Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » feature » Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

Bekal Bisnis Usai Bertandang di Yogyakarta

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
  • visibility 727
  • comment 0 komentar

Abdul Halim Muslih, Wakil Bupati Bantul saat menyampaikan sambutannya di acara Santripreneur Camp 2019. Sabtu, (27/7/2019)

Sabtu, (27/7/2019) di dinginnya pagi kebun buah Mangunan Yogyakarta, aku beserta rombonganku dari Semarang sangat antusias bersiap menerima materi kewirausahaan. Dalam ruangan berukuran tujuh kali lima belas meter, aku dan semua peserta Santripreneur Camp 2019 yang berseragam serba putih meluapkan rasa ingin tahu bak lele yang sedang berebut makanan. Meski terkadang harus berebut tempat ternyaman untuk sekadar berselonjor kaki.

Riuh tawa yang sebentar-sebentar menggema di ruangan menjadi pemanis di sela-sela jalannya acara. Bagaikan sebuah acara formal yang disulap menjadi stand up comedy, Bukhori dengan pembawaan bahasanya yang renyah juga santai dapat menyihir para peserta untuk masuk ke dalam dunianya tanpa paksaan. Ya, dunia bisnis.

Sesaat ia serius, lalu mengatakan bahwa hal penting yang ia tanamkan yaitu action dan biasakan menjadi aktivis. “Saya lebih suka dengan anak yang menjadi aktivis, karena mereka terbiasa mengatur orang dan itu yang diperlukan untuk menjadi juragan,” tuturnya.

Katanya, ngaji dan bisnis itu hampir sama. Kalau ngaji atau belajar kita minta izin atau restu kiai maupun guru. Pun dengan bisnis, dalam mengambil keputusan juga perlu andil dari mentor bisnis maupun orang tua.

Gairah forum semakin kental ketika Bukhori mencoba memprediksi bagaimana keadaan beberapa peserta ketika sudah tua nanti. Kami diminta untuk menyebutkan lima orang yang kami kenal beserta profesinya. Jika kebanyakan kenalan kami orang-orang yang sudah berbisnis, maka Bukhori beranggapan kami cocok sebagai juragan.

Setelah panjang lebar menjelaskan kiat-kiat menjadi juragan (meski terkadang ngalor-ngidul), pesan Bukhori cuma satu, “Mulai sekarang temen kamu mulai kamu list, terkhusus yang mempunyai bisnis,” pungkasnya.

Mendengar pesan Bukhori forum mengangguk paham, tak terkecuali aku. Seperti sakitnya perjumpaan tanpa jadian, pada intinya semua yang dituliskan di atas hanya pengantar. Namun kami sebagai peserta patut bersyukur, sebab Bukhori dengan senang hati mempersilakan para peserta untuk berkonsultasi mengenai bisnis. Bahkan ia membuka pintu lebar jika kami ingin berkunjung ke rumahnya. (Alif_[i])

Foto bersama penyelenggara dan peserta usai acara Santripreneur Camp 2019. Sabtu, (27/7/2019)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterbatasan Ekonomi Tidak Menghalangi Mila Menjadi Wisudawan Terbaik UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 875
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sidang Senat Terbuka Universita Islam Negeri (UIN) Waliongo Semarang berhasil meluluskan 558 wisudawan. Mila Nur Fatikhah mahasiswa (S1) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang berhasil menjadi wisudawan terbaik tingkat fakultas pada Sabtu (02/11/2024) di Gedung Auditorium II Kampus 3. Ia berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks […]

  • BI Sosialisasikan SI APIK Lewat Webinar UMKM Digital Bersama GenBI

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 903
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin, (31/5/2021) Generasi Baru Indonesia (GenBI) UIN Walisongo Semarang bersama GenBI Universitas Muria Kudus menggelar Webinar UMKM Digital dengan tema Pembukuan Asyik dengan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SI APIK). Dinarasumberi langsung oleh pihak Bank Indonesia (BI), acara tersebut juga menjadi ajang sosialisasi melek pencatatan keuangan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah […]

  • Tingkatkan Semangat Kepengurusan melalui EXPO FEBI 2017

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 805
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka menutup akhir periode kepengurusan lembaga intra Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA)  menyelenggarakan Expo FEBI 2017. Acara yang mengusung tema “Semarak Menuju Pembaharuan” tersebut merupakan kerjasama antara lembaga intra dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FEBI. Acara akan berlangsung selama lima hari, sejak 20-24 November 2017. Adapun rangkaian acara […]

  • Ketua HMJ Hukum Pidana Islam; Akademik menjadi Faktor Mahasiswa Minim Berorganisasi

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 758
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu rangkaian acara Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) UIN Walisongo Semarang adalah pelaksanaan debat kandidat. Debat kandidat ini dilaksanakan serentak  di delapan fakultas. Rabu, (13/12/2017). Di tengah lalu lalang mahasiswa, debat kandidat calon ketua lembaga intra Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) berlangsung di pelataran Kantor […]

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.268
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

  • Meski Terlambat, Rina Jadi Wisudawan Terbaik FEBI

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa (8/11/2022) UIN Walisongo Semarang melepaskan 609 wisudawan dan wisudawati di Auditorium 2 Kampus 3 dengan Sidang Senat Terbuka. Rina Widiyanti wisudawati asal Pati berhasil menyandang predikat wisudawan terbaik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang mampu menggeser 47 wisudawan lainnya dengan perolehan IPK 3,94. Rina sempat mengalami keterlambatan dalam proses kelulusan. Selain […]

expand_less
Exit mobile version