan FEBI; Alumni Harus Memiliki Modal Sosial

    Dekan FEBI; Alumni Harus Memiliki Modal Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 517
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Alumni (KALAM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang melaksanakan sarasehan alumni yang bertajuk Konsolidasi dan Sinergi Alumni yang Maju dan Terdepan. Acara berlangsung di ballroom Candi Indah Hotel Semarang, dengan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan III, Kasubag dan beberapa pejabat civitas akademika FEBI. Minggu, (3/03/2019). Ketua Umum terpilih, Ahmad Luthfi menuturkan […]

  • Tim KKN Reg-82 Posko 2 Turut Serta dalam Pasar Tradisional Jumat Pahing Desa Kaliputih

    Tim KKN Reg-82 Posko 2 Turut Serta dalam Pasar Tradisional Jumat Pahing Desa Kaliputih

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 671
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Desa kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal mengadakan pasar tradisional jumat pahing pada Jumat (10/5/24) pada pukul 05.00 – 07.00 WIB. Yang diadakan didekat Balai Desa Kaliputih tepatnya di depan TK Kurnia Bhakti. Tim KKN Posko 2 UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi memeriahkan pasar tradisional jumat pahing. Dinamanakan Pasar Jumat Pahing karena diadakan setiap […]

  • Prodi D3 Perbankan Syariah  Menandatangani MoU dengan LKS

    Prodi D3 Perbankan Syariah  Menandatangani MoU dengan LKS

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 767
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kembali mengadakan acara dengan tema “Evaluasi Kegiatan PKL/magang dan Silaturrahmi dengan Mitra Kerja”. Acara ini diselenggarakan di Ball room hotel Pandanaran Semarang. Selasa, (4/4/2017). Acara ini dihadiri  segenap civitas akademika dilingkungan Prodi D3 Perbankan Syariah, serta mitra kerja lembaga keuangan syariah. Menurut Dekan FEBI, […]

expand_less