Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Ekonomi Islamnya Indonesia*

Ekonomi Islamnya Indonesia*

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 320
  • comment 0 komentar

Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia.

Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku universal dan terlepas dari sistem nilai agama ataupun ideologi apapun. Secara umum pemikiran ekonom muslim tersebut saya sepaham dengan apa yang mereka tawarkan, meski dalam beberapa hal mungkin kita harus mengaskan perlu ada penekanan etika yang islami dalam sebuah perilaku ekonomi.

Tidak hanya Islam yang mempunyai sifat universal, ekonomi Islam hemat penulis mempunyai universalitas sesuai dengan misi Islam rahmatan lil alamin untuk menjadi agama yang memberikan rahmat bagi seluruh umat manusia, tidak hanya berlaku untuk orang muslim saja. Hal ini menyambut apa yang disampaikan Monzer Kahf bahwa ekonomi Islam dapat digunakan oleh semua kalangan termasuk non muslim, dia juga berpendapat bahwa ekonomi Islam tidaklah harus dilabelkan dalam sebuah nama, semisal dengan ‘Islam’.

Sesuai dengan pendapatnya sebenarnya kita sebagai umat Islam agar tidak terjebak pada simbolistik terhadap sesuatu, namun kita dituntut untuk memahami ‘Islam’ dalam artian yang luas dan mendalam. Kahf juga berpendapat bahwa identitas ekonomi Islam, tidaklah harus selalu disebutkan dengan akhiran “Islam”, menurutnya cukup dengan kata-kata ekonomi saja. Ia beralasan bahwa itu tidak diperlukan oleh agama kita dan begitu juga para sarjana muslim, namun hal ini dengan catatan bahwa jika dalam hal ini kita bisa memimpin baik secara kultural maupun yang lainnya.

Gerakan ekonomi Islam yang begitu masif beriringan dengan gerakan fundamentalis Islam, meski kita kemudian menjustifikasi bahwa itu sebuah yang negatif. Kritik akan gerakan tersebut seperti apa yang dikemukakan Timur Kuran seorang ekonom muslim dari Turki, ia mengatakan bahwa labelisasi termasuk dalam ekonomi tumbuh beriringan dengan kebangkitan fundamentalisme Islam yang tumbuh subur.

Kalau kita melihat fenomena di masyarakat Indonesia terkait dengan perkembangan ekonomi Islam, hemat saya kita sebagai umat Islam jangan sampai kita terjebak pada labelisasi dan favoritisme semata.Yakni karena Islam sebagai mayoritas penduduk di negara kita kemudian dengan spirit Islam kita berusaha untuk melegalkan ekonomi Islam sebagai sebuat sistem yang dipakai.Akan lebih bijak saya kira kalau subtansi dari nilai etika yang dilakukan oleh ekonom sesuai dengan spirit Islam yang memang rahmat untuk semua.

*Oleh: Ubbadul Adzkiya’_Mahasiswa Minat Ekonomi Islam, Agama Lintas Budaya SPS Universitas Gajah Mada.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    Berlaku Adil Melalui Ilmu Waris

    • calendar_month Jum, 4 Mar 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Judul Buku                  : Hukum Warisan Dalam Islam Penulis                       : Dra. Hasniah Hasan Penerbit                      : PT. Bina Ilmu Tahun Terbit              : 1987 Cetakan           […]

  • UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 3.087
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Project Implementing Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang adakan Seminar hasil penelitian diluar negeri. Rabu, (22/10). Seminar yang diadakan di Hotel Patra Jasa ini dihadiri oleh doktor dari berbagai universitas di Semarang. Selain itu dosen dan mahasiswa UIN Walisongo juga turut mengikuti acara tersebut. Kampus yang telah konversi menjadi UIN ini, pasalnya mengadakan acara Doctoral […]

  • Jumlah Mahasiswa Baru FEBI 2019 Naik, Ini Rinciannya

    Jumlah Mahasiswa Baru FEBI 2019 Naik, Ini Rinciannya

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 389
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Berdasarkan data dari Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, jumlah mahasiswa baru (maba-red) yang diterima di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) tahun 2019 sebanyak 570 mahasiswa. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitu 514 mahasiswa baru. Berikut rekap jumlah maba 2019 berdasarkan jurusan dan jenis kelamin. No Jurusan Jumlah […]

  • FEIS Kembali Digelar FEBI UIN Walisongo

    FEIS Kembali Digelar FEBI UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 275
    • 0Komentar

    lpminvest – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo kembali mengadakan Festival Ekonomi Islam (FEIs). Acara yang kedua kalinya diadakan ini bertema “Filantropi Islam (Zakat & Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development  di Era Revolusi Industri 4.0″. Serangkaian FEIs 2019 diantaranya National Competition Islamic Accounting, Islamic Economic, Sharia Banking yang berlangsung di Auditorium I lantai […]

  • Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Entah mengapa kalau mendengar kata ‘rantau’ pikiran saya langsung tertuju pada ‘rindu’. Waktu kecil, yang saya pahami tentang merantau adalah para pekerja yang meninggalkan anak istrinya di desa untuk bekerja ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Ya sama persis yang dilakukan ayah saya dulu, dia pergi ke Jakarta meninggalkan kami yang ratusan mil […]

  • Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 408
    • 0Komentar

    “Selamat hari valentine” semoga kasih sayang senantiasa menyertaimu selalu tanpa terhalang pemberian harapan palsu. Kalau kalian lahir era 90-an pasti pernah lihat musim-musim cokelat, boneka dan setangkai bunga yang diberi cuma-cuma untuk pujaan hati di bangku sekolah menengah pertama, anggap cinta monyetlah. Sabar ya kalau kamu hanya sanggup melihat tanpa merasakan sensasi makan cokelat dari […]

expand_less