Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan MURI, Mahasiswa Punya Peran Besar di Dalamnya

UIN Walisongo Kembali Raih Penghargaan MURI, Mahasiswa Punya Peran Besar di Dalamnya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
  • visibility 326
  • comment 0 komentar
(PBAK Daring sekaligus Piagam Penghargaan dari MURI atas Poster Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi secara Virtual oleh Mahasiswa Terbanyak)

(PBAK Daring sekaligus Piagam Penghargaan dari MURI atas Poster Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi secara Virtual oleh Mahasiswa Terbanyak kepada UIN Walisongo)

lpminvest.com- UIN Walisongo Semarang kembali pecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada Kamis (5/8/2021). Penghargaan tersebut diberikan kepada kampus dan DEMA-U atas sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa terbanyak dengan 6.052 unggahan. Piagam penghargaan diterima Rektor saat penutupan PBAK yang sekaligus menjadi hari terkahir kegiatan pengenalan budaya kampus bagi mahasiswa baru itu.

UIN Walisongo telah memecahkan empat (4) rekor dari MURI sebelumnya. Hingga tulisan ini dibuat, total penghargaan yang diterima dari MURI sudah mencapai lima. Pertama, ketika masih bernama IAIN membuat kuardan terbesar. Kedua, konfigurasi MOB dengan tampilan kreasi terbanyak. Ketiga, konferensi secara virtual lintas negara terbanyak. Keempatnya, unggahan video moderasi beragama oleh mahasiswa terbanyak.

Ucapan apresiasi dan dorongan terlontar dari Ketua DEMA-U kepada seluruh Generasi Walisongo (GenWa) 2021 yang sudah antusias mengikuti pelaksanaan PBAK sampai selesai  hingga bisa meraih Rekor MURI.

“Hari ini kita mendapatkan Rekor MURI yaitu poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa terbanyak. Ini menunjukkan kita sebagai mahasiswa benar-benar menjadi social of control dalam mendukung Pemerintah untuk menyelesaikan pandemi. Harapan masih ada, tetap lanjutkan perjuangan, bersama kita bangkit dan perkuat persatuan untuk menuju Indonesia aman,” kata Azmi.

Rektor UIN menjelaskan dan memuji kemampuan mahasiswa terkait pencapaian Rekor MURI yang telah diraih.

“Hari ini Rekor MURI melalui poster sosialisasi protokol kesehatan dan vaksinasi secara virtual oleh mahasiswa tidak hanya sebagai tambahan capaian prestasi UIN Walisongo Semarang. Tetapi lebih daripada itu adalah menunjukkan mahasiswa baru UIN Walisongo cakap dan terampil menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan di tengah pandemi ini dalam mengerjakan tugas poster dan video melalui virtual dengan ringan, sederhana, sukses, dan tidak gagap. Itulah kehebatan mahasiswa UIN Walisongo Semarang,” terang Imam Taufiq.

Rektor juga menambahkan bahwa hal Ini adalah bukti kontribusi para mahasiswa dalam pengatasan pandemi secara langsung lewat media sosial.

“Ini adalah bukti kontribusi nyata para mahasiswa bahwa hari ini semua komponen bangsa dituntut untuk ikut serta andil bersama-sama menyelesaikan pandemi covid 19 dalam bentuk apapun. Melalui kampanye maupun sosialisasi dalam bentuk poster dan video protokol kesehatan,” tuturnya pada hari terakhir PBAK.

(Foto Piagam Penghargaan dari MURI diterima UIN Walisongo dan DEMA-U. Sumber: instagram @uinwalisongosemarang)

(Foto Piagam Penghargaan dari MURI diterima UIN Walisongo dan DEMA-U. Sumber: instagram @uinwalisongosemarang)

Pencetakan rekor tersebut tidak terlepas dari peran mahasiswa baru UIN Walisongo dari delapan fakultas. Salah satu maba mengaku senang atas prestasi yang diraih dan puas karena ikut andil mengedukasi orang lain.

