Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
  • visibility 198
  • comment 0 komentar

(Mahasiswa KKN RdR Kelompok 11 terlihat sedang menawarkan produk jualannya)

lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan UMKM KitaZone dalam Festival Pasar Sehat UMKM Ngaliyan. Festival ini digelar oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Sabtu-Minggu (30-31/10/2021).

Anggota Kelompok 11 KKN RdR ke-77 UIN Walisongo turut serta membantu UMKM KitaZone dalam menjual produk-produknya. Selain itu, mereka juga menjual produk buatan sendiri, diantaranya sabun cuci piring bermerek ‘Sebilas’, jus jambu biji, dan es teh.

Kontribusi mahasiswa KKN UIN Walisongo di festival ini sebagai bagian dari program kerja bidang kewirausahaan dan wadah berlatih ilmu bisnis lewat UMKM.

“Pengalaman berkolaborasi dengan KitaZone ini adalah pelajaran yang sangat berharga buat kami. Sekarang kami sedang dalam masa KKN, ini menjadi program kerja nyata bidang kewirausahaan bagi kami. Dalam acara itu kami belajar banyak hal seperti marketing, menjadi EO, membantu produksi, distribusi, dan penjualan. Bahkan sampai laporan keuangan hasil penjualan,” ungkap Rifki Priatna selaku koordinator kelompok 11 KKN RdR.

Maratul Jamila, pegiat program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Perumahan Pondok Ngaliyan Asri menyampaikan sudah seharusnya menciptakan kader-kader penerus yang kreatif, inovatif, serta proaktif melalui UMKM dari generasi muda.

“Utamanya dari kalangan mahasiswa agar menjadi generasi yang mandiri dan tangguh,” terangnya.

Melalui UMKM yang ia dirikan di bawah naungan program Permata (Perempuan Mandiri dan Tangguh) Hebat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Semarang, KitaZone juga menjadi sanggar kreatif sebagai wadah pelatihan-pelatihan pemberdayaan perempuan.

Produk yang dijual UMKM KitaZone antara lain tepung serbaguna Kitazone, kebab, risoles ayam dan telur, salad buah dan sayur, serta produk kekinian lainnya.

“Saya sangat senang bisa bekerjasama dengan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dalam festival ini. Dengan begitu, saya bisa berbagi ilmu mengenai cara memasak makanan kekinian, cara kita untuk berbisnis, juga teknik marketingnya,” pungkas ketua UMKM KitaZone itu. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerobak Dilahap Api, Mahasiswa UIN Walisongo Gagal Jualan

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 218
    • 0Komentar

    lpminvest.c­om– kebakaran melahap lahan kosong samping perumahan BPI Blok Q Ngaliyan-Semarang. Tujuh gerobak milik pedagang terbakar habis atas insiden tersebut. Jumat, (25/8/17). Menurut saksi mata, Api berasal bagian atas perumahan BPI blok Q sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sekitar baru menyadari ketika api mulai membesar dan menyebar hingga trotoar tempat pedagang kaki lima berjualan. “Saya […]

  • Sempat Cuti Kuliah, Kru Invest Jadi Wisudawati Terbaik

    • calendar_month Rab, 7 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 161
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest, Siti Rohmawati menjadi wisudawati terbaik dengan mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83. Rabu, (7/03/2018). Rahma, sapaan akrabnya merupakan mahasiswi jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang sempat cuti kuliah selama satu tahun karena patah tulang akibat kecelakaan yang pernah dialaminya di daerah Demak-Kudus, […]

  • Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 218
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM). Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan […]

  • FEBI Fasilitasi Mahasiswa dengan Pelatihan Kepemimpinan

    • calendar_month Rab, 2 Mar 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 182
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Pelatihan Kepemimpinan pada Selasa-Rabu (1-2/3/2022). Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Gedung H FEBI dengan tujuan untuk membekali mahasiswa sehingga membentuk privilege yang maksimal dalam Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Pelatihan dihadiri oleh perwakilan setiap Ormawa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) beserta jajaran Staf Akademisi FEBI UIN Walisongo. Pelatihan Kepemimpinan […]

  • Beauty Privilege

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun […]

  • Si Tua Butuh Teman Mati

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Oleh : Amimah Ulul Mualifah Sayup-sayup lampu uplik usang tak temaram oleh hembusan desah nafasnya Dengan nafas tersengal-sengal ia tertegun dengan suatu makna mendalam Ayat-ayat cinta Sekelilingnya terkepung dingin angin malam Bambu di luar rumah bambunya berdecit-decit, Ikut bertasbih, menemani si tua bersemedi dalam sajadah berkaratnya Dengan Warna pudar tiada berlukis rupa Khusuk sampai tertunduk […]

expand_less
Exit mobile version