Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
  • visibility 500
  • comment 0 komentar
Penampilan UKM JQH UIN Walisongo pada Festival Hadroh Banjari Se-Nusantara, di Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang.

Penampilan UKM JQH UIN Walisongo pada Festival Hadroh Banjari Se-Nusantara, di Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang.

lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) UIN Walisongo Semarang membawa pulang predikat juara aransemen terbaik pada Festival Hadroh Banjari Se-Nusantara.

Perlombaan yang diadakan dalam rangka haflah Khotmil Quran, Maulid Nabi Muhammad, Rojabiyyah, dan Haul (KMRH) Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang dan guna memperingati hari lahir Nahdhatul Ulama ke 93 ini diselenggarakan langsung di Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang.

Ketua Umum UKM JQH, Sabah Erdiansyah menuturkan bahwa pada perlombaan yang digelar sejak tanggal 21-23 Maret 2019 itu, UKM JQH membawakan lagu Ya Nabi Salam Alaika dan Nadal Munadi.

Perbedaan pemilihan lagu dan aransemen, tambah Sabah, merupakan salah satu yang menjadi keunggulan UKM JQH saat tampil. Karena dari sekian banyak peserta, sebagian besar menyanyikan lagu yang sama.

Mahasiswa jurusan Ilmu Hukum itu mengaku tidak menyangka UKM JQH dapat meraih juara tersebut, mengingat persaingannya yang ketat.

“Gak nyangka. Untuk persiapan sebenarnya biasa saja. Kayak lomba-lomba biasanya. Tapi tetap harus ada peningkatan di setiap lomba,” terang Sabah saat diwawancarai kru lpminvest.com via Whatsapp. Minggu, (24/3/2019).

Sudah banyak prestasi yang ditorehkan UKM JQH di berbagai perlombaan, baik tingkat regional maupun nasional. Ke depannya, Sabah berharap UKM JQH dapat terus berkarya dan mengukir prestasi.

“Yang terpenting jangan berhenti berkarya. Alam telah mengajarkan seseorang untuk tidak berhenti. Walaupun kita hanya berdiam diri, bumi tetap mengelilingi matahari. Maka dari itu, terus berkaryalah. Atau kita akan menjadi tua dan tak berguna, mungkin itu saja. Hehe..,” tulisnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jayakan Desa, Pondasi Membangun Indonesia Raya

    Jayakan Desa, Pondasi Membangun Indonesia Raya

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Judul buku          : Membangun Indonesia dari Desa Penulis                 : Prof. Gunawan Sumodiningrat dan Ari Wulandari Penerbit               : Media Pressindo Tahun`                : 2016 Tebal                    : xxi + 262 halaman Peresensi             : Amimah Ulul Mualifah Demi kemajuan Indonesia, pemerintah terus berupaya melakukan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia secara merata, tidak hanya di perkotaan […]

  • Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

    Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 378
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mengaku sempat tidak diperbolehkan berbisnis oleh ayahnya, owner Sate Taichan Mang Enak, Muhamad Al-Firdausiahla (19) kini mampu meraup omzet 300 hingga 400 ribu rupiah per hari. Pria asli Semarang ini berhasil membuktikan kepada ayahnya bahwa ia mampu berbisnis tanpa mengganggu kuliahnya. Karena baginya, status mahasiswa tidak menjadi penghalang untuk segera memulai bisnis. “Kalau […]

  • Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 408
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dina Rosyida, mahasiswi semester tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI-red) UIN Walisongo Semarang berhasil membawa pulang trofi dalam kompetisi Jambore Ekonomi Syariah (JES) Internasional di Banten. Sabtu (29/9/2018). Dina, sapaan akrabnya, berhasil menyabet juara dua lomba Karya Cipta Puisi dalam JES-Internasional yang diselenggarakan oleh UIN Sultan Muhammad Hasanuddin  Banten. Tidak hanya berhasil mengalahkan […]

  • Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

    Kontroversi Kebijakan Merger UKM: Mahasiswa Bingung, Kepengurusan Akan Hilang?

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 616
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang sebelumnya berada di naungan fakultas kini resmi dilebur ke tingkat universitas. Melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) No. 3814, tertulis bagaimana struktur organisasi kemahasiswaan (ormawa) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). UIN Walisongo mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 2212 sebagai arahan pelaksanaan kegiatan ormawa.  Tertulis […]

  • The 4-Hour Workweek: Sebuah Blueprint untuk Kebebasan Kerja-Hidup

    The 4-Hour Workweek: Sebuah Blueprint untuk Kebebasan Kerja-Hidup

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Judul               : The 4-Hour Workweek: Escape 9–5, Live Anywhere, and Join the New Rich Penerbit           : Crown Publishing Group (edisi Amerika) Penulis             : Timothy Ferriss Tahun Terbit   : 2007 (edisi Amerika) Tebal               : 288 halaman (edisi Amerika) ISBN               : 9780307353139 (edisi Amerika) Bahasa             : Inggris Peresensi         : Tanaya Kumala Timothy Ferriss adalah seorang penulis, pengusaha, […]

  • Menakar Masa Depan Sawit Indonesia: Mengapa Investasi SDM Tak Boleh Terlambat?

    Menakar Masa Depan Sawit Indonesia: Mengapa Investasi SDM Tak Boleh Terlambat?

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Mampukah industri kelapa sawit Indonesia mempertahankan takhtanya di pasar global masa depan? Di tengah tuntutan teknologi baru dan urgensi kelestarian lingkungan memiliki jumlah tenaga kerja yang masif saja tidak lagi cukup industri ini membutuhkan keahlian yang spesifik dan bervariasi. Industri kelapa sawit di Indonesia jelas sangat memerlukan tenaga kerja yang berkualitas tangguh untuk bisa menghadapi […]

expand_less