Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Ekonomi Islamnya Indonesia*

Ekonomi Islamnya Indonesia*

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 792
  • comment 0 komentar

Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia.

Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku universal dan terlepas dari sistem nilai agama ataupun ideologi apapun. Secara umum pemikiran ekonom muslim tersebut saya sepaham dengan apa yang mereka tawarkan, meski dalam beberapa hal mungkin kita harus mengaskan perlu ada penekanan etika yang islami dalam sebuah perilaku ekonomi.

Tidak hanya Islam yang mempunyai sifat universal, ekonomi Islam hemat penulis mempunyai universalitas sesuai dengan misi Islam rahmatan lil alamin untuk menjadi agama yang memberikan rahmat bagi seluruh umat manusia, tidak hanya berlaku untuk orang muslim saja. Hal ini menyambut apa yang disampaikan Monzer Kahf bahwa ekonomi Islam dapat digunakan oleh semua kalangan termasuk non muslim, dia juga berpendapat bahwa ekonomi Islam tidaklah harus dilabelkan dalam sebuah nama, semisal dengan ‘Islam’.

Sesuai dengan pendapatnya sebenarnya kita sebagai umat Islam agar tidak terjebak pada simbolistik terhadap sesuatu, namun kita dituntut untuk memahami ‘Islam’ dalam artian yang luas dan mendalam. Kahf juga berpendapat bahwa identitas ekonomi Islam, tidaklah harus selalu disebutkan dengan akhiran “Islam”, menurutnya cukup dengan kata-kata ekonomi saja. Ia beralasan bahwa itu tidak diperlukan oleh agama kita dan begitu juga para sarjana muslim, namun hal ini dengan catatan bahwa jika dalam hal ini kita bisa memimpin baik secara kultural maupun yang lainnya.

Gerakan ekonomi Islam yang begitu masif beriringan dengan gerakan fundamentalis Islam, meski kita kemudian menjustifikasi bahwa itu sebuah yang negatif. Kritik akan gerakan tersebut seperti apa yang dikemukakan Timur Kuran seorang ekonom muslim dari Turki, ia mengatakan bahwa labelisasi termasuk dalam ekonomi tumbuh beriringan dengan kebangkitan fundamentalisme Islam yang tumbuh subur.

Kalau kita melihat fenomena di masyarakat Indonesia terkait dengan perkembangan ekonomi Islam, hemat saya kita sebagai umat Islam jangan sampai kita terjebak pada labelisasi dan favoritisme semata.Yakni karena Islam sebagai mayoritas penduduk di negara kita kemudian dengan spirit Islam kita berusaha untuk melegalkan ekonomi Islam sebagai sebuat sistem yang dipakai.Akan lebih bijak saya kira kalau subtansi dari nilai etika yang dilakukan oleh ekonom sesuai dengan spirit Islam yang memang rahmat untuk semua.

*Oleh: Ubbadul Adzkiya’_Mahasiswa Minat Ekonomi Islam, Agama Lintas Budaya SPS Universitas Gajah Mada.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiah Gede Jadi Daya Tarik Peserta FEBI Championship

    Hadiah Gede Jadi Daya Tarik Peserta FEBI Championship

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 883
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari Terakhir FEBI Championship pada Jumat (12/05/2023) puncaknya dilaksanakan final futsal. Final kali ini mempertandingkan tim dari SMA Negeri 11 Semarang versus SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Selain itu, terdapat final battle supporter yang dimeriahkan oleh empat sekolah tepilih sejak awal dimulainya event. Rofiki selaku ketua panitia FEBI Championship menjelaskan tujuan dari dilaksanakannya event ini […]

  • PBAK 2023; Sambut 4.681 MABA UIN Walisongo Semarang

    PBAK 2023; Sambut 4.681 MABA UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada Jumat, (04/08/2023) bertempat di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Acara PBAK UIN Walisongo Semarang kali ini, akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 4-6 Agustus 2023 kedepan. Pada PBAK tahun ini mengangkat tema “Peduli Lingkungan Untuk Kemanusiaan”. Menurut […]

  • PBAK Telah Usai, Rektor Ingin Mahasiswa Paham Kampusnya

    PBAK Telah Usai, Rektor Ingin Mahasiswa Paham Kampusnya

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 887
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis,  (10/9/2020) memasuki hari terakhir PBAK 2020 Online UIN Walisongo Semarang, Mahasiswa baru disuguhkan beberapa pertunjukan ekspo ukm universitas yang mana diakhiri closing ceremony. Melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo Semarang  Ahmad Izzuddin Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) melaporkan presentasi mahasiswa baru (maba) yang andil dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). […]

  • UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

    UIN Walisongo Masih Selenggarakan Pemilwa 2018 dengan Sistem Lama

    • calendar_month Kam, 20 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 735
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Nomor 4961 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan pada Perguruan Tinggi Agama Islam, dalam melalukan pemilihan umum mahasiswa (Pemilwa) dilakukan dengan sistem musyawarah mahasiswa (Musma-red). Namun di Pemilwa 2018 ini, UIN Walisongo Semarang belum menerapkan sistem tersebut dan masih menggunakan sistem pemungutan suara. Kamis, (20/12/2018). “Pembahasan […]

  • DAFTAR 10 ESAI TERBAIK NATIONAL ESSAY COMPETITION (NEC) 2019 LPM INVEST

    DAFTAR 10 ESAI TERBAIK NATIONAL ESSAY COMPETITION (NEC) 2019 LPM INVEST

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.439
    • 0Komentar

    Hidup Mahasiswa! Dari 69 peserta yang mendaftar National Essay Competition (NEC) 2019 bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”, telah dilakukan seleksi administrasi dan karya pada 21-27 April 2019 guna menentukan 10 esai terbaik yang lolos ke tahap “PRESENTASI”. Berikut 10 esai tersebut: NO NAMA PERGURUAN TINGGI JUDUL ESAI 1 Abdul Latif UNIVERSITAS […]

  • Peluk Lara dalam Asa

    Peluk Lara dalam Asa

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Peluk Lara dalam Asa Oleh : Ummi Zahrotun N Kaki yang hampir tak kuat berpijak Telinga yang hampir saja tuli Lisan yang hampir saja membisu Raga yang hampir saja goyah Hati yang hampir saja mati Angan-angan yang hampir saja musnah Perjalanan berkelana ini sungguh melelahkan, Tuhan Kelana ini hanya dipenuhi dengan ketidakmungkinan Kelana ini hanya […]

expand_less