Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
  • visibility 585
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2019-09-25 at 23.21.58

Wakil Dekan I, Nur Fatoni menyampaikan sambutan di acara Talkshow pada Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2019 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo.

lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM).

Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan di acara Talkshow pada Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2019 di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Acara yang diselenggarakan FEBI UIN Walisongo Semarang itu bertema “Filantropi Zakat (Zakat Wakaf) Menuju Suistanable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0″.

“Selama ini kita anggap filantropi sebagai charity (kedermawanan), sekarang sudah tidak lagi. Sekarang filantropi harus dikaitkan dengan Indeks Pembangunan Manusia. Secara lokalnya filantropi dikaitkan dengan penurunan kemiskinan dimana semua itu dibutuhkan satu komando sistem. Umat Islan sebagai umat mayoritas ternyata banyak yang belum kaya, jadi dengan adanya instrumen Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) dengan filantropi untuk membangun Indeks Pembangunan Manusia,” ungkap Nur Fatoni.

Baca juga : 90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

Adapun Ahmad Daroji Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Tengah mengungkapkan, potensi zakat dan wakaf di Indonesia yang sangat besar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perekonomian negara. Hal itu dapat terwujud jika potensi zakat dan wakaf dikelola secara lebih produktif.

Ternyata ada orang yang mengatakan dari wakaf itu bisa potensi Rp 200 triliun nah itu kan dikalkulasi andaikata wakaf dengan zakat satu sama-sama bisa Rp 400 triliun lebih itu kan modal yang sangat luar biasa bagi pembangunan. Uang Rp 400 triliun itu sudah bisa memindah Jakarta ke Kalimantan untuk pindah Ibukota itu  cukup,” kata Daroji kepada kru lpminvest.com. (Hanny/Diana_[i]).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Luka yang Berbicara

    Jejak Luka yang Berbicara

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Oleh : Selvina Idha Alifiani Rumah Sakit Saga Pariwana telah menjadi rumah keduaku selama enam tahun terakhir. Di sini, aku menjalani peranku sebagai seorang bidan dengan kemampuan yang tidak biasa. Namaku Difa, usiaku baru menginjak 29 tahun. Awalnya kukira kemampuan ini adalah kutukan, namun seiring berjalannya waktu, aku mulai memahami bahwa ini adalah anugerah yang […]

  • Ajang Bergengsi Duta FEBI Warnai Acara HUT FEBI ke-8

    Ajang Bergengsi Duta FEBI Warnai Acara HUT FEBI ke-8

    • calendar_month Jum, 17 Des 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 526
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan acara peringatan hari lahir yang ke-8 dengan tajuk “FEBI Sewindu” pada Jumat, (17/12/2021). Salah satu kegiatan di dalamnya adalah pemilihan Duta FEBI yang bertujuan untuk memilih perwakilan Putra-Putri terbaik FEBI agar bisa mengenalkan FEBI di lingkungan masyarakat. Ajang ini mengusung tema “Menjadikan FEBI sebagai Garda […]

  • Shihabudin; Pemuda Objek dan Penyelesai Masalah

    Shihabudin; Pemuda Objek dan Penyelesai Masalah

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 506
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Seminar Kepemudaan dengan tema “Mengoptimalkan Peran Pemuda dalam Merealisasikan Nilai-Nilai Nasionalis yang Berlandaskan Ahlus Sunnah Wal Jamaah”. Seminar diadakan di Auditoriun II Kampus 3 UIN Walisongo. Jumat, (24/3/2017). Seminar yang merupakan bagian dari serangkaian Forum Silaturahmi Mahasiswa (FORSIMA) PAI se-Jawa Tengah ini […]

  • KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

    KKN MIT-DR Kelompok 6 Usung Webinar Stop Pernikahan Dini

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 450
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis, (15/7/2021) Kelompok 6 KKN MIT-DR UIN Walisongo Semarang tengah mengadakan webinar bertajuk “Stop Pernikahan Dini! Siapkan Generasi Muda yang Berencana.” Melalui Zoom Meeting, acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan di kalangan mahasiswa akan bahayanya pernikahan dini. Pernikahan dini merupakan pernikahan/perkawinan yang melibatkan anak-anak berusia kurang dari 18 tahun. Baik antara anak dengan sesamanya, maupun […]

  • Pelepasan Balon, Jadi Objek Potret Mahasiswa Baru

    Pelepasan Balon, Jadi Objek Potret Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 464
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Peresmian pembukaan OPAK yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof Dr. Muhibbin menuai antusias mahasiswa baru, selasa (23/8/16). Pelepasan balon dilakukan tepat setelah Rektor UIN Walisongo menabuh gong kebesaran UIN Walisongo sebanayak sembilan kali. Prof Muhibbin mengatakan dalam sambutannya pada Upacara Pembukaan OPAK bahwa sembilan kali penabuhan […]

  • Juarai Cabor Wall Climbing, Mahasiswi Ini Mengaku Hanya Coba-coba

    Juarai Cabor Wall Climbing, Mahasiswi Ini Mengaku Hanya Coba-coba

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 557
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Nia Riska Rahmawati, gadis tangguh asli Semarang berhasil menyabet gelar juara pertama lomba cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori lead pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Ketrampilan (Orsenik) 2019. Dengan perolehan poin 30 dengan durasi waktu 04.41, ia berhasil mengalahkan 17 peserta lain dari berbagai fakultas di UIN Walisongo. Meskipun menjadi juara satu, ia […]

expand_less