Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Mahasiswa Tuntut Ganjar Selesaikan Konflik di Urut Sewu

Mahasiswa Tuntut Ganjar Selesaikan Konflik di Urut Sewu

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
  • visibility 354
  • comment 0 komentar

Lpminvest’com- Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menuntut Gubernur Jawa Tengah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Urut Sewu Kabupaten Kebumen. Kamis, (16/9).

Konflik sengketa tanah (Agraria) Urut Sewu Kebumen Jawa Tengah, masih belum terselesaikan hingga saat ini. Tindakan kekerasan yang dilakukan aparat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) terhadap petani Urut Sewu menjadi persoalan mahasiswa.

“Tindakan yang dilakukan TNI-AD terhadap para petani sudah melanggar Undang-undang no 34 tahun 2004 tentang fungsi dan wewenang TNI.” Ujar Bima Sakti selaku Koordinasi Lapangan dalam aksi tersebut.

Lima tuntutan mahasiswa PMII terhadap Gubernur Jawa Tengah Diantaranya: 1. Tegakan Undang-undang no 34 tahun 2004 tentang fungsi dan wewenang TNI. 2. Tuntut Kodim IV Dipnegoro untuk meminta maaf kepada petani yang menjadi korban atas tindakan represifitas aparat. 3. Gubernur Jawa Tengah untuk melindungi Urut Sewu dari tindakan kekerasan yang dilakukan Kodim IV Diponesoro (TNI-AD). 4. Selesaikan konflik Petani dan TNI di Urut Sewu Kebumen. 5. Adili aparat TNI yan bertinfak sewenang-wenang terhadap petani di Urut Sewu.

Agus selaku Sekretariat Daerah (SETDA) mengatakan bahwa, mereka sudah menyiapkan tim Indevenden untuk mengatasi konflik yang terjadi di Urut Sewu. “Sudah dibentuk tim tujuh orang dari independen. Anggota tim dari UGM, sekolah tinggi pertanahan, BPN, dan BPN Kebumen yang sudah ahli.” Ungkap Agus saat menemui masa di depan gedung Gubernur JA-TENG.

Aksi yan bertempatkan di depan Kantor ubernur Jawa Tengah berlangsung aman. Lima tuntutan yang diberikan mahasiswa yang tergabung dalam PMII yang harus dijalankan Gubernur JA-TENG dan Juga Kodam IV Diponegoro, agar tindakan kekerasan yang dilakukkan aparat tidak terulang lagi.

“Kami menuntut Ganjar Pranow untuk menyelesaikan konflik tyang ada di Urut Sewu dalam Orasinya”. Pungkas Bima. (Tatang. lpm_invest)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1,2 Juta Pekerja Dirumahkan; Program Kartu Prakerja Jadi Solutif

    1,2 Juta Pekerja Dirumahkan; Program Kartu Prakerja Jadi Solutif

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Social distancing adalah langkah jitu yang harus ditempuh, dengan catatan bahwa semua pihak harus terlibat dalam pemberian subsidi kebutuhan primer masyarakat, terkhusus untuk perantau. Contoh bentuk tanggung jawab lembaga yang bisa kita rasakan di lingkup UIN Walisongo Semarang yaitu masing-masing fakultas mendata mahasiswa yang masih berada di lingkup Ngaliyan Semarang serta diberikan subsidi. Bukan hanya […]

  • Sepucu Surat Untuk IAIN Walisongo Semarang

    Sepucu Surat Untuk IAIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Kampus merupakan tempat yang sudah tak asing lagi dewasa ini, di mana kita melanjutkan pendidikan setelah kita menempuh perjalanan selama 12 tahun di bangku sekolah. Seakan kita membuka lembaran baru, disini kita mulai mengenal dunia pendidikan yang sesungguhnya, kita melihat cakrawala dunia yang cukup luas, dan kita genggam niat dengan erat demi mencapai kesusksesan. Salah […]

  • Beauty Privilege

    Beauty Privilege

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun […]

  • Situs Keramat Sendang Kauripan

    Situs Keramat Sendang Kauripan

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 580
    • 0Komentar

    S e m a r a n g– Hutan lindung Perum Perhutani KPH (Kesa-tuan Pengelolaan Hutan)  Kendal yang bertempat di Desa Gondorio, Kelurahan Wates Ngaliyan Semarang Barat ternyata menyimpan situs sumber mata air yang dikeramatkan warga sekitar. Ialah Sendang Kauripan yang berada di tengah-tengah hutan lindung seluas empat setengah hektar tersebut.  Berbeda dengan sumber mata […]

  • National Essay Competition (NEC) 2019 Lembaga Pers Mahasiswa Invest

    National Essay Competition (NEC) 2019 Lembaga Pers Mahasiswa Invest

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Hidup mahasiswa! Dunia kini tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan semakin pesatnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya. Tidak terkecuali Indonesia, teknologi kian canggih dan digandrungi kaum milenial. Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi, justru semakin banyak yang […]

  • Gelar Festival Sastra, Berikut Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Puisi LPM Invest 2024

    Gelar Festival Sastra, Berikut Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Puisi LPM Invest 2024

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest telah menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi dalam rangka Festival Sastra 2024 LPM Invest. Pada Festival Sastra kali ini mengambil tema “Merayakan Keindahan Bahasa Dalam Karya Sastra”. Setelah dibukanya pendaftaran gelombang 1 pada tanggal 24 April-08 Mei 2024 dan pendaftaran gelombang 2 pada tanggal 09-24 Mei 2024. Hingga memasuki tahap pengumpulan karya, […]

expand_less