Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Ayahku Sang Patriot

Ayahku Sang Patriot

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
  • visibility 1.051
  • comment 0 komentar

Identitas Buku

Judul Buku                    : Sebelas Patriot

Penulis                         : Andrea Hirata

Penerbit                       : PT. Bentang Pustaka

Tahun Penerbit              : 2011

Ukuran Dimensi Buku     : 20,5

Tebal Buku                   : xii + 112 hlm

Jumlah Bab                  : 14 Bab

Harga Buku                  : Rp. 20.000,00

Perensensi                    : Ade Fitrianingsih

Andrea Hirata, novelis Indonesia yang sangat fenomenal, menghadirkan SEBELAS PATRIOT sebagai novel ketujuhnya. Sebelas Patriot adalah kisah yang menggetarkan dan sangat inspiratif tentang cinta seorang anak dan pengorbanan seorang ayah, makna menjadi orang Indonesia, dan kegigihan dalam menggapai mimpi-mimpi. Dan Andrea Hirata mengajak seluruh rakyat Indonesia pecinta PSSI untuk menyebut diri mereka sebagai Patriot PSSI.

Untuk mendapatkan seluruh inspirasi, novel ini dilengkapi dengan sebuah CD berisi 3 lagu karya Andrea Hirata yang berjudul “PSSI Aku Datang”, “Sebelas Patriot”, dan Sorak Indonesia” untuk rakyat Indonesia. Lagu itu untuk rakyat yang di desain untuk dinyanyikan bersama-sama. Lagu tentang semangat, lagu untuk para seporter, demi meletupkan gelora cinta pada Indonesia, demi mendukung PSSI dan olahraga Indonesia saat bertarung.

Cerita berawal dari masa kecil ikal, yang tak lain adalah Andrea Hirata itu sendiri. Ketika di pulau Belitung yang kaya akan tambang timah. Ikal menaruh kecurigaan pada ayahnya, yang tidak banyak bicara. Pandangan itu hilang saat dia menemukan sebuah foto tua yang di temukan ikal di rumahnya. Foto yang kemudian ia ketahui adalah foto ayahnya. Dalam foto tersebut tampak seorang pria muda dengan seragam pemain sepak bola sambil memegang piala. Anehnya sang ayah dalam foto tersebut tidak menampilkan wajah yang bahagia, tidak tersenyum. Setelah bertanya dan mendengar cerita dari seorang kawan lama sang ayah., tahulah ikal bahwa ayahnya dahulu pernah menjadi seoarang bintang sepak bola.

Namun, karir ayahnya sebagi pemain sepak bola tidak berakhir dengan indah. Kekejaman penjajah mengakibatkania tidak bisa bermain sepak bola lagi. Sang ayah di kirim ke tangsi, dan kembali dengan tempurung kaki kiri yang hancur. Ia tidak bisa bermain sepak bola lagi, waktu itu usianya baru 17 tahun. Gambar ayah dalam foto tersebut diambil setelah pertandingan terakhirnya sebagai bintang sepak bola. Ikal sangat mencintai ayahnya, saat itu duduk di kelas 6 SD. Ia bertekad untuk mewujudkan impian ayahnya yang kandas. Ya, ikal bermimpi menjadi pemain sepak bola di tim nasional PSSI.

Dimulailah perjalanan ikal dalam meraih impian menjadi pemain sepak bola. Ia berlatih pada pelatih Toharun. Pelatih Toharun adalah pelatih yang unik, namun gigih dalam melatih bibit muda calon atlit nasional. Karir pelatih Toharun mengikuti jejak karir ayahnya yang juga pelatih sepak bola, yaitu pelatih Amin. Di kemudian hari anak pelatih Toharun ternyata juga berkarir sebagai pelatih sepak bola, namanya pelatih Tohamin.

Pelatih Toharun memiliki filosofi tersendiri dalam melatih anak asuhnya, filosofinya dikenal sebagai filosofi buah-buahan. Misalnya, tendangan pisang teknik untuk pemain sayap, termasuk ikal. Jika tendangan ini berhasil, bola akan meluncur secara melengkung seperti buah pisang sehingga penjaga gawang gelagapan. Teknik berikutnya sundul labu siam. Teknik ini seperti orang menyundul buah labu siam di kebun (hal 44).

