Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kalahkan Peserta Se-Indonesia, Chasan Raih Juara Kaligrafi Nasional

Kalahkan Peserta Se-Indonesia, Chasan Raih Juara Kaligrafi Nasional

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
Chasan Bisri (kanan) menerima piala seusai mengikuti lomba kaligrafi Festifal Seni Qurani UKM JQH Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Chasan Bisri (kanan) menerima piala seusai mengikuti lomba kaligrafi Festifal Seni Qurani UKM JQH Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

lpminvest.com Berbekal alat kaligrafi seadanya, Chasan Bisri berhasil menyabet juara tingkat nasional dalam lomba kaligrafi hiasan mushaf Festival Seni Qurani (FSQ). FSQ merupakan bagian dari semarak miladiyah (hari lahir) UKM Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang diselenggarakan pada Rabu, (1/11). Ia menjadi juara nasional setelah berhasil mengalahkan 50 peserta lainnya dari berbagai universitas di Indonesia.

“Dari 50 peserta itu beberapa ada yang basic-nya pernah kursus di pesantren khusus kaligrafi. Sedangkan saya bukan basic-nya dari kursus di pesantren kaligrafi. Ya yang penting saya belajar bersama guru,” jelas Chasan, mahasiswa yang tergabung dalam UKM JQH El-Febi’s.

“Lama pengerjaan kaligrafinya delapan jam, dan itu karya tangan semua. Temen-temen yang lain peralatannya lengkap, sedangkan peralatan saya kalah banyak dari mereka. Jadi, saya menanamkan dalam diri saya kalau saya pasti bisa, pasti jadi,” tambahnya ketika diwawancarai kru lpminvest.com. Sabtu, (4/11/2017).

Masalah juara atau tidaknya, mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam itu mengatakan bahwa ia tidak terlalu berharap. Ia mengikuti lomba untuk mengukur seberapa besar kemampuan yang dimilikinya.

“Yang penting, saat lomba itu saya ikhtiyar, berusaha semaksimal mungkin. Membuat kaligrafi yang bagus dan rapi.  Yakin saja, yakin dengan karya saya. Nah setelah itu, untuk menang tidaknya saya tawakal dan pasrah kepada Allah,” ucap mahasiswa yang juga murid dari kaligrafer ASEAN, Muhammad Assiry, Pengasuh Pondok Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi al-Quran (PSKQ) Kudus.

Selain berusaha, tambah Chasan, inti kesuksesan lomba juga terletak pada doa kedua orang tua dan guru. Ia selalu meminta doa restu kedua orang tuanya sebelum lomba demi kelancaran dan kesuksesannya.

Beberapa lomba yang pernah ditorehkannya ketika masih duduk di bangku sekolah diantaranya,  Juara 1 Kaligrafi Naskah Tingkat Kecamatan Sumber dalam PORSENI 2011, Juara 1 Kaligrafi Naskah Tingkat Kabupaten Cirebon dalam PORSENI 2012, Juara 1 Kaligrafi Mushaf Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam PORSENI 2012, serta Juara 3 Kaligrafi Kontemporer Tingkat Nasional dalam AKSIOMA 2013.

Sedangkan ketika kuliah, sebelum menjadi juara nasional, ia pernah Juara 1 Kaligrafi Tingkat Mahasiswa UIN Walisongo pada 2015, dan Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Tingkat Jawa Tengah dan Yogyakarta di STAIN Pekalongan tahun 2017.

Harapan Chasan terkait potensinya, ia ingin mendalami kaligrafi di pesantren kaligrafi. Selain itu ia juga berharap kaligrafi bisa lebih menyebar di Indonesia. “Saya berharap Indonesia bisa jadi pusat peradaban kaligrafi, yang sekarang masih dipegang Turki,” pungkasnya. (Amimah-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aurum

    Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

  • Suara Dalam Diam

    Suara Dalam Diam

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Oleh : Khoirunnisa Nasution Di sudut kota yang bising dan tua, Teriak lidah-lidah tak bersuara. Opini bak angin berlari, Tapi siapa peduli? Siapa mendengar? Dalam baris-baris sunyi yang tertulis, Jiwa-jiwa berbicara, tapi tak tertangkap. Dari hati-hati yang sempat retak, Tumbuh harapan walau nampak rapuh. Wahai zaman, berhentilah sejenak, Dengar suara kecil yang berteriak. Opini bukan […]

  • Ajak Pemuda Hargai Perbedaan Lewat Camp Kebangsaan

    Ajak Pemuda Hargai Perbedaan Lewat Camp Kebangsaan

    • calendar_month Sen, 5 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 191
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Guna memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 50-nya, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wedi, Klaten, Jawa Tengah menyelenggarakan acara Camp Kebangsaan Pemuda Lintas Iman, bertajuk “Kita Bersaudara”. Camp tersebut diselenggarakan pada 3-4 November 2018, bertempat di Dodiklatpur Kodam IV Diponegoro, Glodogan, Klaten Selatan, Kabupaten Klaten. Camp yang diikuti sekitar 280 pemuda itu bertujuan untuk mengajak […]

  • PERAN SANTRI DI TENGAH PANDEMI

    PERAN SANTRI DI TENGAH PANDEMI

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Tepat 22 Oktober 2015 Presiden Joko Widodo telah menetapkan Hari Santri Nasional (HSN) yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta. Maksud dari Penetapan Hari Santri Nasional ini adalah untuk mengenang dan meneladani semangat jihad para santri yang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Hal ini merujuk pada sejarah resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 […]

  • Apakah Selamanya Minol Dilarang?

    Apakah Selamanya Minol Dilarang?

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Lpminvest.com-  Baru-baru ini, muncul Rancangan Undang-undang dilarangnya Minuman Beralkohol (Minol-red) di Indonesia. BAGIAN UMUM ALINEA 4 penjelasan RUU tersemat: “Minuman beralkohol selain bertentangan dengan norma agama dan jiwa bangsa yang religious, juga telah terbukti menelan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit”. RUU ini dirasa kurang memihak kepada produsen Minol tradisional asli buatan nusantara. Peraturan Menteri Perdagangan Nomer […]

  • Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 237
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”. Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang […]

expand_less