Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » STRAIGHT NEWS » Putri Sinditya Ramadhanti, dari Penikmat Jajanan ke Pemilik Keropang

Putri Sinditya Ramadhanti, dari Penikmat Jajanan ke Pemilik Keropang

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
Putri Sinditya Ramadhanti, Owner Keropang Indonesia

Putri Sinditya Ramadhanti, Owner Keropang Indonesia

lpminvest.com – Selasa (10/9/2019) lalu, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memberikan suntikan modal usaha kepada tujuh mahasiswa UIN Walisongo, masing-masing sebesar Rp15 juta. Dana tersebut diberikan pada acara Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda yang bertempat di Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo. Dari ketujuh mahasiswa tersebut salah satunya adalah Putri Sinditya Ramadhanti (20), Owner Keropang Indonesia

Putri Sinditya Ramadhanti sudah menggeluti dunia wirausaha sejak awal duduk di bangku perkuliahan. Berbagai bidang usaha pun telah ia geluti, mulai dari berjualan boneka di awal tahun 2017 dan pernah menekuni usaha penjualan hijab online. Saat berbisnis hijab online, dagangannya pernah sampai ke luar kota Semarang. Namun usaha-usaha tersebut tidak berjalan lama, hingga pada 7 Agustus 2018 bersama partner-nya, Rifki Ari Febriawan, ia memutuskan untuk merintis bisnis Keropang Indonesia.

Dara cantik kelahiran Pemalang, 1 Januari 1999 itu bercerita bahwa gagasan awal usaha di bidang kuliner dikarenakan ia pecinta jajanan. “Saya adalah pecinta jajan. Daripada hanya jadi penikmat jajan saja, saya berpikir mending jadi pembuat dan penjual jajan itu,” ungkap mahasiswi jurusan Ekonomi Islam saat diwawancarai. Senin, (17/9/2019).

“Selain saya adalah pecinta jajanan, saya punya motivasi lain di balik untuk berwirausaha. Saya ingin memenuhi kebutuhan saya dengan tidak mengandalkan kedua orangtua,” tambahnya.

Keropang Indonesia milik Putri memiliki keunikan dan inovasi yang membuatnya berbeda dari keropang lainnya. Dengan  menggunakan bahan-bahan premium, Keropang Indonesia memiliki berbagai varian rasa seperti chocomalten, green tea, dan tiramisu disertai pula free topping. Selain jajanan Keropang Indonesia, Putri juga mengembangkan usaha Roti Maryam yang isinya lebih malted saat dipanggang. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yaitu kisaran harga Rp12 ribu.

Kini, Putri telah memiliki dua outlet yang berlokasi di Ruko Segitiga Mas Ngaliyan dan Jatisari. Omset per bulan yang diperoleh dari usaha Keropang Indonesia berkisar antara Rp6 juta–Rp9 juta per outletnya. Dengan modal sebesar Rp15 juta dari Kemenpora RI, Putri berencana untuk menambah dua sampai tiga outlet di tahun 2019 ini.

Baca juga: Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

Dengan kesuksesan yang telah diraihnya, Putri tak memungkiri bahwa selama menjalankan bisnis terkadang menemukan kendala dan kesulitan, salah satunya terkait sumber daya manusia atau karyawannya. Oleh karena itu ia selalu melakukan evaluasi dan memperjelas Standar Operasional Pekerjaan (SOP) para karyawannya.

Mahasiswi jurusan Ekonomi Islam ini mengatakan bahwa dalam menjalankan suatu usaha harus semangat, sekalipun sering gagal. “Teman-teman tetap semangat, walau gagal tetap harus semangat. Rezeki itu tidak hanya dari satu pintu saja. Belum berhasil, coba lagi dan lagi,” ucapnya.

Di akhir wawancara, Putri mengungkapkan bahwa ia berharap dapat menambah wawasan kewirausahaan dan saling bertukar ide dengan para wirausahawan lainnya. Hal itu penting baginya karena berguna untuk memperluaas jaringan dan agar tetap bisa menjaga semangat dalam berwirausaha. (Anis_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bingkai Rob Merisak Hidup Warga Timbulsloko

    Bingkai Rob Merisak Hidup Warga Timbulsloko

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Minggu, (17/09/2023) Doah (53). Kala itu tengah rebahan sembari menonton televisi 16 inch di rumah kayunya di Dusun Timbulsloko, Sayung, Demak. Matanya tak bisa lepas dari drama di televisi tersebut yang menampilkan kemewahan sebuah kota. Hal itu kontras dengan kampungnya di Timbulsloko yang kini terancam tenggelam. Deburan ombak kecil ikut menemani Doah dalam fokusnya terdengar […]

  • Wadyabala Invest; Maya Sofiah Borong Dua Kategori Wisudawan Terbaik FEBI   

    Wadyabala Invest; Maya Sofiah Borong Dua Kategori Wisudawan Terbaik FEBI  

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 61
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Maya Sofiah, berhasil mempertahankan gelar wisudawan terbaik pada dua jenjang pendidikan selama di UIN Walisongo Semarang. Pada tahun 2017 menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 pada jenjang pendidikan D3 Perbankan Syariah. Kemudian menjadi wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi yaitu 3,91. Tidak sampai di sini, […]

  • Tingkatkan Semangat Kepengurusan melalui EXPO FEBI 2017

    Tingkatkan Semangat Kepengurusan melalui EXPO FEBI 2017

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 51
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka menutup akhir periode kepengurusan lembaga intra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA)  menyelenggarakan Expo FEBI 2017. Acara yang mengusung tema “Semarak Menuju Pembaharuan” tersebut merupakan kerjasama antara lembaga intra dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FEBI. Acara akan berlangsung selama lima hari, sejak 20-24 November 2017. Adapun rangkaian acara […]

  • Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 55
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM). Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan […]

  • Setelah Sheila On 7, Kali Ini Raisa Bakal Konser di UIN Walisongo

    Setelah Sheila On 7, Kali Ini Raisa Bakal Konser di UIN Walisongo

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 81
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kabar gembira bagi mahasiswa baru UIN Walisongo Semarang 2019. Pasalnya, Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) bakal mengadakan gelaran akbar untuk menyambut para mahasiswa baru dengan mengundang penyanyi kondang Raisa Andriana. Acara yang diberi nama ‘Uincredible 2.0’ ini bukan kali pertama diadakan oleh DEMA-U. Tahun lalu, acara serupa diadakan dengan mengundang band legendaris Sheila On […]

  • Resep Lulus Tepat Waktu Ala Wisudawati Terbaik

    Resep Lulus Tepat Waktu Ala Wisudawati Terbaik

    • calendar_month Jum, 9 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 45
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Perhelatan wisuda UIN Walisongo Semarang telah digelar pada Rabu, (7/8/2018). Salah satu momen yang ditunggu-tunggu ialah ketika pembacaan nama wisudawan-wisaudawati terbaik universitas maupun masing-masing fakultas. Nadea Lathifah Nugraheni mahasiswi jurusan Hukum Pidana dan Politik Islam, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) menjadi salah satu nama yang disebut. Tidak hanya disebut, video profilnya pun ditayangkan di […]

expand_less