Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
  • visibility 742
  • comment 0 komentar

Hasil rekapitulasi Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pendapatan perkapita rakyat Indonesia telah mencapai rata-rata 4.000 dolar AS per tahun. Sementara hasil survei Bank Pembangunan Asia cukup mencengangkan dengan mengungkapkan bahwa gap tingkat kesejahteraan antara orang kaya dan miskin di negeri ini semakin kentara.

Hal ini ditunjukan dengan catatan Bank Pembangunan Asia yang menyatakan bahwa jumlah orang terkaya di Indonesia sebanyak 20 persen memiliki harta 48 persen harta di negeri ini. Namun ironisnya 40 persen orang miskin di negeri ini hanya memiliki 16 persen.

BPS juga memberikan data profil kemiskinan di Indonesia yang membuktikan bahwa sebagian besar penduduk miskin terpusat di daerah pedesaan, yaitu sebesar 64,23 persen dari 28,55 juta jumlah orang miskin di Indonesia. Ini artinya bahwa mayoritas rakyat Indonesia ekonominya berada dikelas bawah atau miskin, karena dari 237,6 juta warga negara Indonesia mayoritas hidup dipedesaan.

Untuk memecahkan permasalahan itu pemerintah mengirimkan angkatan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke beberapa negara asing untuk bekerja baik disektor formal maupun informal. Tidak sampai disitu, melihat jumlah penduduk Indonesia yang semakin meningkat sementara lapangan pekerjaan tidak memadai.

Sehingga Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar memproyeksikan tahun 2013 angkatan kerja di Indonesia mencapai 121,43 juta jiwa.Meskipun tidak mencapai target karena sampai akhir 2013 Menakertrans memberangkatkan angkatan tenaga kerja Indonesia 512.168 jiwa.

Sungguh fakta yang sangat menyedihkan ditengah negaranya yang kaya sumber daya alam tetapi ribuan rakyat Indonesia justru harus menjadi budak bagi negara lain. Belum lagi banyak angkatan TKI yang mendapat perlakuan kasar, pelecehan seksual sampai pada pembunuhan.

Pada akhirnya pemerataan kesejahteraan ekonomi menjadi harga mati untuk digalakkan pemerintah. Agar apa yang dicita-citakan pada UUD 1945 pasal 33 tentang perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial tercapai. Kenyataan ini juga seharusnya menjadi bahan renungan dan program kerja bagi para capres-cawapres tahun 2014 sekarang ini. Agar masyarakat tidak hanya berbondong-bondong memilih pemimpin tetapi mereka juga ikut merasakan kerja nyata untuk kesejahteraan hidup.

Meneladani Kebijakan Ekonomi Muhammad

Sosok Muhammad dalam daftar orang-orang yang berpengaruh di dunia menduduki peringkat pertama. Banyak hal yang mendasari ini diantaranya kebijakan-kebijakan Muhammad baik disektor politik, ekonomi dan hubungan sosial  berpengaruh pada manusia secara massiv. Meskipun pada zamannya kebijakan Muhammad dianggap frontal dan menyalahi norma-norma sosial yang ada saat itu.

Tetapi satu hal yang perlu dicatat bahwa jazirah Arab kini menjadi salah satu negara yang masyarakatnya sejahtera, dari yang dulunya terpuruk dan angka kemiskinannya tinggi. Salah satu kebijakan beliau yang cukup mengejutkan masyarakat pada waktu itu adalah memecahkan konsentrai ekonomi yang ada di Quraisy.

Sebagai seorang pemimpin Quraisy pada waktu itu Muhammad merasa resah ketika melihat masyarakat di pinggiran jazirah Arab berada digaris kemiskinan yang sangat parah. Banyak orang meregang nyawa gara-gara busung lapar. Hasil pertanian yang ada dipinggiran Arab dieksploitasi seluruhnya ke Quraisy. Akibatnya para petani dan masyarakat di daerah pinggiran Arab miskin di tengah daerahnya yang merupakan sumber pertanian.

Melihat kondisi seperti ini Muhammad mengambi langkah tegas dengan memindahkan pusat monumen ritual keagamaan ke Baitul Maqdis(Yerusalem). Menurut riwayat yang falid bahwa Kakbah selain sebagai tempat menghadap orang beribadah, di sana juga menjadi pusat perekonomian orang Arab pada saat itu.

