Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
  • visibility 774
  • comment 0 komentar

(Narasumber sedang memaparkan materinya)

lpminvest.com Webinar Kesetaraan Gender dengan tema “Peran Penting Wanita Karier dalam Pekerjaan dan Keluarga” digelar pada Kamis, (4/11/2021). Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN RdR Angkatan 77 Kelompok 21 UIN Walisongo Semarang lewat platform virtual Zoom Meeting. Tema ini diangkat untuk menegaskan bahwa perempuan diputari oleh dilema atas keadaan karena ke-serba bisaan-nya atau multitasking.

Webinar dibuka dengan sambutan Waway Sadhya selaku Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 21. Dalam sambutannya, dia menyampaikan support atas berlangsungnya webinar yang sudah kesekian kalinya terselenggara.

“Berbicara kesetaraan gender, perempuan seakan-akan diharuskan memilih salah satu dari dua pilihan, seperti kenapa perempuan harus memilih antara jadi ibu rumah tangga atau bekerja di kantor dan lain-lainnya? Padahal perempuan bisa melalukan dua pekerjaan itu sekaligus dengan sangat baik,” tutur Waway Sadhya.

Dalam webinar kesetaraan gender yang berlangsung pukul 10.00 WIB ini menghadirkan narasumber Direktur Lembaga Bantuan Hukum LRC KJHAM, Nur Laila Hafidhoh. Ia menegaskan bahwa perempuan ketidakadilan gender dapat mencuatkan masalah baru.

“Perempuan bukan hanya sebagai ibu yang menyusui anaknya, ibu yang harus memasak untuk keluarganya. Seakan-akan itu adalah hal mutlak bagi perempuan. Perempuan dianggap lemah lembut, laki-laki dianggap yang kuat. Stereotip itulah yang membuat ketidakadilan gender, yang bahkan bias memunculkan diskriminasi – diskriminasi baru terhadap perempuan,” tegas Laila.

Laila menambahkan bahwa diskriminasi-diskriminasi yang bermunculan akibat ketidakadilan gender merupakan dilema tersendiri bagi kaum perempuan.

“Lebih dari itu, diskriminasi—diskriminasi yang terbentuk dari sebuah ketidakadilan gender itu bisa saja meluas menjadi kekerasan terhadap perempuan, kekerasan seksual, bahkan kekerasan psikis perempuan dan banyak diskriminasi lainnya. Di lingkungan kerja, tidak sedikit perempuan yang menjadi korbannya hingga memutuskan untuk resign,” tambahnya.

Webinar berjalan dengan lancar dan banyak partisipan yang antusias dengan tema menarik itu, sampai penghujung acara berakhir. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Omset Tukang Parkir Melejit

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 726
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rabu, (07/10/2020) Demo besar-besaran telah terjadi di depan Gedung DPRD Jawa Tengah yang berada di Kota Semarang. Ribuan mahasiswa dan para buruh se-Semarang berkumpul jadi dalam rangka menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Dengan kondisi yang sangat ramai otomatis tukang parkir khusus nya,mendapatkan omset yang cukup lumayan “alhamdulilah sangat tidak saya sangka akan ada demo,karena […]

  • Бот vavada tg через браузер

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 220
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Бот Vavada TG для браузера как инструмент игры Рекомендуется активно интегрировать Vavada TG в вашу игровую практику. Это позволяет максимально использовать все функции платформы и улучшить шансы на успех в азартных развлечениях. Испытания показывают, что пользователи, использующие данный ресурс, чаще получают привлекательные предложения […]

  • Sebuket Tulip Merah

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Arsha tak lagi merasa hidup setelah bunganya pergi. Napasnya sering sesak, suasana hatinya sering kali tak baik, dan mulai membenci cuaca cerah. Hal yang sebenarnya cukup menyulitkan, namun baginya yang sudah tak lagi memiliki tenaga untuk bangkit, rasa-rasanya percuma saja jika raga ini berjuang. Arsha tak lagi memiliki alasan kenapa ia harus pulang lebih cepat, […]

  • Wadyabala Invest; Maya Sofiah Borong Dua Kategori Wisudawan Terbaik FEBI  

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 587
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Maya Sofiah, berhasil mempertahankan gelar wisudawan terbaik pada dua jenjang pendidikan selama di UIN Walisongo Semarang. Pada tahun 2017 menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 pada jenjang pendidikan D3 Perbankan Syariah. Kemudian menjadi wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi yaitu 3,91. Tidak sampai di sini, […]

  • Kabar Gembira, Saat ini Soal IMKA Pilihan Ganda

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 667
    • 0Komentar

    Kampus, lpminvest.com– Mulai Oktober 2017, semua soal ujian (Ikhtibaru Mi’yar al-Kafa’ah fi al-Lughah al-Arabiyyah) IMKA pilihan ganda. Semula, soal ujian selain pilihan ganda, ada wawancara dan menulis dengan Bahasa Arab. Perubahan soal ujian ini setelah Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) menetapkan format soal baru IMKA. Perubahan format soal tersebut sebagai bentuk pemutakhiran manajemen untuk mempercepat proses […]

  • Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 560
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka memeriahkan Febi Fair serta menjaring atlet perlombaan Ekonomi Islam, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) menggelar Islamic Economy Competition dengan tema “Peran Ekonomi Syari’ah dalam Mempersiapkan Sustainable Development Goals”. Jumat, (16/11/2018). Acara yang dibuka oleh Wakil Dekan III FEBI, Khoirul Anwar tersebut bertujuan untuk menarik partisipasi mahasiswa […]

expand_less
Exit mobile version