Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gedung Belum Memadahi, UIN Walisongo Buka Tiga Fakultas baru.

Gedung Belum Memadahi, UIN Walisongo Buka Tiga Fakultas baru.

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 8 Nov 2015
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Sebagai tindak lanjut Bertransformasinya IAIN Walisongo menjadi UIN Walisongo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin meresmikan tiga Fakultas baru. Rabu, (4/11/2015).

Acara yang dilaksankan di Auditorium II kampus III UIN Walisongo ini dihadiri oleh Menteri Agama RI, serta perwakilan dari Polisi Daerah (POLDA) Jawa Tengah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kantor wilayah (KANWIL) agama Propinsi Jawa Tengah, Rektor Perguruan Tinggi di Semarang, serta dosen dan mahasiswa. Tiga fakultas baru yang diresmikan yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Serta Fakultas Sains dan Teknologi.

Rektor UIN Walisongo, Prof. Muhibbin mengatakan, untuk memajukan perguruan tinggi Islam tidak hanya dengan keilmuan yang berbasis keagamaan, akan tetapi ilmu umum lainya juga sangat dibutukan.
“Tidak hanya mengembangkan ilmu-ilmu ke-Islaman, kita juga butuh ilmu-ilmu Umum”. Ujarnya.

Dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda pengesahan fakultas baru, oleh Menteri agama RI, kemudian penandatanganan prasasti atas dibangunnya gedung baru perkuliahan yang terletak di kampus II.
“Bertambahnya fakultas baru di UIN Walisongo ini, tidak berarti melalaikan aktivitas yang menjadi ciri khas lembaga pendidikan keagamaan. Perlu adanya penguatan untuk fakultas lama agar tetap diminati.” Tutur Luqman dalam sambutannya.

Dengan diresmikannya tiga fakultas baru ini, banyak juga mahasiswa yang mengeluhkan kurangnya gedung perkuliahan yang tersedia di UIN Walisongo. Silvi, mahasiswa semester 7 menuturkan bertambahnya fakultas baru harus disertai dengan bertambahnya gedung untuk kegiatan perkuliahan.

“Untuk fakultas yang baru diresmikan ini, harus segera memiliki gedung perkuliahan sendiri, agar tidak terus menerus bercampur dengan fakultas yang lain. Jika terus membaur maka perkuliahan akan semakin sulit. Baik tempat, maupun waktu pembelajarannya. Karena ada juga mahasiswa yang harus kuliah sampai malam hari karena kekurangan gedung.” Keluh Silvi kepada kru lpminvest.com.

( Ulia/Tatang _Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Serambi FEBI, Hasil Pengelolaan Dana Infak dan Wakaf

    Wujud Serambi FEBI, Hasil Pengelolaan Dana Infak dan Wakaf

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 188
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dengan tujuan utama untuk meningkatkan kajian keislaman, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo tengah menjalankan proses pembangunan serambi. Serambi atau bisa juga disebut student center ini terletak di depan mushola FEBI. Minggu, (16/2/2020). “Karena kita sebagai universitas Islam, yang di situ harus memiliki ciri Islami yang mendalam maka kita harus memfasiltasi untuk […]

  • SANG PEMBAHARU

    SANG PEMBAHARU

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Gibran Saksena Manakah derajat dapur masa dahulu Tika mimpi dara terjerat sel-sel adat Angan melayang layang tanpa tali pengikat Dan gerak gerik langkah haruslah penuh siasat Sampailah pada suatu masa Dimana sang pembaharu datang mengibarkan bendera kebebasan Dalam wadah emansipasi Dirangkulnya perempuan Indonesia sederajat lelaki Kenang! Kenanglah dia! Wahai perempuan Indonesia Teruskan mimpi suci dan […]

  • KOBI Selenggarakan Seminar Bisnis Penuh Motivasi di Era Society 5.0

    KOBI Selenggarakan Seminar Bisnis Penuh Motivasi di Era Society 5.0

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 186
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Bisnis (KOBI) dari FEBI UIN Walisongo menyelenggarakan Seminar Nasional pada Kamis, (24/11/2022) yang dilaksanakan di Audit 1 Kampus 1. Mengangkat tema “Membangun Jiwa Bisnis Inovatif dan Kreatif di Era Society 5.0”, Seminar Nasional ini membahas tentang Society 5.0 serta tentang bagaimana memulai sebuah bisnis. Hal tersebut disampaikan oleh […]

  • Gelombang Satu Vaksinasi di UIN Walisongo Semarang Antrean Mengular

    Gelombang Satu Vaksinasi di UIN Walisongo Semarang Antrean Mengular

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 169
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis (8/7/2021), peserta  vaksinasi gelombang I di UIN Walisongo Semarang berlangsung selama 5 hari yaitu tanggal 5 sampai 9 Juli 2021.  Bertempat di Gedung Auditorium 2 Kampus 3, antrian peserta mencapai 1100 nomor lebih. Antusiasme dan kesadaran masyarakat akan vaksinasi untuk pencegahan penularan Covid-19 sangat tinggi. Antusiasme sangat tinggi pada vaksinasi pekan ini, membuat […]

  • Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 142
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Pemberian materi Pedidikan anti korupsi pada hari ketiga proses Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tuai kekecewaan sebagian mahasiswa. (Rabu, 23/8/17). Rencana pemberian materi pendidikan anti korupsi dari KPK RI hanya disampaikan oleh satu narasumber. Padahal seharusnya disampaikan oleh dua narasumber yang mana tiap narasumber akan mengisi empat fakultas. Berdasarkan keterangan, pengisian materi oleh KPK […]

  • Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

    Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Meminjam konsep Hilman Latief (2013) bahwa filantropi berhubungan erat dengan rasa kepedulian, solidaritas dan relasi sosial antara orang miskin dan orang kaya, antara yang “kuat‟ dan yang “lemah”, antara yang “beruntung” dan “tidak beruntung” serta antara yang “kuasa” dan “tuna-kuasa. Namun yang sering menjadi momok kesalahpahaman yakni filantropi dianggap kedermawanan untuk darah biru dan hanya […]

expand_less