Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

Vella Rizki Lulusan S2 yang Konsisten Menjadi Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
  • visibility 316
  • comment 0 komentar

(Vella Rizki Sekarsari sebagai Wisudawan Terbaik FEBI)

lpminvest.com- Rabu (21/08/2024) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Sidang Senat Terbuka untuk pelepasan Wisuda Doktor (S3) Ke-36, Magister (S2) Ke-60, dan Sarjana (S1) Ke-93 yang terbagi dalam dua sesi, bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Waliongo.

Dalam sambutannya, M. Nizar Ali selaku Rektor UIN berpesan agar para wisudawan terus berkembang.

“Ketika kalian sudah tidak lagi menjadi mahasiswa kalian dituntut berkontribusi baik dalam lingkungan kerja dan masyarakat. Sepanjang perjalanan hidup kita akan memasuki lingkungan sosial yang berbeda-beda, memegang peranan yang berbeda-beda. Untuk bisa menempuh perjalanan tersebut kita perlu terus belajar dan mengembangkan karakter,” uangkap Rektor UIN.

Pada wisuda periode Agustus 2024 ini, Vella Rizki Sekarsari merupakan salah satu wisudawan yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Prodi Ekonomi Islam S2 dengan perolehan IPK 3,85. Mahasiswa yang akrab disapa Vella ini berhasil mempertahankan gelar wisudawan terbaik pada dua jenjang selama di UIN Walisongo Semarang. Ia menjadi Wisudawan Terbaik Prodi pada janjang S1 Perbankan Syariah dan kembali meraih gelar Wisudawan Terbaik Fakultas pada jenjang S-2 jurusan Ekonomi Islam.

Ia mengaku alasan melanjutkan ke jenjang S2 karena termotivasi ingin menjadi akademisi.

“Kebetulan saya ingin menjadi akademisi, jadi punya target untuk S2, pengen menjadi yang terbaik. Untuk Sekarang gapapa mencari pengalaman di bidang lain tapi tujuan utamaku itu adalah akademisi,” tutur Vella.

Vella juga menuturkan harapannya untuk pendidikan ke jenjang S3.

“Siapa tahu bisa melanjutkan S3 dengan beasiswa, karena banyak jalan menuju Roma mungkin nanti akan mencoba LPDP,” ungkap Vella.

Selama menjalani studi ini tentu tidak semudah membalik telapak tangan, terdapat tantangan yang dialami seperti harus memiliki kemampuan untuk mengelola waktu serta ada pekerjaan yang menanti.

Selain itu, Ia juga menjelaskan cara agar menjadi wisudawan terbaik, yakni harus ada tujuan dan target dalam hidup.

“Tentunya kita harus menentukan tujuannya apa, kita kasih satu targetnya dan kita cari cara agar bisa mendapat target itu, misalkan kita mau menjadi wisudawan yang terbaik dan lulus tepat waktu, ya harus melakukan yang terbaik juga di kelas dan bisa aktif di luar kelas mencari hal-hal yang bisa mengembangkan diri kita,” ungkapnya. Fitrotun&Mahda&Fina_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelas Menengah dan Ketimpangan Ekonomi 

    Kelas Menengah dan Ketimpangan Ekonomi 

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Muhamad Chatib Basri memulai opininya dengan mengamati gelombang protes yang melanda berbagai negara pada tahun 2019, dari Hong Kong hingga Lebanon. Meskipun pemicu spesifiknya beragam, ia menegaskan bahwa semua kejadian tersebut berakar pada masalah yang sama: ketimpangan ekonomi yang kian parah. Ia menyoroti penelitian Lakner dan Milanovic yang menunjukkan pola distribusi pendapatan dunia menyerupai “belalai […]

  • Tim KKN MIT Ke-IX Posko 59 UIN Walisongo Usai Lakukan Edukasi dan Proteksi Bullying

    Tim KKN MIT Ke-IX Posko 59 UIN Walisongo Usai Lakukan Edukasi dan Proteksi Bullying

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 190
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Maraknya Bullying pada anak menjadi latar belakang sosialisasi Bullying dan proteksi. Sosialisasi ini sebagai bukti pengabdian masyarakat TIM KKN Mandiri Insisiatif Terprogram (MIT) posko 59 UIN Walisongo Semarang di SDN Tlogorejo 3, Karangawen, Demak. Senin (03/02/2020). “Sosialisasi ini merupakan inisiatif dari divisi pendidikan yang menjadi salah satu program kerja kami. Tujuan diadakan kegiatan ini […]

  • PUISI: Pilu di Ujung Rindu

    PUISI: Pilu di Ujung Rindu

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pilu di Ujung Rindu Oleh: Putri Ayu Prajayanti Kutunggu dirimu, Tuan, hingga di ujung rindu Mawar di sudut mata pun kini berakhir layu Dunia tanpamu bagai hidup yang kaku Kini, musim gugurnya hati adalah ceritaku. Kapan kubisa temukan dirimu, di saat awan mengisyaratkan hilang Kita terpaku menatap langit yang sama Kemudian ikatan di antara kita […]

  • Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

    Hidup Berkecukupan Makna Tersirat dari Film “Orang Kaya Baru”

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Identitas Film  Judul               : Orang Kaya Baru Penulis            : Joko Anwar Sutradara         : Ody C. Harahap Produser          : Sukhdev Singh. Wicky V. Olindo Di Produksi     : Screenplay Film, Legacy Pictures Durasi             : 99 menit Rilis                : 24 Januari 2019 Negara            : Indonesia Bahasa            : Indonesia Sinopsis Film Orang Kaya Baru adalah film drama komedi Indonesia […]

  • Pecahkan Rekor Muri,  MABA UIN Walisongo Tampilkan 13 Formasi MOB

    Pecahkan Rekor Muri, MABA UIN Walisongo Tampilkan 13 Formasi MOB

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pembukaan acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang, berhasil memecahkan Rekor MURI kategori “Pemrakarsa dan Penyelenggara Konfigurasi MOB dengan  Tampilan Kreasi Terbanyak”. Senin, (21/8/17). Kreasi MOB yang di tampilkan mahasiswa baru ini, meliputi; Logo PBAK, HUT 72 Indonesia, Say No To Drug, NKRI Harga Mati, Tolak Korupsi, Wajah Ibu Kita Kartini, […]

  • Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    Mahasiswa Rantau, Antara Mandiri dan Dipaksa Keadaan

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Entah mengapa kalau mendengar kata ‘rantau’ pikiran saya langsung tertuju pada ‘rindu’. Waktu kecil, yang saya pahami tentang merantau adalah para pekerja yang meninggalkan anak istrinya di desa untuk bekerja ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Ya sama persis yang dilakukan ayah saya dulu, dia pergi ke Jakarta meninggalkan kami yang ratusan mil […]

expand_less