Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pemilwa, Debat Kandidat Jadi Tolok Ukur Pilihan Mahasiswa

Pemilwa, Debat Kandidat Jadi Tolok Ukur Pilihan Mahasiswa

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 14 Des 2017
  • visibility 334
  • comment 0 komentar
Duduk berderet, para calon ketua HMJ dan DEMA FEBI saat mengikuti debat kandidat di mushola FEBI, Rabu, (13/12/2017)

Duduk berderet, para calon ketua HMJ dan DEMA FEBI saat mengikuti debat kandidat di mushola FEBI, Rabu, (13/12/2017).

lpminvest.comUIN Walisongo Semarang bersiap merayakan pesta demokrasi Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) 2017. Diantara rangkaian acaranya adalah debat kandidat serentak pada delapan fakultas yang ada di UIN Walisongo. Adapun debat kandidat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) diadakan di Mushola FEBI. Rabu, (13/12/2017).

Acara yang dibuka oleh Khoirul Anwar selaku Wakil Dekan III FEBI itu dimulai pukul 08.00 WIB. Dua panelis pun dihadirkan dalam debat kandidat tersebut, yaitu Muhammad Fauzan, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI 2015 dan Yogi Fariza, Wakil DEMA-Universitas 2017.

Agenda tahunan tersebut diawali dengan sesi penjabaran visi dan misi para kandidat. Dilanjut sesi kedua, eksploitasi oleh panelis sekaligus tanya jawab. Sesi ketiga, tanya jawab antar kandidat. Serta yang terakhir, tanya jawab audiens kepada para kandidat.

Adapun nama-nama calon ketua (catu-red) DEMA dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) FEBI ialah Mustakfi M. Fiken dan Moh. Kurniawan (catu DEMA-F), Ikhwan Hidayat Tulloh (catu HMJ PBS S1), M. Farid Muzaka (catu  HMJ S1 Perbankan Syariah), Nana Wiri Wardana (catu HMJ Ekonomi Syariah), Fajar Mulana Fahmi (catu HMJ Akuntansi Syariah), dan Sochi Kholilul Lutfi (catu D3 Perbankan Syariah).

Lucky, perwakilan dari Komisi Pemilihan Mahasiswa dalam sambutannya mengatakan bahwa debat kandidat dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa untuk menentukan pilihannya pada Pemilwa 19 Desember 2017 mendatang.

“Debat kali ini sangat penting, khususnya bagi mahasiswa FEBI. Karena momen ini yang akan menentukan visi dan misi calon ketua DEMA maupun HMJ satu periode berikutnya. Serta menjadi tolok ukur mahasiwa FEBI untuk memilih atau menentukan calon yang layak untuk memimpin di FEBI,” ungkap mahasiswa jurusan Ekonomi Islam tersebut.

Adapun Khoirul Anwar, dalam sambutannya memberikan wejangan terkait kepemimpinan. Ia menuturkan bahwa pemimpin harus memiliki kompetensi dalam bidang akademik. Selain itu, juga harus memilki spirit dan idealisme kemahasiswaan. Serta memiliki kompetensi di bidang keagamaislaman dan kompetensi kepemimpinan. (Gozali-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    Ruchman Basori: Pemuda Indonesia Perlu Out of The Box

    • calendar_month Kam, 5 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 345
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka purnabakti Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FEBI menggelar dialog publik Mengeja Arah Bangsa dengan tajuk “Pemuda Hari Ini Wajah Bangsa Esok Hari” di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Kamis, (5/12/2019). Selain diisi oleh Akademisi UIN Walisongo, Imam Yahya, acara ini […]

  • Atasi Gagap Hitung, Mahasiswa KKN Uji Program Matematika Detik

    Atasi Gagap Hitung, Mahasiswa KKN Uji Program Matematika Detik

    • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 286
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 UIN Walisongo Semarang mengenalkan dan mengajar program matematika detik kepada siswa kelas 5 SDN 2 Gadu, Blora. Kegiatan pengenalan dan pembelajaran dilakukan di salah satu rumah siswa dengan menerapkan protokol kesehatan. Sabtu, (17/10/2020) Kegiatan ini dilakukan berturut-turut selama dua hari yaitu pada hari […]

  • Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    Miliki Tiga Tantangan Demokrasi, Alumni SPM Khawatir Masyarakat Jadi Apatis

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 269
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Inklusifitas partai politik (parpol) berdampak besar terhadap kemajuan dan kualitas demokrasi. Semakin inklusif partai politik di suatu negara maka semakin berkualitas demokarasi di negara tersebut. Hal ini dinyatakan oleh Abdul Arif, alumni Sekolah Politisi Muda dalam diskusi publik bertajuk “Peluang Politisi Muda di Pemilu 2019” di Citradream, Jl. Imam Bonjol No. 187, Semarang. […]

  • Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Usai Ujian Nasional SD, waktunya bagi saya untuk mencari sekolah baru ke jenjang pendidikan SMP. Setelah beberapa sekolah saya kunjungi, keputusan jatuh di Sekolah Negeri yang menurutku cukup bagus di daerah Bekasi. Setelah beberapa hari datanglah brosur Pondok Pesaantren dari salah satu teman saya. Akhirnya, orang tua memberikan usulan agar mondok saja. Sempat terpikir kala […]

  • Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Judul Buku                  : Hukum Warisan Dalam Islam Penulis                       : Dra. Hasniah Hasan Penerbit                      : PT. Bina Ilmu Tahun Terbit              : 1987 Cetakan           […]

  • Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Riset operator telekomunikasi mengungkap bahwa penggunaan internet meningkat selama pandemi virus corona (COVID-19) diseluruh dunia. Kondisi ini seiring dengan adanya kebijakan physical distancing atau bahkan lockdown total yang diterapkan beberapa negara. Jutaan orang dipaksa untuk bekerja, belajar dan beraktivitas dari rumah atau kita biasa mengenalnya dengan istilah Work From Home (WFH). Sehingga kebutuhan akan internet […]

expand_less