Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Aktivis Bawah Pohon

Aktivis Bawah Pohon

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
  • visibility 636
  • comment 0 komentar

Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar istilah ini? Aktivis bawah pohon. Begitu kami  menyebut mereka para mahasiswa dan mahasiswi yang membuka stand di bawah pohon, sebelumnya saya juga terinspirasi dari seorang dosen saya yang bercerita melihat para mahasiswa yang sedang berkumpul disepanjang jalan kampus III UIN Walisongo dibawah-bawah pohon.

Memilih tempat di bawah pohon bukanlah tanpa alasan. Strategi itu dilaksanakan selain guna solusi mencari tempat yang strategis, tetapi juga ditujukan untuk kenyamanan dalam pelaksanaan UKM dan guna mengajak mahasiswa yang lain agar mengetahui pentingnya organisasi dan berbagai kegiatan yang ada di kampus. Sehingga tercipta mahasiswa yang bersikap kritis dan peduli terhadap ilmu pengetahuan dan pasang surutnya negeri ini. Karena mahasiswa adalah sebagai agen of change bagi masa depan bangsa Indonesia.

Setiap tahun, setiap mahasiswa baru datang. Para senior selalu melakukan hal sama, membuka stand-stand di depan perpustakaan, depan kelas, depan audit. Tentu saja tujuannya satu, berburu mangsa mencari bakat para mahasiswa baru. Agar mahasiswa baru bisa melihat apa saja unit-unit kegiatan mahasiswa yang ada di kampus yang sekiranya cocok dengan bakat mereka.

Unit kegiatan mahasiswa ini tentu saja sangat bermanfaat, tetapi banyak pula yang terlalu asyik dengan titlenya sebagai aktivis mereka melupakan tugas utama mereka dalam bidang akademik. Bukankah lebih baik dua duanya bisa seimbangi?. Unit kegiatan mahasiswa ini diadakan agar para mahasiswa tidak hanya menjadi para mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) tetapi juga mempunyai kegiatan positive lainnya. Tetapi, sedikit banyak dari mereka menyalah gunakan kegiatan yang seharusnya positive ini, misalkan seperti ngoko-ngoko diwarung hingga larut malam dengan mengatas namakan kegiatan kampus.

UIN Walisongo memiliki unit kegiatan mahasiswa yang sangat beragam, dimulai dari lembaga-lembaga bahasa yang menawarkan para mahasiswa agar bisa memperdalam bahasa arab serta bahasa inggris mereka, lalu lembaga pers mahasiswa yang memberikan peluang kepada mereka untuk mengeluarkan bakat mereka dalam menulis, fotografer, desain grafis dll, lalu ada teater-teater, cabang-cabang olah raga, lalu lembaga yang berbau religius, dan beberapa organisasi-organisasi seperti PMII, HMI, dll.

Aktifis bawah pohon juga berperan menjembatani mahasiswa agar tak hanya mampu sukses kuliah akan tetapi juga sukses organisasi. Diharapkan mahasiswa mampu terjun ke masyarakat dan memajukan bangsa Indoesia. Sehingga aktifis bawah pohon mendapat respon positif sebagai salah satu pilar menjadi mahasiswa yang sukses kuliah dan organisasi. selain itu, diharapkan aktifis bawah pohon tetap menjaga akhlakul karimah sebagai identitas mahasiswa UIN Walisongo Semarang. (Uyun/Niswa) LPM_Invest

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    Aldha Wisudawan Pertama FDK yang Lulus Tanpa Skripsi

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 667
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aldhania Uswatun Hasanah yang kerap dipanggil Aldha. Merupakan wisudawati asal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang jurusan Manajemen Haji & Umroh (MHU) berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik sebesar 3,91. Ia merupakan angkatan pertama yang lulus menggunakan artikel jurnal. Penelitiannya berjudul “Kolonialisasi Gelar Haji Inisiasi Belanda Waspadai Perlawanan […]

  • AKU INDONESIA

    AKU INDONESIA

    • calendar_month Kam, 16 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Koruptor, Mereka memanggilku Orang kaya makan orang miskin Orang miskin makan raskin Pejabat lemah iman makan rakyat Rakyat makan hati sebab melarat Miskin, Mereka menjulukiku Rakyat kurang gizi Rumah-rumah kumuh berdomisili Gelandangan di jalanan mengais rezeki Bodoh, Mereka memandangku Warga negara sendiri menganggur Warga negara asing panen anggur Sumber daya alam tak bisa mengatur Tuan […]

  • Bakti Mahasiswa Bidikmisi UIN Walisongo, Tanam 300 Pohon

    Bakti Mahasiswa Bidikmisi UIN Walisongo, Tanam 300 Pohon

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 647
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Bakti Mahasiswa Bidikmisi untuk Hijau Kampusku UIN Walisongo ialah tajuk agenda pananaman 300 pohon buah. Kegiatan diikuti oleh 263 mahasiswa bidikmisi angkatan 2019 yang terdiri dari delapan fakultas. Area penanaman pohon yakni di sekitar gedung Rektorat baru kampus 3 UIN Walisongo Semarang (ISDB). Jumat (6/12/2019). “Kegiatan ini sangat monumental untuk masa depan, karena pohon […]

  • Bicara Itu Ada Seninya

    Bicara Itu Ada Seninya

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Identitas Buku Judul Buku: Bicara Itu Ada Seninya: Rahasia Komunikasi yang Efektif Penulis: Oh Su Hyang Penerjemah: Hyun Ah-li Penyunting: Siska Penerbit: Bhuana Ilmu Populer (BIP), Kelompok Gramedia Tahun Terbit: 2018 (Cetakan pertama versi terjemahan Indonesia) Jumlah Halaman: 238 halaman Genre: Pengembangan Diri / Self-Improvement (Komunikasi) Peresensi: Muhammad Fatih Buku Bicara Itu Ada Seninya menjelaskan […]

  • Tumbuhkan Wadah Sastra LPM Invest Luncurkan Vestologi Edisi Perdana

    Tumbuhkan Wadah Sastra LPM Invest Luncurkan Vestologi Edisi Perdana

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Vestlogi edisi perdana ini merupakan kumpulan karya sastra dan puisi dari para penulis muda. Bacaan dengan nuansa baru dari LPM Invest hadir untuk mewarnai dunia sastra. Setiap tulisan dalam majalah ini membawa pembaca pada berbagai kisah yang mengharukan, penuh refleksi, dan menyentuh hati. Dimulai dari cerita cinta tak sampai dalam “Nestapa Sang Pujaan” hingga narasi […]

  • Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Bank Wakaf Mikro

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 721
    • 0Komentar

        Salah satu problem mendasar yang dialami masyarakat sampai saat ini adalah persoalan kemiskinan. Kemiskinan dan ketimpangan sosial masih menjadi permasalahan krusial. Bahkan, di negara maju sekalipun tidak terlepas dari persoalan kemiskinan. Pemerintah Indonesia khususnya, saat ini masih terus berupaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka […]

expand_less