Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
  • visibility 878
  • comment 0 komentar
Ikon atau Lambang Agama di Indonesia. Rabu, (27/03/2017). http://www.jurnalmediaindonesia.com

Ikon atau Lambang Agama di Indonesia. Rabu, (27/03/2017). http://www.jurnalmediaindonesia.com

 Di era demokrasi Indonesia saat ini, kasus intoleransi yang terjadi di mayarakat nampaknya semakin marak. Sebagaimana yang tercatat dalam Komnas HAM pada tiga tahun terakhir, yaitu 76 kasus pada tahun 2014, 87 kasus tahun pada tahun 2015 dan 97 kasus sepanjang tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan kasus intoleransi atas kebebasan beragama dan berkeyakinan mengalami peningkatan setiap tahun. Tak jarang penyebabnya adalah perkara remeh yang kemudian diperbesar oleh pihak tertentu hingga berujung ke meja hijau. Berawal dari beda pendapat antar dua individu atau kelompok, hingga akhirnya memicu terjadinya konflik yang saling menjatuhkan.

Pada 17 Februari 2017 lalu, terjadi kasus pemindahan tempat perayaan Cap Go Meh. Pasalnya perayaan ini akan diadakan di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) namun adanya penolokan dari pihak tertentu, menjadikan perayaan Cap Gomeh dipindahkan di pelataran Balaikota Semarang. Dengan dalih bahwa kompleks masjid merupakan tempat ibadah umat muslim dan merupakan tempat yang harus dijaga kesuciannya. Kasus ini merupakan salah satu potret intoleransi atas nama agama yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah.

Tidak kalah hangatnya pemberitaan tentang Ahok, calon Gubernur ibu kota Jakarta. Ia di diskriminasi oleh beberapa pihak yang mengaku Islam. Ikhwal perbedaan keyakinan, mereka berpandangan bahwa orang Islam tidak boleh dipimpin oleh non-Islam. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Ahok mengenai Surat al-Maidah ayat 51. Jika kita kaji lebih lanjut, pada dasarnya di negara demokrasi tidak ada ketentuan bahwa seorang pemimpin haruslah beragama Islam. Hal yang terpenting dari seorang pemipin adalah mampu mentaati peraturan perundangan dan mampu mengayomi masyarakat. karena Negara Indonesia adalah Negara demokrasi bukan Negara Islam.

Humas Polri Kombespol Alwi Setiyono mengatakan bahwa pihak kepolisian mencatat sekitar 25 kasus intoleransi yang terjadi sepanjang tahun 2016. Kasus tersebut meliputi bentuk pelanggaran hingga perusakan rumah ibadah. Menurut Yando Zakaria, pakar antropolog juga memandang banyak faktor yang memicu terjadinya intoleransi. Pertama, bagi pihak tertentu, pendidikan dijadikan arena pencetak dan pemerkuat sektarian. Kedua, intoleransi berpangkal pada ketidakadilan ekonomi, termasuk pembagian pemerataan sumberdaya alam. Ketiga, penegakan hukum dan banyaknya peraturan perundangan yang masih belum mengimplementasikan semangat keberagamaan. Akibat tindakan intoleransi ini akan menimbulkan beberapa dampak dalam pembangunan sikap mental dan spiritual seseorang, relasi sosial yang semakin menurun, dan lain sebagainya.

Menanggulangi dampak intoleransi tersebut, perlu kiranya masyarakat terbuka dalam segala hal, tanpa harus melihat pembatasan agama maupun budaya. Disisi lain, dewasa beragama juga diperlukan setiap manusia guna menerima dan memahami perbedaan nilai-nilai ajaran agama. Melalui sikap dewasa beragama inilah kiranya manusia dapat menghargai dan bertoleran satu sama lain. Karena hakikatnya, dewasa beragama akan mampu menghargai perbedaan. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menutup Akhir Tahun 2014 Ala FEBI   

    Menutup Akhir Tahun 2014 Ala FEBI  

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 745
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Penghujung tahun 2014, Badan Pelaksana Kegiatan Mahasiswa (BPKM) Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI)  mengadakan acara Gebyar Akhir Tahun FEBI. Acara tersebut dilaksanakan sebagai peringatan perpindahan dari tahun 2014 ke 2015, acara ini diadakan di Audit II kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Selasa (30/12/14). Acara yang bertajuk “Pengajian Budaya Menutup Tahun 2014” […]

  • UIN Walisongo Tunda Pelaksanaan Wisuda dan Himbau Optimalisasi Kuliah Daring

    UIN Walisongo Tunda Pelaksanaan Wisuda dan Himbau Optimalisasi Kuliah Daring

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.575
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Optimalisasi Kegiatan Akademik Online dan Penundaan Pelaksanaan Wisuda tengah dilakukan oleh UIN Walisongo Semarang. Hal ini guna Pencegahan Penyebaran Covid-19 di kawasan kampus. Informasi ini tertuang di surat edaran rektor Nomor B-1716/Un.10.0/R.1/PP.00.9/03/2020. Senin, (23/3/2020). Adapun informasi yang disampaikan yaitu, pertama seluruh kegiatan akademik yang dilaksanakan secara daring/online supaya dijalankan secara optimal. Kedua, kegiatan wisuda […]

  • PBAK 2024 Dimulai, Usung Tema Pendidikan

    PBAK 2024 Dimulai, Usung Tema Pendidikan

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 920
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dilaksanakan pada Jumat, (09/08/2023) yang bertempat di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Acara PBAK dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 9-11 Agustus 2024. Berbeda dari tahun sebelumnya, PBAK tahun ini mengusung tema “Pendidikan untuk Kemanusiaan dan Peradaban”. Menurut Prima Sitepu, […]

  • Surgawi di Tanganmu

    Surgawi di Tanganmu

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Senyum itu, Melengkapi mahkota kecantikan Balut hijab kian berpadu dengan akhlak Mampu membawamu di titik kemuliaan Bukan soal kepalsuan, Bukan soal hinaan, Tapi tentang tanya Bagaimana kau mampu mengalahkan bidadari surga? Pemahat sajakpun tak sanggup Mengurai bait lebih banyak tentangmu Kau terlalu mahir Menjadi pengelola samudra kasih Kau tak pernah lupa membawa serta kerinduan Untuk […]

  • MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

    MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 781
    • 0Komentar

    Foto bersama Kru LPM Invest Rasa-rasanya sudah lama saya vakum dari dunia tulis menulis dengan gaya tulisan ngepop, malam ini adalah malam minggu, yang sebagian orang (yang berpasangan) keluar memadu kasih (aku rak popo). Dari kegelisahan malam minggu ini aku nyoba buka-buka medsos. Eh, ternyata rame mahasiswa maupun mahasiswi (belum bisa dipastikan jomblo apa nggak) membicarakan soal […]

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 794
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

expand_less