Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Announcement » Polemik JKN, Mandataris DEMA-U Bacakan Press Release di Hadapan Birokrasi

Polemik JKN, Mandataris DEMA-U Bacakan Press Release di Hadapan Birokrasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 4 Jan 2018
  • visibility 815
  • comment 0 komentar
Sebelum pembacaan press release, Ane selaku perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memaparkan materi. Bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/1/2018).

Sebelum pembacaan press release, Ane selaku perwakilan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memaparkan materi. Bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/1/2018).

Lpminvest.com- Menindaklanjuti pengumuman nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertangal 29 Desember 2017 tentang kewajiban melaporkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasioal (JKN- red) secara online, maka pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang adakan pertemuan terkait penjelasan teknis tentang Jaminan Kesehatan Nasional.  Acara dilaksanakan  di Ruang Sidang Rektorat Lantai 3, Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (4/01/2017).

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.10 tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, yaitu tim BPJS kota Semarang, Wakil Rektor, Wakil Dekan, Kepala biro AAKK dan AUPK, Kepala PTIPD, Kepala Poliklinik, Kepala Bagian, Kasubag, Ketua Dema dan Senat Mahasiswa Universitas dan Fakultas, Lembaga Pers Mahasiswa serta tak ketinggalan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Dr. Bimantoro R, AAK selaku Kepala Cabang Semarang turut hadir dan memberikan penjelasan di acara tersebut. Ia menuturkan bahwa program JKN yang saat ini melibatkan mahasiswa merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

“Dengan adanya JKN ini, merupakan bentuk dukungan kita terhadap pemerintah, selain itu alasan penting bahwa jaminan kesehatan perlu dimiliki adalah tarif biaya kesehatan yang selalu mengalami peningkatan, dan pergeseran pola penyakit yang semakin banyak,” jelasnya.

Mini Riset Mandataris Dema Universitas

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh mandataris Dema Universitas tahun 2018 kepada seluruh mahasiswa UIN Walisongo terkait kebijakan JKN, terdapat sejumlah 1.623 partisipan. Dengan dibagi menjadi empat kategori; pertama partisipan mahasiswa tiap fakultas diperoleh  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (18,4%), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (18,2%), Fakultas Syariah dan Hukum (17,4%), Fakultas Sains dan Teknologi (14,6%), Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ushuludin dan Humaniora, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan sebanyak (13,7%).

Kedua, Berdasarkan rincian semester diperoleh  semester satu sebanyak (36,1%), semester tiga (27,5%), semester lima (18,8%), semester tujuh (10,2%) dan sisanya (7,4%). Ketiga, berdasarkan kepemilikan kartu BPJS sebanyak 35,5% sudah memiliki dan 64,5% belum memiliki kartu BPJS. Keempat, berdasarkan golongan yang diikuti yaitu kelas 1 sebanyak (9,6%), kelas 2 (10,7%), kelas 3 (12,6%) dan sebanyak (67,1 %) belum memiliki.

Berdasarkan data survei tersebut disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa UIN Walisongo belum memiliki kartu jaminan kesehatan, sehingga dengan adanya peraturan baru birokrasi mandataris Dema Universitas selaku perwakilan dari mahasiswa menyampaikan press release yang berisi; pertama, Bahwa tidak ada hubungan antara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan kebutuhan akademik, bahwa mahasiswa tidak dapat dipaksa dalam pembuattan kepesertaan JKN mengingat tidak semua mahasiswa atau wali mahasiswa sepakat dengan adanya JKN. kedua, Kami meniolak pembuatan kepesertaan JKN yang diberlakukan terhadap mahasiswa 2017, 2016, 2015, 2014, 2013, 2012, 2012, dan 2011.

Pasca penyampaian press release yang berisi penolakan dan rekomendasi di akhir acara tersebut, pihak birokrasi belum bisa memberikan tanggapan dan keterangan lebih lanjut. (Ulia-[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Kunjung Ada Kejelasan, KBMW Gelar Aksi Tolak JKN

    Tak Kunjung Ada Kejelasan, KBMW Gelar Aksi Tolak JKN

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 817
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW-red) menggelar aksi terkait penolakan pembuatan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aksi unjuk rasa ini merupakan tindak lanjut Nota Keberatan No. 001/A/DEMA-U/I/2018 yang dilayangkan Mandataris DEMA  tertanggal 5 Januari 2018. Unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (12/01/2018). Ahmad Sylvan, selaku koordinator lapangan (Korlap) […]

  • Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

    Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 988
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kejadian penembakan yang dilakukan polisi Semarang kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Semarang berujung pada kesimpulan buntu. Kejanggalan yang ada membawa seluruh warga Semarang menyuarakan aksi kamisan pada Kamis, (28/11/2024). Membentangkan spanduk-spanduk berisikan tuntutan tepat di depan gerbang Polda Jateng, semata-mata menuntut pengusutan tuntas kasus ini. Gerakan dikoordinir melalui poster yang tersebar […]

  • Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    Aku Berbisnis, Maka Aku Ada

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Tingginya angka pengangguran di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sampai hari ini belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. Teriakan buruh yang masih nyaring kita dengar, mengindikasikan bahwa ada permasalahan ketenagakerjaan di Republik ini. Badan Pusat Statistik mencatat, angka pengangguran pada Agustus 2015 mencapai 7,6 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 6,18 persen. Menurut Martius (2004), salah […]

  • Keterbatasan Ekonomi Tidak Menghalangi Mila Menjadi Wisudawan Terbaik UIN Walisongo Semarang

    Keterbatasan Ekonomi Tidak Menghalangi Mila Menjadi Wisudawan Terbaik UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 877
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sidang Senat Terbuka Universita Islam Negeri (UIN) Waliongo Semarang berhasil meluluskan 558 wisudawan. Mila Nur Fatikhah mahasiswa (S1) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang berhasil menjadi wisudawan terbaik tingkat fakultas pada Sabtu (02/11/2024) di Gedung Auditorium II Kampus 3. Ia berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks […]

  • Mahasiswa KKN Turut Andil dalam Budaya ‘Tali Jabutan’ di Peringatan Maulid Nabi

    Mahasiswa KKN Turut Andil dalam Budaya ‘Tali Jabutan’ di Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Di tengah pandemi COVID-19, Pondok Pesantren (Ponpes) Tabarukan Cengker-Giri, Kabupaten Gresik, tetap antusias menyambut Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (29/10/2020). Kompak mengenakan pakaian putih rapi, acara tersebut berlangsung di halaman pondok yang terletak di Jalan Sunan Giri, Gang 15J Keteg, Desa Giri Kebomas, Gresik. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan […]

  • Lebaran di Era Digital: Ketika Silaturahmi Tak Lagi Terhalang Jarak

    Lebaran di Era Digital: Ketika Silaturahmi Tak Lagi Terhalang Jarak

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia menyambut Lebaran dengan penuh suka cita. Momen kemenangan setelah sebulan berpuasa ini selalu identik dengan tradisi saling memaafkan dan berkumpul bersama keluarga. Namun di zaman sekarang, cara kita bersilaturahmi mengalami perubahan menarik berkat hadirnya teknologi digital. Dulu, merayakan Lebaran berarti harus pulang kampung, bersalaman langsung, dan mengunjungi rumah […]

expand_less