Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Ekonomi Islamnya Indonesia*

Ekonomi Islamnya Indonesia*

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia.

Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku universal dan terlepas dari sistem nilai agama ataupun ideologi apapun. Secara umum pemikiran ekonom muslim tersebut saya sepaham dengan apa yang mereka tawarkan, meski dalam beberapa hal mungkin kita harus mengaskan perlu ada penekanan etika yang islami dalam sebuah perilaku ekonomi.

Tidak hanya Islam yang mempunyai sifat universal, ekonomi Islam hemat penulis mempunyai universalitas sesuai dengan misi Islam rahmatan lil alamin untuk menjadi agama yang memberikan rahmat bagi seluruh umat manusia, tidak hanya berlaku untuk orang muslim saja. Hal ini menyambut apa yang disampaikan Monzer Kahf bahwa ekonomi Islam dapat digunakan oleh semua kalangan termasuk non muslim, dia juga berpendapat bahwa ekonomi Islam tidaklah harus dilabelkan dalam sebuah nama, semisal dengan ‘Islam’.

Sesuai dengan pendapatnya sebenarnya kita sebagai umat Islam agar tidak terjebak pada simbolistik terhadap sesuatu, namun kita dituntut untuk memahami ‘Islam’ dalam artian yang luas dan mendalam. Kahf juga berpendapat bahwa identitas ekonomi Islam, tidaklah harus selalu disebutkan dengan akhiran “Islam”, menurutnya cukup dengan kata-kata ekonomi saja. Ia beralasan bahwa itu tidak diperlukan oleh agama kita dan begitu juga para sarjana muslim, namun hal ini dengan catatan bahwa jika dalam hal ini kita bisa memimpin baik secara kultural maupun yang lainnya.

Gerakan ekonomi Islam yang begitu masif beriringan dengan gerakan fundamentalis Islam, meski kita kemudian menjustifikasi bahwa itu sebuah yang negatif. Kritik akan gerakan tersebut seperti apa yang dikemukakan Timur Kuran seorang ekonom muslim dari Turki, ia mengatakan bahwa labelisasi termasuk dalam ekonomi tumbuh beriringan dengan kebangkitan fundamentalisme Islam yang tumbuh subur.

Kalau kita melihat fenomena di masyarakat Indonesia terkait dengan perkembangan ekonomi Islam, hemat saya kita sebagai umat Islam jangan sampai kita terjebak pada labelisasi dan favoritisme semata.Yakni karena Islam sebagai mayoritas penduduk di negara kita kemudian dengan spirit Islam kita berusaha untuk melegalkan ekonomi Islam sebagai sebuat sistem yang dipakai.Akan lebih bijak saya kira kalau subtansi dari nilai etika yang dilakukan oleh ekonom sesuai dengan spirit Islam yang memang rahmat untuk semua.

*Oleh: Ubbadul Adzkiya’_Mahasiswa Minat Ekonomi Islam, Agama Lintas Budaya SPS Universitas Gajah Mada.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

    Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    Tujuh Agustus adalah hari jadi Kabupaten Pati yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 2 Tahun 1994. Sebuah kabupaten dengan jargon Kridane Panembah Gebyaring Bumi ini memiliki makna bahwa dengan bekerja keras dan penuh doa kita gali bumi (Pati) untuk meningkatkan kesejahteraan lahiriah dan batiniah. Tentu saja dapat ditemukan berbagai profesi ketika mendatangi Kabupaten […]

  • Kelompok 93 KKN RdR Ciptakan Mars untuk TPQ Miftahul Huda sebagai Cenderamata

    Kelompok 93 KKN RdR Ciptakan Mars untuk TPQ Miftahul Huda sebagai Cenderamata

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 205
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Selasa (3/11/20) Kelompok 93 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo mengajar di Taman Pendidikan Alquran (TPQ). Hal tersebut dalam rangka program kerja kelompok sebagai bentuk pengabdian di bidang pendidikan dan dakwah. Pengabdian ini dilaksanakan di TPQ NU 27 Miftahul Huda yang berlokasi di Dusun Welang, Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, […]

  • Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 163
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang membuka jurusan baru. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ali Murtadho, Wakil Dekan I FEBI saat ditemui kru lpminvest.com. Rabu, (17/7/2018). “Atas dasar berubahnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN, kami merasa perlu mengupayakan pengajuan permohonan adanya jurusan baru. Jurusan […]

  • Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 217
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kordinator aksi dari Aliansi Semarang Raya Cornelius Gea ancam pemerintah daerah akan membawa massa aksi lima kali lipat jika tidak penuhi hasil kesepakatan unjuk rasa hari ini di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Selasa (24/09/2019). “Kalau sampai nanti dilantiknya presiden bulan depan aspirasi-aspirasi rakyat tidak dipenuhi, maka kami berkomitmen akan membawa masa […]

  • Seminar Nasional Harlah Ke-13 Forshei, Bentuk Atensi Percepatan Digitalisasi UMKM Indonesia

    Seminar Nasional Harlah Ke-13 Forshei, Bentuk Atensi Percepatan Digitalisasi UMKM Indonesia

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Rabu, (16/6/2021) Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (Forshei) UIN Walisongo Semarang merayakan hari lahirnya (harlah) yang ke-13. Diadakan dari tanggal 14-16 Juni 2021, pada hari inilah puncaknya. Puncak kegiatan yang diselenggarakan adalah seminar nasional dengan tajuk “Percepatan Digitalisasi UMKM sebagai Ikhtiar Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi.” Hal tersebut merupakan bagian dari pengabdian Forshei kepada masyarakat […]

  • LPM Invest Membekali Kru Magang Melalui Workshop   

    LPM Invest Membekali Kru Magang Melalui Workshop  

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 171
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Semilir angin di Gedong Songo terasa sejuk menyambut kedatangan panitia beserta Kru Magang Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang, kedatangan jurnalis kampus ini dalam rangka melaksanakan workshop lapangan. Sabtu, (15/10). Workshop lapangan akan berlangsung dua hari, Sabtu sampai Minggu, (15-16/10). Workshop lapangan ini merupakan tindak lanjutan […]

expand_less