Tujuannya, agar striker unggul dalam umpan-impan tinggi dan mampu melakukan tandukan secara akurat. Selanjutnya teknik kuda-kuda buah nangka. Maksudnya, para pemain belakang bertindak selayaknya buah nangka besar yang tidak mudah di geser. Terakhir, teknik durian runtuh. Seluruh pemain yang ada di lapangan di suruh menendang bola sekuat-kuat tulang sacara bersamaan dalam jarak dekat dan sang kipper harus mampu menangkap bola sebanyak-banyak kemampuannya (hal 44).

Dan perjalanan ikal dalam usahanya menembus penyeleksian atlit junior PSSI. Pada akhirnya, setelah mengetahui hasil usahanya, ikal diingatkan ayahnya bahwa “Prestasi tertinggi seseorang, medali emasnya adalah jiwa besarnya” (hal 61). Untuk lebih merasakan kisahnya anda bisa membaca novel tersebut yang berjudul “ Sebelas Patriot ” karya Andrea Hirata.

Sampul yang di pilih pun juga sangat bagus sehingga menarik perhatian. Novel ini menggunakan bahasa yang mudah di mengerti. Dari segi sastra sangat sederhana, ringan, dan sangat gampang di cerna oleh para pembaca.

Dari novel ini banyak pesan dan amanah yang dapat di jadikan pemompa semangat untuk mendukung sepak bola Indonesia. Selain itu, novel ini layak di baca dan dimiliki semua kalangan terutama untuk para pemuda dan penggemar bola, untuk memperjuangkan mimpi-mimpi sepak bola Indonesia.

Di dalam novel ini banyak mengandung nilai moralnya yaitu kita belajar dari ketulusan, keluguan dan keikhlasan cinta antara ayah dan anak. Ditengah segala kesederhanaan terdapat jiwa, semangat dan impian yang begitu besar. Seperti ayah ikal, kita semua adalah patriot keluarga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Cinta Keluarga

    Makna Cinta Keluarga

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Judul Keluarga Cemara Jenis Film Drama Produser Anggia Kharisma, Gina S. Noer Sutradara Yandi Laurens Produksi Sinema Pictures Presensi Iswatun Ulia Menjadi keluarga ideal merupakan dambaan bagi setiap keluarga. Lantas sebenarnya citra keluarga ideal itu seperti apa? Apakah mereka yang berlimpahan materi sehingga bisa memenuhi segala kebutuhan, atau bahkan sebaliknya? Melalui film yang disutradarai oleh […]

  • Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

    Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Sudah seyogyanya media berfungsi untuk membantu mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera manusia. Media sendiri merupakan bentuk jamak dari medium yang berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah. Dalam bahasa Indonesia, tepatnya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bahwa media adalah alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televise, film, poster dan spanduk […]

  • Dinamika Saham Sektor Properti: Peluang Cuan Ritel di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

    Dinamika Saham Sektor Properti: Peluang Cuan Ritel di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sumber Gambar: Kontan.co .id Sektor properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia saat ini menjadi salah satu industri yang kembali menunjukkan geliat positif dan ramai diperbincangkan oleh para pelaku pasar modal. Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan pasar keuangan yang dinamis memiliki potensi besar dalam pergerakan saham-saham berbasis aset fisik ini. Hal ini […]

  • Siti Dapat  TV Dari Kopma

    Siti Dapat TV Dari Kopma

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 685
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Koperasi Mahasiswa (Kopma) UIN Walisongo Menggelar Jalan Sehat dan “Color Fun” dalam rangka Ulang Tahun Kopma yang ke-31. Acara di mulai pukul 07.15 sampai 11.25 WIB. Start dari halaman audit kampus III menuju kampus I, kemudian finis di Kampus III. Acara dimulai dengan pembagian kupon Jalan Sehat di gerbang pintu masuk kampus tiga […]

  • SEMA FEBI Rutin Gelar Musyawarah Besar Guna Bangun Sinergi Antar-organisasi

    SEMA FEBI Rutin Gelar Musyawarah Besar Guna Bangun Sinergi Antar-organisasi

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin, 12/42021 Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang adakan musyawarah besar pengesahan program kerja lembaga kemahasiswaan periode 2021. Bertempat di Gedung Teater ISdB lantai 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, acara ini bertajuk Elaborasi Organisasi Intra Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam Menciptakan Sinergitas Antar-lembaga […]

  • Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    • calendar_month Jum, 7 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 868
    • 0Komentar

    Judul Buku             : Sakinah Finance Penulis                     : Luqyan Tamanni dan Murniati Mukhlisin Penerbit                   : Tinta Medina Tahun Terbit          : 2018 Tebal                        : 217 Halaman Peresensi                 : Nur […]

expand_less