Ikut andil dalam apresiasi rekor dari MURI tidak hanya sebagai prestasi yang telah menangkan untuk UIN Walisongo,tetapi lebih ke penyampaian edukasi terhadap elemen masyarakat.

“Kesan yang kami dapatkan atas penghargaan Rekor MURI tentunya sangat bahagia karena angkatan kami memberikan sejarah besar yaitu ikut andil menyukseskan poster sosialisasi protokol kesehatan. Hal itu juga bagian dari cara memberikan edukasi terhadap masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan merasa bahagia edukasi melalui virtual ini diapresiasi oleh MURI,” tutur Nissa Dhilla Zagista, mahasiswa baru jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam. Refi_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdalam Ilmu Penelitian Melalui Percepatan Studi

    Perdalam Ilmu Penelitian Melalui Percepatan Studi

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Semarang– Program Studi Magister Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang menggelar percepatan studi metode penelitian untuk mahasiswa Pascasarjana, yang digelar di gedung H1 Kampus 3 Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Sabtu (18/11/2017). Kepala Program Studi Ekonomi Syariah, Prof. Dr. Mujibatun, M.Ag, menjelaskan, tujuan dari percepatan studi ini untuk menambah wawasan […]

  • Ribuan Mahasiswa Sholawatan Bareng Gus Azmi dan Veve Zulfikar

    Ribuan Mahasiswa Sholawatan Bareng Gus Azmi dan Veve Zulfikar

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 493
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ribuan mahasiswa UIN Walisongo Semarang memenuhi Audit II Kampus III UIN Walisongo untuk menghadiri acara Pemuda Sholawatan. Acara sholawat bersama Gus Azmi dan Veve Zulfikar diprakarsai oleh Indonesia Youth Forum (IYF) yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Acara itu pun mendapat dukungan penuh dari Rektor UIN Walisongo. Jumat, (4/10/2019). Selain […]

  • Antisipasi Ancaman Covid-19, Peserta KKN RDR 75 UIN Walisongo Bagikan Hand Sanitizer dan Face Shield

    Antisipasi Ancaman Covid-19, Peserta KKN RDR 75 UIN Walisongo Bagikan Hand Sanitizer dan Face Shield

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 275
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap ancaman virus Covid-19, peserta KKN RDR 75 UIN Walisongo Kelompok 122 bagikan hand sanitizer dan face shield kepada masyarakat Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Minggu (25/10/2020). “Hand sanitizer dan face shield menjadi produk yang efektif digunakan ketika berada di tempat umum dan transportasi umum. Adapun hand sanitizer merupakan […]

  • Peringati Hari Santri, Dosen dan Mahasiswa Kompak Berbusana Ala Santri

    Peringati Hari Santri, Dosen dan Mahasiswa Kompak Berbusana Ala Santri

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 356
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019, UIN Walisongo Semarang mengadakan upacara peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di halaman Ma’had Jami’ah Walisongo. Selasa, (22/10/2019). Peserta upacara merupakan seluruh jajaran kampus dan para dosen, santri Ma’had Walisongo, dan delegasi seluruh pondok pesantren yang berada di sekitar kampus UIN Walisongo Semarang. Rektor UIN Walisongo Semarang, […]

  • Aurum

    Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

  • Kesadaran Mahasiswa Tertib Parkir Minim

    Kesadaran Mahasiswa Tertib Parkir Minim

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 324
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelarangan parkir sepeda motor di sepanjang jalan samping Gedung L Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kurang diindahkan oleh mahasiswa. Hal tersebut menunjukkan masih minimnya kesadaran mahasiswa dalam mematuhi peraturan untuk tertib parkir. “Itu kan sudah jelas, sudah ada papan pelarangannya. Kalau pinggir-pinggir jalannya penuh motor, saya mau buang sampah kan repot tho. Belum […]

expand_less