Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

Raih IPK 3,93; Refi Berhasil Mendapatkan Predikat Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
  • visibility 466
  • comment 0 komentar

lpminest.com- Refi Solekha Noviana berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,93 dan mengantarkannya menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Wisuda Sarjana (S1) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ke-92. Acara ini diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3  UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (8/6/2024). Refi, sapaan akrab mahasiswa asal Pemalang ini merupakan mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam angkatan 2020.

Skripsi dengan judul “Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, dan Relegiusitas terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z Studi Kasus pada Masyarakat Petarukan Kabupaten Pemalang” dia kerjakan dalam waktu sekitar 6 bulan. Judul ini dia ambil karena Refi ingin mengetahui perilaku konsumtif generasi z yang ada di daerahnya.

Untuk mendapatkan predikat wisudawan terbaik, Refi konsisten mempertahankan IPK diatas 3,9 sejak semester 1. Refi mengatakan agar bisa mencapai target tersebut dia selalu mengumpulkan tugas tepat waktu.

“Untuk bisa mendapatkan IPK diatas 3,9 itu pertama harus mengumpulkan tugas tepat waktu, kemudian mengerjakan tugas juga jangan asal-asalan, yang kedua kalau mau UTS atau UAS itu belajarnya jangan pakai sistem kebut semalam,” ujar Refi.

 Selain itu Refi juga pernah mengikuti perlombaan Bussines Plan serta menambah pengalaman dengan mengikuti magang online. Dia juga merupakan awarde Beasiswa BSI Scholarship dan KIP Pengganti.

Sementara itu, Nur Fathoni selaku Dekan FEBI menjelaskan, untuk mendapatkan predikat wisudawan terbaik mahasiswa harus memenuhi beberapa kriteria. Kriteria tersebut antara lain, lulus dengan nilai tinggi, lulus tepat waktu, mempunyai prestasi dalam bidang apapun, dan tidak ada catatan perilaku buruk baik dari fakultas atau hukum.

“Kriteria wisudawan terbaik, pertama nilai yang paling tinggi, kedua lulus tepat waktu, jadi kalau ada yang nilainya tinggi tapi dia terlambat lulusnya yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik itu yang lulusnya tepat waktu meskipun nilainya dibawahnya. Kemudian yang ketiga mempunyai prestasi dalam bidang apapun, dan yang terakhir yang bisa menggugurkan ketiga kriteria tadi jika tidak terpenuhi yaitu tidak boleh mempunyai catatan perilaku buruk apalagi sampai kriminalitas,” terang Fathoni.

Selanjutnya Fathoni berharap agar wisudawan terbaik tidak hanya baik dari segi IPK saja, tapi juga bisa membawa misi dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan IPK yang didapatkan.

“harapannya nilai yang didapatkan itu sesuai kompetensi yang dia miliki, karena yang perlu kita ketahui  terbaik disini adalah yang memenuhi kriteria tadi, jadi harapannya tidak hanya nilainya yang tinggi tapi juga mempunyai sesuatu yang lebih dari perilakunya, ucapannya, dan lain-lain,” tambah Fathoni.

Di sisi lain orang tua dari Refi sendiri mengatakan tidak menyangka putrinya bisa menjadi wisudawan terbaik. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Mustaji selaku ayah dari Refi.

“Bangga dan tidak menyangka anak saya bisa menjadi wisudawan terbaik, Refi ini anaknya ulet dan pekerja keras jadi pantas kalau dia bisa jadi wisudawan terbaik,” tutur Mustaji. Diyah & Maftucha_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

    Tradisi Larangan Ternak Sapi di Desa Guyangan

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 754
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar tujuh belas ribu pulau, sehingga melahirkan beragam suku, agama, ras, dan sebagainya. Dari ribuan pulau tersebut, terbagi menjadi bagian-bagian yang disebut daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi dan budaya yang berbeda-beda. Tradisi dan budaya di masing-masing daerah memiliki keunikan dan kekhasannya tersendiri. Seperti salah satu tradisi […]

  • Keresahan CAMABA FEBI Terkait Penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT)

    Keresahan CAMABA FEBI Terkait Penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT)

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 506
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Terhitung tiga hari setelah penutupan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang yang dinyatakan lolos. Masih banyak CAMABA yang merasakan keresahan tentang penentuan besaran UKT yang tidak sesuai ekspetasi. Terutama di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Menurut hasil survei yang beberapa hari lalu dilakukan oleh […]

  • Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    Merespon Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Pekerja Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 335
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ratusan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) mengadakan aksi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah. Senin, (12/10/2020). Heru, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) KSPN, mengaku akan terus mengawal Rancangan Undang-undang Omnibus Law yang telah disahkan DPR agar tidak ada poin yang merugikan buruh. “Dari Januari sampai Oktober KSPN […]

  • Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 453
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan UMKM KitaZone dalam Festival Pasar Sehat UMKM Ngaliyan. Festival ini digelar oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Sabtu-Minggu (30-31/10/2021). Anggota Kelompok 11 KKN RdR ke-77 UIN Walisongo turut serta membantu UMKM […]

  • Bekali Kepengurusan Baru, FEBI Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan

    Bekali Kepengurusan Baru, FEBI Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 396
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan yang bertempat di Green Valley, Bandungan. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, dimulai sejak hari Selasa – Rabu (30 – 31/1/2024). Kegiatanya diikuti oleh 40 peserta, yakni 5 peserta hasil screening Dewan Mahasiswa (DEMA) FEBI dan 35 peserta dari seluruh Organisasi Mahasiswa […]

  • Menteri Agama Resmikan UIN Walisongo

    Menteri Agama Resmikan UIN Walisongo

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 354
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang telah diresmikan oleh Menteri Agama (Menag-red), H. Lukman Hakim Syaifudin, di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Senin, (06/04/2015). Acara yang dihadiri oleh Menag, Gubernur Jawa Tengah, dan juga Rektor Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia ini, selain peresmian UIN juga dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-45 UIN Walisongo. Prof. […]

expand_less