Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sosialisasi QRIS; Upaya Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi nan Berkelanjutan

Sosialisasi QRIS; Upaya Pemberdayaan UMKM di Masa Pandemi nan Berkelanjutan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
(Febrina sedang memaparkan materi dalam webinar 'Sosialisasi QRIS: UMKM Balesari Go Digital')

(Febrina sedang memaparkan materi dalam webinar ‘Sosialisasi QRIS: UMKM Balesari Go Digital’)

lpminvest.com- Sabtu, (4/9/2021) Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Tidar (Untidar) Magelang bersama P3D Himepa FE Untidar gelar sosialisasi QR Code Indonesian Standard (QRIS). Diselenggarakan via Zoom Meeting, webinar ini bertajuk ‘UMKM Balesari Go Digital.’ Acara tersebut bertujuan untuk sosialisasi digitalisasi dan standardisasi transaksi untuk UMKM. Diikuti oleh masyarakat umum, warga Desa Balesari, dan para mahasiswa, acara berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Desa Balesari yang berada di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang itu merupakan desa binaan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (Himepa) Untidar. Konsep pengembangan UMKM Desa Balesari menjadi salah satu program kerja (proker).

“Desa Balesari merupakan desa binaan P3D, dimana ada tiga proker. Salah satunya adalah pengembangan UMKM. Ada hibah pendanaan Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) oleh Kemendikbud yang didapatkan Tim P3D Himepa Untidar. Judul proposal yang diajukan adalah Optimalisasi Program BASFORED dengan Pendekatan Village Tourisms Berbasis Digital Programs,” terang Maulana, bagian dari P3D Himepa Untidar.

(Mahasiswa tim P3D Himepa Untidar melakukan foto bersama dengan perwakilan warga Desa Balesari)

(Mahasiswa tim P3D Himepa Untidar melakukan foto bersama dengan perwakilan warga Desa Balesari)

Pengembangan UMKM dengan jalan digitalisasi selaras dengan program Bank Indonesia, dimana GenBI menjadi salah satu tangannya. GenBI merupakan komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia. Sehingga, terjalinlah kolaborasi antara GenBI Untidar dengan P3D Himepa Untidar.

“Ini selaras dengan tujuan dan misi Bank Indonesia, yaitu mendorong terjadinya pemberdayaan terhadap masyarakat untuk lebih sejahtera. Adanya persamaan tersebut, kami menjalin relasi dengan P3D Himepa. Tidak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan siapa saja, baik internal kampus atau luar kampus lainnya,” ungkap Fariha Husna selaku Ketua Panitia acara tersebut.

Digitalisasi: Win and Lose

Digitalisasi berorientasi terhadap efisiensi. Salah satunya ditandai dengan pengurangan pemanfaatan tenaga kerja manusia. Namun di sisi lain, banyak orang yang butuh pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Seiring berjalannya zaman, terjadi shifting pada apapun itu termasuk dalam hal pekerjaan. Bapak Pribadi Santoso pernah menyampaikan dalam BI Mengajar di UIN Walisongo bahwasannya resources harus pintar. Kepintaran tersebut bisa menciptakan tools yang efisien dan harus bisa mengupgrade kemampuan. Win and lose akan terjadi,” jelas Febrina sebagai narasumber dari BI Jawa Tengah.

Digitalisasi juga rawan terjadinya bocor data atau eror-eror yang lain. Febrina mengungkapkan bahwa ada tindakan preventif yang bisa dilakukan.

“Apabila QR kode tidak bisa terbaca, silakan bisa menghubungi pihak PJSP terkait. Baik penjual maupun pembeli harus sama-sama aware. Penjual mengecek apakah uangnya telah masuk atau belum. Pembeli mengecek apakah transaksi berhasil ataukah gagal,” katanya.

(Febrina tengah menjelaskan bagaimana cara menggunakan QRIS)

(Febrina tengah menjelaskan bagaimana cara menggunakan QRIS)

QRIS sendiri merupakan standardisasi pembayaran menggunakan metode QR kode dari Bank Indonesia agar lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. QRIS bukanlah aplikasi melainkan fitur yang dapat memudahkan masyarakat untuk bertransaksi tanpa hambatan ewallet maupun mobile banking mana saja selama terdaftar di Bank Indonesia. Jadi, hanya dengan satu QR kode saja, semua bisa terintegrasi. Di era pandemi seperti ini, QRIS membantu pengurangan kontak langsung lewat digitalisasi yang diterapkan. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 404
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”. Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang […]

  • Lolos 10 Esai Terbaik, Crew LPM Invest Siap Ikuti Kompetisi Debat

    Lolos 10 Esai Terbaik, Crew LPM Invest Siap Ikuti Kompetisi Debat

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 271
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang siap gembleng crew untuk mengikuti kompetisi debat. Pelaksanaan debat ini merupakan serangkaian lomba dalam acara Economic and Islamic Bussiness Festival (EIBfest) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi dan Bisnis Islam STAIN Pamekasan, Madura. Sebelum pelaksanaan kompetisi debat berlangsung, para […]

  • Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

    Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 283
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-47, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) gelar Studium General di Audit II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017). Acara yang mengusung tema “Filantropi Islam dan Kesejahteraan Umat” ini dihadiri oleh civitas akademik dan seluruh mahasiswa FEBI. Pasalnya, pemilihan tema tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan mahasiswa […]

  • KKN MIT dari Rumah, Gelar Webinar sebagai Bentuk Edukasi Kesehatan

    KKN MIT dari Rumah, Gelar Webinar sebagai Bentuk Edukasi Kesehatan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 290
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri  Inisiatif Terprogram dari Rumah Ke 10 posko 01 mengadakan  Seminar Online (Webinar) gratis untuk umum dengan mengusung tema Corona Menggila Apa Solusianya? Acara ini berlangsung via aplikasi layanan konferensi jarak jauh yaitu ZOOM. Rabu (01/07/2020) Webinar yang pertama kali diselenggarakan secara virtual ini, dihadiri kurang lebih 87 orang […]

  • Pelepasan Balon, Jadi Objek Potret Mahasiswa Baru

    Pelepasan Balon, Jadi Objek Potret Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 258
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Peresmian pembukaan OPAK yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof Dr. Muhibbin menuai antusias mahasiswa baru, selasa (23/8/16). Pelepasan balon dilakukan tepat setelah Rektor UIN Walisongo menabuh gong kebesaran UIN Walisongo sebanayak sembilan kali. Prof Muhibbin mengatakan dalam sambutannya pada Upacara Pembukaan OPAK bahwa sembilan kali penabuhan […]

  • Launching Oikos Edisi 15 Mengenai Ekonomi Hijau

    Launching Oikos Edisi 15 Mengenai Ekonomi Hijau

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 579
    • 0Komentar

      LPM Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan bangga mempersembahkan Majalah Oikos Edisi 15 yang resmi diluncurkan pada 20 November 2025 dengan tema “Ekonomi Hijau: Merawat Bumi sambil Memicu Pertumbuhan”. Edisi spesial ini menghadirkan blueprint ekonomi hijau yang membuktikan bahwa investasi hari ini bisa menghasilkan return menguntungkan sekaligus menyelamatkan planet di masa depan. Kamu […]

expand_less