Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

Aksi Kamisan Semarang: Akibat Dari Tindak Eksesif Polisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
  • visibility 987
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Kejadian penembakan yang dilakukan polisi Semarang kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Semarang berujung pada kesimpulan buntu. Kejanggalan yang ada membawa seluruh warga Semarang menyuarakan aksi kamisan pada Kamis, (28/11/2024). Membentangkan spanduk-spanduk berisikan tuntutan tepat di depan gerbang Polda Jateng, semata-mata menuntut pengusutan tuntas kasus ini.

Gerakan dikoordinir melalui poster yang tersebar melalui platform media sosial. Menyuarakan beberapa tuntutan, sebagaimana dalam pers rilis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yakni: reformasi kepolisian secara serius untuk melindungi hak-hak masyarakat, menuntut pengusutan kasus yang transparan dan berkeadilan bagi korban dengan menghukum pelaku yang seberat-beratnya, menuntut agar kapolrestabes Semarang dicopot dari jabatannya karena menyebarkan berita yang membingungkan masyarakat, serta meminta kepada Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Ombudsman, dan (komisi kepolisian nasional) Kompolnas untuk terlibat dan melindungi keluarga, teman, pihak sekolah, dan saksi-saksi lainnya.

Farhan, seorang mahasiswa Ilmu Falak dari UIN Walisongo Semarang, menyebutkan bahwa korban penembakan adalah siswa berprestasi, bukan anggota gangster seperti yang diduga polisi.

“Ya setahu saya itu, salah tembak karena diduga anggota gangster, padahal kan (dia) anak berprestasi, saya heran kok bisa gitu lho, secara logikanya ga mungkin tho ada siswa berprestasi kok ikut gangster,” ujarnya.Peserta aksi ini juga merasa adanya tindakan tidak wajar yang dilakukan pihak tersangka mengenai penggunaan peluru tajam.
“Seharusnya kan ada SOP, ada aturannya sendiri, pas demo yang chaos-chaos itu aja pake peluru karet, lah kok penembakan siswa sekolah pakai peluru tajam.” ungkap Farhan. 

Pengakuan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah (Kabid Humas Polda) Jawa Tengah Komisaris Besar (Kombes) Artanto, ia mengakui bahwa Ipda R bertindak eksesif.

“Jadi yang bersangkutan melakukan tindakan eksesif atau berlebihan, saat menggunakan alat kepolisian harus sesuai standar yang ada. Jadi tidak perlu melakukan tembakan terhadap orang tawuran tersebut.” Jelas Arianto.

Arianto juga menyebut jika penyalahgunaan senjata api ini, akan menjadi fokus dari bidpropam terhadap tersangka. Ia menjelaskan bahwa saat ini Ipda R akan segera menjalani  pemeriksaan kasus kode etik serta tindak pidana hukum, dan yang bersangkutan dalam proses penahanan. Terkait dari proses hukum tersebut, kasus ini akan ditangani secara paralel, mencakup pemeriksaan kode etik profesinya.

Disisi lain, teman SMP korban yang tak mau disebutkan namanya menginginkan keadilan dan berharap tersangka diadili sebagaimana mestinya, atas peristiwa yang menimpa temannya.

“Ya meminta keadilan to mas, jangan seolah-olah dia yang tersakiti kayak playing victim gitu,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa polisi harus mengetahui ceritanya terlebih dahulu sebelum bertindak.

“Harapan saya, ya, kedepannya polisi lebih mengetahui alur ceritanya dulu mas, jangan dibuat-buat kan kasian keluarga si korban mas,” tambahnya. Agrivan&Aldi&Indri_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop Materi Online LPM Invest 2020 ‘Tiga Kunci Sukses Ini Jadi Penawarnya’

    Workshop Materi Online LPM Invest 2020 ‘Tiga Kunci Sukses Ini Jadi Penawarnya’

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 849
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Ayoh dek segera  join link, acara segera dimulai,” kurang lebih seperti itu kata-kata mutiara panitia acara di organisasi manapun termasuk Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Panitia, peserta dan pemateri workshop materi murni berjarak dengan mengandalkan platform Google Meet. Jumat, (6/11/2020). Mengusung tema Menumbuhkan Inovasi Insan […]

  • Masdar Farid  Mas’udi; Indonesia Jadi Negara Super Power Islam

    Masdar Farid Mas’udi; Indonesia Jadi Negara Super Power Islam

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 705
    • 0Komentar

    lpminvest.com­– Keluarga Alumni Walisongo (KALAM Walisongo) adakan Halaqoh Kebangsaan bertajuk “Meneguhkan Semangat Berbangsa dan Bernegara Kaum Santri” bertempat di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Jumat, (12/5/2017). Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya (SARA) masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan di Indonesia, terlebih ketika SARA diikutkan dalam kontestasi perpolitikan. “Melibatkan argumentasi SARA dalam perpolitikan […]

  • Mahasiswa FEBI Antusias Menyambut Mini Bank   

    Mahasiswa FEBI Antusias Menyambut Mini Bank  

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 696
    • 0Komentar

    lpminvest.com–Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang merubah tampilan mini bank yang ada di kantor Fakultas. Mini bank merupakan fasilitas yang sudah cukup lama berjalan di kampus yang baru saya bertransformasi dari IAIN menjadi UIN ini, namun belum berfungsi secara normal. Mini bank ini diperuntukan untuk mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam serta mahasiswa […]

  • Barrier Gate Menuai Kemacetan

    Barrier Gate Menuai Kemacetan

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 763
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penggunaan barrier gate di setiap pintu masuk utama UIN Walisongo akhirnya diberlakukan pada awal perkuliahan pascalibur lebaran. Siapapun yang keluar-masuk kampus menggunakan kendaraan wajib mengambil karcis untuk dapat melewati palang pintu otomatis. Selasa (26/7/18). Pemberlakuan sistem barrier gate ini menuai kontroversi. Pasalnya, hal tersebut mengakibatkan antrean mengular hingga ke jalan raya di hari pertama […]

  • Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    Cegah Resesi, Pemerintah Racik Tiga Strategi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 941
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum lagi bahwa ekonomi dunia saat ini sedang mengalami kemerosotan. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand sudah mengalami resesi. Hal ini tentu menjadi momok tersendiri bagi Indonesia karena tetangganya sudah mengalami resesi terlebih dahulu. Dilansir dari cnbcindonesia.com, keadaan ekonomi Indonesia hampir mengalami resesi dan menurut Menteri Keuangan Sri […]

  • Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    Mahasiswa Rancang Program Menarik untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 778
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  6-7/2/2020  di IAIN Ponorogo telah berlangsung rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL)  II sekaligus pelantikan dan seminar nasional yang di ikuti oleh 11 kampus yang berada di Jawa dan Kalimantan. Agenda ini menindak lanjuti kegiatan sebelum nya yaitu Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang di lakukan di UIN Walisongo Semarang pada bulan oktober lalu. “Sebelumnya pendirian fornas […]

expand_less