Sehingga disekelilingnya merupakan lahan basah untuk para sodagar-sodagar menjajakkan dagangannya yang dibeli murah dari daerah pinggiran Arab. Akibatnya Quraisy menjadi semacam monopoli ekonomi yang kuasai oleh aristokrat-aristokrat rakus.

Langkah Muhammad ternyata tidak sia-sia meski perpindahan pusat perekonomian  hanya berlangsung cukup singkat yakni 17 bulan tetapi imbasnya sangat terasa sampai sekarang ini. Ekonomi masyarakat Arab kini tidak lagi sentralistik di Quraisy tetapi menyebar ke semenanjung Arab. (Firdaus/[j]).

* Penulis adalah Firdaus, Direktur eLSA Justisia Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo Semarang

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu

    Ibu

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Oleh: Reza Adnan Sofa Dimasa kau dilahirkan, Mereka kegirangan, heran, Menerang setiap jimpit ruang yang kita jejaki, Dengan melihat lalu menghargai, Orang-orang seakan berlari terburu-buru ke arah yang sama, Arah yang ternyata tidak ada yang tahu itu di mana, Yang pada akhirnya tersimpulkan, Saling menginjak, dan tidak menghiraukan, Ibu pernah bilang nadinya sekuat baja, Sayang […]

  • Kepala Staf Kepresidenan RI Harapkan Mahasiswa Peka terhadap Persoalan Indonesia

    Kepala Staf Kepresidenan RI Harapkan Mahasiswa Peka terhadap Persoalan Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 844
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Moeldoko secara resmi membuka acara Musyawarah Nasional (munas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) senusantara di Aula Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan. Selasa, (12/03/2019). Dalam pertemuan tersebut, Fajar berharap agar generasi muda khususnya mahasiswa mampu membawa Indonesia lebih maju. “Melalui pertemuan semacam ini, saya berharap generasi muda mahasiswa senusantara bisa memajukan bangsa dan […]

  • Menjaga Akademik di Tengah Organisasi, Aji Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    Menjaga Akademik di Tengah Organisasi, Aji Raih Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (07/02/2026) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan wisuda Sarjana (S1) ke-99, Magister (S2) ke-66, Doktor (S3) ke-41. Bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, periode ini meluluskan 15 wisudawan terbaik dari 8 fakultas termasuk progam pascasarjana (S3) Mukhammad Aji Ikhwanul Yunus, mahasiswa asal Jepara yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dari […]

  • Gelar Festival Sastra, Berikut Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Puisi LPM Invest 2024

    Gelar Festival Sastra, Berikut Pengumuman Pemenang Lomba Cipta Puisi LPM Invest 2024

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest telah menyelenggarakan Lomba Cipta Puisi dalam rangka Festival Sastra 2024 LPM Invest. Pada Festival Sastra kali ini mengambil tema “Merayakan Keindahan Bahasa Dalam Karya Sastra”. Setelah dibukanya pendaftaran gelombang 1 pada tanggal 24 April-08 Mei 2024 dan pendaftaran gelombang 2 pada tanggal 09-24 Mei 2024. Hingga memasuki tahap pengumpulan karya, […]

  • UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 772
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UIN Walisongo gelar wisuda dengan meluluskan 609 orang yang terdiri dari 4 doktor, 25 orang magister (S2), dan sebanyak 580 Sarjana pada Selasa (8/11/2022). Wisuda dengan gelaran Sidang Senat Terbuka itu bertempat di Kampus 3 Auditorium 2 UIN Walisongo secara luring. Acara besar tersebut menjadi acara wisuda terakhir kalinya di tahun 2022 ini. Pembukaan […]

  • Mengaku Ingin Murtad,  Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    Mengaku Ingin Murtad, Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tidak ada kesempatan bertatap muka, antusias mahasiswa baru (maba) tetap terjaga sampai hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Hal ini bisa disaksikan di kanal youtube DEMA UIN Walisongo maupun DEMA Fakultas masing-masing. Rabu, (9/9/2020). Tidak ada tata tertib perihal keaslian akun yang harus digunakan dalam mengikuti PBAK. “Terkait keharusan tidak ada, karena […]

expand_less