Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » feature » Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
  • visibility 224
  • comment 0 komentar

Abdul Halim Muslih, Wakil Bupati Bantul saat menyampaikan sambutannya di acara Santripreneur Camp 2019. Sabtu, (27/7/2019)

Sabtu, (27/7/2019) di dinginnya pagi kebun buah Mangunan Yogyakarta, aku beserta rombonganku dari Semarang sangat antusias bersiap menerima materi kewirausahaan. Dalam ruangan berukuran tujuh kali lima belas meter, aku dan semua peserta Santripreneur Camp 2019 yang berseragam serba putih meluapkan rasa ingin tahu bak lele yang sedang berebut makanan. Meski terkadang harus berebut tempat ternyaman untuk sekadar berselonjor kaki.

Riuh tawa yang sebentar-sebentar menggema di ruangan menjadi pemanis di sela-sela jalannya acara. Bagaikan sebuah acara formal yang disulap menjadi stand up comedy, Bukhori dengan pembawaan bahasanya yang renyah juga santai dapat menyihir para peserta untuk masuk ke dalam dunianya tanpa paksaan. Ya, dunia bisnis.

Sesaat ia serius, lalu mengatakan bahwa hal penting yang ia tanamkan yaitu action dan biasakan menjadi aktivis. “Saya lebih suka dengan anak yang menjadi aktivis, karena mereka terbiasa mengatur orang dan itu yang diperlukan untuk menjadi juragan,” tuturnya.

Katanya, ngaji dan bisnis itu hampir sama. Kalau ngaji atau belajar kita minta izin atau restu kiai maupun guru. Pun dengan bisnis, dalam mengambil keputusan juga perlu andil dari mentor bisnis maupun orang tua.

Gairah forum semakin kental ketika Bukhori mencoba memprediksi bagaimana keadaan beberapa peserta ketika sudah tua nanti. Kami diminta untuk menyebutkan lima orang yang kami kenal beserta profesinya. Jika kebanyakan kenalan kami orang-orang yang sudah berbisnis, maka Bukhori beranggapan kami cocok sebagai juragan.

Setelah panjang lebar menjelaskan kiat-kiat menjadi juragan (meski terkadang ngalor-ngidul), pesan Bukhori cuma satu, “Mulai sekarang temen kamu mulai kamu list, terkhusus yang mempunyai bisnis,” pungkasnya.

Mendengar pesan Bukhori forum mengangguk paham, tak terkecuali aku. Seperti sakitnya perjumpaan tanpa jadian, pada intinya semua yang dituliskan di atas hanya pengantar. Namun kami sebagai peserta patut bersyukur, sebab Bukhori dengan senang hati mempersilakan para peserta untuk berkonsultasi mengenai bisnis. Bahkan ia membuka pintu lebar jika kami ingin berkunjung ke rumahnya. (Alif_[i])

Foto bersama penyelenggara dan peserta usai acara Santripreneur Camp 2019. Sabtu, (27/7/2019)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabang Lomba Tulis Puisi Sumbang Medali Emas untuk FEBI

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 334
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Cabang lomba tulis sastra pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2019 berlangsung di Pusat Pengembangan Bahasa lantai 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kamis, (18/9/2019). Cabang lomba tulis sastra dibagi menjadi tiga kategori, yaitu kategori cerpen, puisi, dan naskah sastra. Adapun total peserta yang mengikuti lomba tersebut secara keseluruhan berjumlah 24 orang […]

  • Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 414
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Launching Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-53 pada Selasa (14/02/2023) di Gedung Kyai Saleh Darat Lantai 4 Kampus 3 berlangsung lancar. Dies Natalis tahun ini masih berkorelasi dengan tahun sebelumnya terkait tema. Dies Natalis tahun ini mengangkat tema “Berdaya Membangun Karya”. Menurut yang disampaikan Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, tema […]

  • Meski Sibuk Kerja Sampingan, Mahasiswi FDK ini Raih Predikat Skripsi Terbaik

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 289
    • 0Komentar

    lpminvest.com_ Sri Setyawati, mahasiswi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo semarang menjadi peraih predikat skripsi terbaik di fakultasnya. Dengan predikat tersebut, ia ingin menunjukkan bahwasannya kuliah sambil kerja tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan lulus tepat waktu. Rabu, (28/8/2019). “Ada orang yang bilang mahasiswa yang kerja pasti skripsinya susah kelarnya  dan keteteran tapi itu menurut […]

  • UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 2.974
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Project Implementing Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang adakan Seminar hasil penelitian diluar negeri. Rabu, (22/10). Seminar yang diadakan di Hotel Patra Jasa ini dihadiri oleh doktor dari berbagai universitas di Semarang. Selain itu dosen dan mahasiswa UIN Walisongo juga turut mengikuti acara tersebut. Kampus yang telah konversi menjadi UIN ini, pasalnya mengadakan acara Doctoral […]

  • Saekhu Sebut KTI sebagai Jantung Perguruan Tinggi

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 341
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Di ruang H4 dan H5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah berlangsung acara Workshop Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. Acara ini dihadiri oleh 45 mahasiswa (FEBI) yang telah berhasil melalui tahap seleksi. Sabtu (19/10/2019). Ketua panitia acara, Muhaimin mengungkapkan tujuan workshop ini yakni meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI). “Workshop ini untuk […]

  • Ekonomi Islamnya Indonesia*

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia. Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku […]

expand_less
Exit mobile version