Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

Memupuk Filantropi Menekan Krisis Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
  • visibility 630
  • comment 0 komentar
Oleh Kru Magang LPM INVEST 2019

Oleh Kru Magang LPM INVEST 2019

Meminjam konsep Hilman Latief (2013) bahwa filantropi berhubungan erat dengan rasa kepedulian, solidaritas dan relasi sosial antara orang miskin dan orang kaya, antara yang “kuat‟ dan yang “lemah”, antara yang “beruntung” dan “tidak beruntung” serta antara yang “kuasa” dan “tuna-kuasa. Namun yang sering menjadi momok kesalahpahaman yakni filantropi dianggap kedermawanan untuk darah biru dan hanya sebatas sumber daya finansial. Padahal sebenarnya yang bisa disumbangkan bukan sebatas dana, melainkan berwujud waktu tenaga, pikiran atau ide.

Di tengah pandemi Covid-19 banyak hal yang bisa kita dermakan, salah satunya yaitu Menjadi volunteer (relawan), Mengkampanyekan hidup hemat, Membuka kotak donasi dan posko serta hal-hal lain yang berupa empati kepada sesame. Hal ini akan mengingatkan kita  akan pepatah, satu lidi kapanpun akan patah, namun bila  dikumpulkan akan membesar menjadi bermakna dan bermanfaat.

Kumpulan lidi tersebut sejalan dengan realita negara kita yang memiliki populasi muslim sangat tinggi. Umat Islam dapat memberikan peran terbaiknya melalui berbagai bentuk atau model filantropi dalam Ekonomi dan Keuangan Syariah. Dengan ini dapat diharapkan sebagai peran penting dapat mengatasi guncangan ekonomi yang terjadi di seluruh masyarakat, khususnya umat Islam dapat berkontribusi dan berpartisipasi dalam memulihkan guncangan ekonomi pada masa pandemi ini.

Menurut data dari cnbcindonesia.com, Indonesia mengalami kontraksi sebesar -5.32% pada kuartal II tahun 2020 ini. Angka tersebut cukup besar mengingat Indonesia diproyeksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada tahun 2020. Namun nyatanya malah hampir mengalami resesi atau disebut juga constraction (belum sah dikatakan resesi).

Resesi terjadi apabila Produk Domestik Bruto (PDB) suatu negara bernilai negatif sepanjang dua kuartal berturut-turut. Artinya, bahwa jika suatu negara mengalami resesi maka pendapatan rakyatnya juga sedang mengalami gangguan. Indonesia sendiri apabila pada kuartal III tahun ini kembali negatif maka secara resmi akan mengalami resesi menyusul Singapura dan Malaysia. Hal ini mengkhawatirkan karena pada pandemi Covid-19 banyak karyawan yang dirumahkan, pemasukan terhadap UMKM juga menurun, dan lain sebagainya.

Di antara solusi yang dapat ditawarkan dalam kerangka konsep dan sistem Ekonomi Islam adalah zakat, infaq shodaqoh dan wakaf. Produk lembaga filantropi Islam bisa disalurkan berupa tunai ataupun sembako atau sesuatu yang bernilai produktif. Ketika penyaluran langsung tunai mengikuti jejak pemerintah dalam menangani ekonomi Indonesia di tengah pandemi maka masyarakat dapat meningkatkan daya beli mereka. roda kehidupan ekonomi berupa supply and demand tetap bisa hidup dan menggeliat ketika daya beli terjaga.

Meskipun peran lembaga filantropi sangat menjawab keresahan di tengah pandemi, tapi kita tidak dapat memaksakan seseorang untuk mengeluarkan ZIS maupun wakaf. Sesungguhnya hal itu merupakan panggilan nurani, bahkan zakat yang wajib sekalipun.

Usaha yang dapat kita lakukan adalah memberi pemahaman dan dorongan lembut terhadap lingkup terkecil lebih dulu, seperti keluarga. Dan karena filantropi Islam berpotensi membantu ekonomi di tengah pandemi, bukan berarti menjadi solusi yang satu-satunya namun salah satu solusinya. Harus ada kerjasama antarumat untuk mewujudkan atau merealisasikan filantropi Islam agar benar-benar mengentaskan kekurangan ekonomi di Indonesia ini.

  • Penulis: admin1

Rekomendasi Untuk Anda

  • FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    FEBI Bentuk Dua Lembaga Baru

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 631
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam ranah perekonomian masa kini, manusia dituntut untuk menjadi seorang ekonom yang cerdas dan kreatif, ekonom yang bukan hanya mengandalkan gaji dari pekerjaannya. Sebagai usaha untuk mewujudkan harapan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo menggagas dua lembaga baru yaitu Lembaga Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (LPK2) dan Lembaga Riset Ekonomi Islam (LREI). […]

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 733
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

  • Pemilihan Duta Prodi Meriahkan Festival Perbankan 7.0

    Pemilihan Duta Prodi Meriahkan Festival Perbankan 7.0

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 736
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Festival Perbankan 7.0 ditutup dengan malam puncaknya, bertempat di Gedung Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang pada Selasa (8/11/2022). Acara  tersebut dihadiri oleh sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah UIN Walisongo dan beberapa juri dari jajaran dosen prodi. Acara dimeriahkan dengan pemilihan Duta Perbankan serta mendapat dukungan dari Ketua Program Studi Perbankan […]

  • Membludak, Peserta Stadium General Duduk Lesehan

    Membludak, Peserta Stadium General Duduk Lesehan

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 679
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nyanyian lagu Hanya Ingin Kau Tahu dari Republik Band terdengar menggema dalam Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Nyanyian lagu yang dibawakan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, Suharmono, menjadi pengantar dimulainya Stadium General yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Para peserta pun berteriak heboh […]

  • MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

    MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 807
    • 0Komentar

     lpminvest.com- Di tengah pandemi COVID-19, mau tidak mau kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tetap harus dilaksanakan oleh berbagai institusi pendidikan. Salah satunya, UIN Walisongo. Sesuai dengan peraturan, kegiatan KKN menitikberatkan pada pengabdian masyarakat yang dilakukan secara individu dan berlokasi di daerah tempat tinggal masing-masing mahasiswa. Dari program tersebut, Jamilatul Udmah, mahasiswi program studi Pendidikan […]

  • Dengan Keyakinan Hati dan Doa Orang Tua Ghina Nafsiyah Raih S1 Cumlaude

    Dengan Keyakinan Hati dan Doa Orang Tua Ghina Nafsiyah Raih S1 Cumlaude

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 737
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Skripsi yang berjudul “Analisis Hukum Pidana Islam Terhadap Diversi Sexsual Bullying Yang Pelaku Dan Korbannya Anak (Studi Kasus Nomor B/1508/VII/Res.124/2022/Reskrim Di Polres Kabupaten Tasikmalaya)”. Berhasil mengantarkan Ghina Nafsiyah menjadi wisudawan terbaik di Fakultas Syariah dan Hukum Islam (FSH), UIN Walisongo. Segenap usaha yang Beliau perjuangkan selama 4 tahun tidak sia-sia, Ghina berhasil memperoleh IPK […]

expand_less