Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ngaji Budaya Sebagai Bentuk Ekspresi Keberagaman Indonesia

Ngaji Budaya Sebagai Bentuk Ekspresi Keberagaman Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
  • visibility 484
  • comment 0 komentar

(Ngaji Budaya dalam Acara Nusantara Culture Festival)

lpminvest.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN)  dan  Organisasi Daerah (Orda) UIN Walisongo saling berkolaborasi untuk menyukseskan acara Nusantara Culture Festival pada Kamis, (25/05/2023) yang dilaksanakan di Lapangan Kampus 3.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengajak elemen-elemen kedaerahan.

“Adanya kegiatan Nusantara Culture Festival, teman-teman DEMA Universitas  ingin mengajak elemen-elemen kedaerahan yang ada di lingkungan UIN Walisongo untuk memberikan wadah kepada teman-teman melalui acara ini,” ungkap Muhammad Rizal Subakti selaku ketua panitia.

Berhasilnya acara ini tentu membutuhkan persiapan yang maksimal sebagaimana yang diungkapkan ketua panitia bahwa perancangan Nusantara Culture Festival dilakukan selama satu bulan.

“Kegiatan Nusanta Culture Festival sudah mulai dirancang sebulan sebelum acara ini,” tambahya.

Ngaji Budaya menjadi salah satu inti dalam acara Nusantara Culture Festival, dimana acara ini di isi oleh  Zawawi Imron, Aloysius Budi Purnomo, Sosiawan Leak, dan Imam Taufiq selaku rektor UIN Walisongo.

Ngaji Budaya merupakan salah satu acara untuk kita lebih bisa menghargai adanya perbedaan budaya dan agama dengan tidak menunjukan sikap kekerasan. Hal ini seperti yang disampaikan Imam Taufiq dalam sambutannya.

“Hidup ini bisa bahagia dan ceria kalau kita bisa mengekspresikan keberagaman dengan maksimal dengan tata etika yang berlaku. Salah satu bentuk penghargaan keberagamaan diawali dan dimotori oleh Walisongo  yang menyebarkan ajaran islam dengan penuh kesantunan, kenyamanan, damai maslahat tidak menggunakan sama sekali kekerasan dan teror,” jelasnya.

Di penghujung acara bapak Zawawi memberikan pesan, saya berharap semoga mahasiswa uin walisongo ini nanti ada yang mampu menerjemahkan al-quran dengan sempurna dan puitis. Siti&Septi_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Anime Paling Banyak Dikoleksi Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    Tiga Anime Paling Banyak Dikoleksi Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Seni melukis sebuah karakter dengan  kisah cinta, persahabatan serta semangat mengapai cita-cita memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Beberapa mahasiswa FEBI bahkan memilki koleksi ratusan file serial anime yang disave dalam laptopnya. Tak jarang para pecinta anime ini bertukar file satu sama lain demi menggenapi koleksinya […]

  • Mahasiswa Tuntut Ganjar Selesaikan Konflik di Urut Sewu

    Mahasiswa Tuntut Ganjar Selesaikan Konflik di Urut Sewu

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Lpminvest’com- Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menuntut Gubernur Jawa Tengah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Urut Sewu Kabupaten Kebumen. Kamis, (16/9). Konflik sengketa tanah (Agraria) Urut Sewu Kebumen Jawa Tengah, masih belum terselesaikan hingga saat ini. Tindakan kekerasan yang dilakukan aparat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) terhadap petani Urut […]

  • Seminar Nasional Harlah Ke-13 Forshei, Bentuk Atensi Percepatan Digitalisasi UMKM Indonesia

    Seminar Nasional Harlah Ke-13 Forshei, Bentuk Atensi Percepatan Digitalisasi UMKM Indonesia

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 338
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Rabu, (16/6/2021) Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (Forshei) UIN Walisongo Semarang merayakan hari lahirnya (harlah) yang ke-13. Diadakan dari tanggal 14-16 Juni 2021, pada hari inilah puncaknya. Puncak kegiatan yang diselenggarakan adalah seminar nasional dengan tajuk “Percepatan Digitalisasi UMKM sebagai Ikhtiar Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi.” Hal tersebut merupakan bagian dari pengabdian Forshei kepada masyarakat […]

  • Kesetaraan Gender Perlu Digencarkan, KKN RdR 77 UIN Walisongo Beri Wadah Lewat Webinar

    Kesetaraan Gender Perlu Digencarkan, KKN RdR 77 UIN Walisongo Beri Wadah Lewat Webinar

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 417
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa, (2/11/2021) Kelompok 61 dan 62 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan 77 mengadakan kolaborasi pelaksanaan webinar kesetaraan gender dengan mengusung tema “Ketidakadilan Gender dan Peran Ganda Perempuan”. Acara dilaksanakan menggunakan media zoom meeting, dengan jumlah peserta kurang lebih sebanyak 60 orang, yang merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan. Maraknya isu ketidakadilan yang […]

  • Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

    Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 367
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Investion 2019 adalah seminar nasional pasar modal syariah yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM). Seminar ini dihadiri oleh tiga narasumber yakni Herry Gunawan Muhammad, Davis Giola Lesmana, dan Fanny Rifqi El Fuad. Seminar nasional pasar modal syariah yang bertajuk Sukses Sejak Dini Dimulai dengan Investasi Halal Masa Kini  ini berlangsung di Audit II […]

  • Masa Pandemi, Masa Tumbuh Subur Patriarki

    Masa Pandemi, Masa Tumbuh Subur Patriarki

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 298
    • 0Komentar

    “Lha ngunu, cah wedok yo kudune resik-resik omah, masak, umbah-umbah,” kata mbahku setiap mendapati aku sedang melakukan aktivitas sehari-hari di rumah. Bukan perkataan pakar ataupun ilmuwan terkemuka, tapi cukup membuatku berpikir bahwa di masyarakat ini perlu ada yang dirubah, pola pikir. Mungkin sebagian besar perempuan, adanya perkataan seperti itu dianggap biasa. Ya, karena itu tugas […]

expand_less