Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
  • visibility 370
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2019-10-18 at 7.09.56 PM

Walisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (17/10/2019).

lpminvest.comWalisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Diskusi yang bertajuk “Apa Kabar Revisi UU KPK” ini menghadirkan narasumber dari praktisi hukum advokat Jawa Tengah dan akademisi hukum yaitu Eman Suleman dan Ganda Olivianus Sagala. Kamis, (17/10/2019).

Ketua DEMA UIN Walisongo, Priyo Ihsan Aji menuturkan tujuan diskusi ini untuk membuka wawasan mahasiswa terkait perkembangan revisi UU KPK saat ini.

“Acara ini bertujuan untuk membuka wawasan bagaimana perkembangan revisi UU KPK yang notabenya telah cacat sehingga banyak mahasiswa menolaknya,” tutur Priyo.

Ganda Olivianus Sagala mengungkapkan tentang revisi UU KPK yang sepatutnya tidak hanya dipandang dari satu sisi.

“Pada dasarnya kita semua sepakat untuk membumihanguskan koruptor dari muka bumi ibu pertiwi ini. Terkait revisi UU KPK sebaiknya jangan hanya menilai dari satu sisi, tapi lihatlah juga sisi yang lain,” tutur Sagala saat diskusi.

Sagala juga mewanti-wanti agar tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang ada.

“Sebelum melakukan kritik ataupun aksi, pastikan  informasi ataupun data yang  dimiliki benar-benar akurat. Jangan mudah terprovokasi,” imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut Priyo menegaskan perlunya yudicial review terkait revisi UU KPK.

“Pemerintah tergesa-gesa melakukan pengesahan. Kami menuntut untuk segera lakukan yudicial review karena publik masih banyak kontra terkait revisi UU tersebut,” terang mahasiswa Ekonomi Islam tersebut.

Menurutnya, legistalif review juga perlu dilakukan karena ada beberapa kesalahan.

“Kami juga mendorong legislatif review karena proses perbaikan kesalahan pengetikan UU KPK belum selesai,” ungkap Priyo.

Terakhir Priyo menyampaikan perlunya langkah hukum yang tegas untuk memperkuat KPK.

“Saya mewakili teman-teman menyampaikan bahwa perlunya mempertimbangkan langkah hukum untuk diterbitkan selain perpu yang diakomodir konstitusi dengan tujuan memperkuat KPK,” pungkasnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMPADIS Pecundangi IMAKE dengan Skor 2-0

    IMPADIS Pecundangi IMAKE dengan Skor 2-0

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 286
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tim futsal putra Ikatan Mahasiswa Pekalongan di Semarang (IMPADIS) membobol gawang tim futsal Ikatan Mahasiswa Kebumen (IMAKE) dengan skor 2-0 di babak final Pekan Orda Walisongo 2019 (POW). Dengan perolehan tersebut, IMPADIS berhasil menjadi juara pertama. Minggu, (21/4/2019). IMAKE terpaksa harus rela berada di posisi juara kedua. Disusul Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Pati (KMPP) […]

  • Bermasalah, Publikasi Hasil Suara Pemilwa 2018 Ditunda

    Bermasalah, Publikasi Hasil Suara Pemilwa 2018 Ditunda

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 269
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hasil perhitungan surat suara Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) tahun 2018 UIN Walisongo Semarang yang seharusnya sudah bisa dipublikasikan 3×24 jam pascapencoblosan, dipastikan belum siap untuk dipublikasikan. Sabtu, (22/12/2018). Sampai saat ini, Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM-red) belum dapat memutuskan hasil Pemilwa dengan pasti. Pasalnya, terdapat berbagai problem terkait hasil suara. Salah satunya terjadi di Fakultas […]

  • 2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 325
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Minggu, (22/12/2019) untuk pertama kalinya Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo melaksanakan Sidang Paripurna Laporan Pertanggungan di akhir kepemimpinannya.  Berlangsung di ruang H4 dan H5, agenda ini dihadiri oleh  70 peserta dari lembaga intra, mahasiswa, dan  Wakil Dekan (WD) III FEBI. . “Sebelumnya belum pernah ada sidang paripurna di […]

  • Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 477
    • 0Komentar

    lpminvest.com – UMKM merupakan salah satu sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Senin (13/5/2024), Tim KKN Reg-82 Posko 2 mengadakan pembuatan molen pisang bersama ibu-ibu warga Dusun Plandaan, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Mbah Kamsiyah pada pukul 13.00 – 16.30 WIB. Tidak hanya ibu-ibu saja yang turut memeriahkan […]

  • Paku Bumi

    Paku Bumi

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Bumi masih Selalu Berotasi pada poros Jam pasir masih meruntuhkan butir waktu Sejuta candaanpun masih hiha hihi Datang tak terduga Menyelinap dan menyiksa diri Dunia bergejolak berujung bisu menungu satu langkah yg tak pasti Bumi menari becanda ria Melihat insan yg tercaci Terkurung bak dibui Mengharap semua pulih kembali

  • LPM INVEST PRESENT, LAUNCHING MAJALAH OIKOS EDISI 14

    LPM INVEST PRESENT, LAUNCHING MAJALAH OIKOS EDISI 14

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest resmi luncurkan Majalah Oikos Edisi 14 hari ini. Majalah edisi kali ini mengangkat mengenai Investasi Syariah. Investasi merupakan sarana penting untuk membangun kekayaan dan mencapai kesejahteraan finansial. KIta hidup di negara Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya mayoritas memeluk agama islam yag turut berkontribusi juga dalam pasar modal syariah. Namun, bagi […]

expand_less