Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
  • visibility 1.027
  • comment 0 komentar

(Salah Satu Wisudawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Bergaya dengan Kru Magang LPM Invest)

lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan.

Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya antara mahasiswa laki-laki dan perempuan berbeda. Ditambah pihak kampus membebaskan perihal dresscode dan keperluan pribadi yang lain. Ada beberapa mahasiswa yang menyewa toga dan ada pula yang meminjam ke kerabatnya.

Nadia Maulida salah satu mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), menjelaskan beberapa rangkaian biaya yang dikeluarkan untuk keperluan wisudanya.

“Saya mengeluarkan biaya kurang lebih untuk baju; biaya jahit Rp 200.000, kain batik Rp 25.000, brokat Rp 200.000, tali Rp 10.000, make up Rp 160.000, foto studio Rp 250.000 dan hotel orang tua karena perjalanan jauh Rp 800.000,” ungkapnya, pada Selasa (24/5/2022) kepada Kru Magang LPM Invest.

Nadia juga menganggap biaya wisuda kali ini tidak memberatkan sama sekali, bahkan dengan diadakannya wisuda secara offline membuat ia merasa lebih semangat dan antusias.

Muhammad Ilham Sofyan salah satu wisudawan dari Fakultas Ushuluddin, mengungkapkan biaya wisuda kali ini tidak memberatkan karena mereka hanya mengeluarkan biaya kebutuhan pribadi.

“Biaya tidak ada masalah karena ini momen langka, bahkan orang tua menganggap jika wisuda diadakan secara online berjalan kurang efektif,” terangnya.

Mahasiswa sangat antusias dengan momen wisuda kali ini. Bahkan tak jarang ada beberapa mahasiswa yang membiayai wisuda ini dengan hasil kerja kerasnya. Mereka hanya mengeluarkan Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) untuk biaya alumni. Selebihnya hanya mengeluarkan biaya untuk keperluan pribadinya. Haidar&Ikfina_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembekalan PPL Prodi Ekonomi Islam Via Google Meet

    Pembekalan PPL Prodi Ekonomi Islam Via Google Meet

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 841
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Di tengah pandemi covid-19, pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan pada 22 juni-21 Agustus 2020. Sedangkan pembekalan  PPL Prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berlangsung via daring. Dengan keterbatasan ruang, hanya 100 peserta yang bisa turut andil dalam pembekalan di Google Meet. Rabu, (17/6/2020). “Semoga kesabaran mahasiswa, menyelesaikan tugas […]

  • PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

    PPKM Darurat se-Jawa dan Bali Diperpanjang, Kelompok 6 KKN MIT-DR Gelar Takbir Virtual

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 714
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Senin malam (19/7/2021) kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo menggelar acara takbir virtual via Google Meet. Takbir virtual dilakukan karena adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali hingga 25 Juli nanti. Pemerintah memberlakukan PPKM darurat sejak 3 Juli lalu dan berakhir pada 20 Juli yang bertepatan dengan Hari Raya Idul […]

  • Shihabudin; Pemuda Objek dan Penyelesai Masalah

    Shihabudin; Pemuda Objek dan Penyelesai Masalah

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 758
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Seminar Kepemudaan dengan tema “Mengoptimalkan Peran Pemuda dalam Merealisasikan Nilai-Nilai Nasionalis yang Berlandaskan Ahlus Sunnah Wal Jamaah”. Seminar diadakan di Auditoriun II Kampus 3 UIN Walisongo. Jumat, (24/3/2017). Seminar yang merupakan bagian dari serangkaian Forum Silaturahmi Mahasiswa (FORSIMA) PAI se-Jawa Tengah ini […]

  • NOVEL “3726 MDPL”

    NOVEL “3726 MDPL”

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 30.999
    • 0Komentar

    Identitas Buku Judul                : 3726 MDPL Penulis             : Nurwina Sari Penerbit           : Romancious Tanggal terbit  : 19 September 2024 Tebal               : 280 Halaman Genre               : Romance, Fiction dan Campus life Peresensi          : Dwi Rahma Novel ini mengisahkan tentang Rangga Raja, Ketua Panitia OSPEK Fakultas Kehutanan 2023, yang juga diam-diam menyibukkan dirinya dengan mengagumi Andini, adik […]

  • AKU

    AKU

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 1.682
    • 0Komentar

    Judul buku      : Aku ; Berdasarkan Perjalanan Hidup dan Karya Penyair Chairil Anwar Penulis             : Sjuman Djaya Penerbit           : PT Metafor Intermedia Indonesia Cetakan           :  ke II, 2003 Tebal               : 155 hlm Resensator       : Sahrul Amar Saksena             Sebuah kejadian mengerikan terbayang ketika membuka isi buku Aku. Tergambar peristiwa perang dunia ke-II […]

  • Menakar Masa Depan Sawit Indonesia: Mengapa Investasi SDM Tak Boleh Terlambat?

    Menakar Masa Depan Sawit Indonesia: Mengapa Investasi SDM Tak Boleh Terlambat?

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Mampukah industri kelapa sawit Indonesia mempertahankan takhtanya di pasar global masa depan? Di tengah tuntutan teknologi baru dan urgensi kelestarian lingkungan memiliki jumlah tenaga kerja yang masif saja tidak lagi cukup industri ini membutuhkan keahlian yang spesifik dan bervariasi. Industri kelapa sawit di Indonesia jelas sangat memerlukan tenaga kerja yang berkualitas tangguh untuk bisa menghadapi […]

expand_less