Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Flexing dan Personal Branding, Hampir Mirip Tapi Tak Sama

Flexing dan Personal Branding, Hampir Mirip Tapi Tak Sama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
  • visibility 1.083
  • comment 0 komentar

Oleh: Celine Irfanty (Redaktur Majalah 1)

Manusia di era digital dalam setiap harinya tidak bisa luput dari media sosial. Seolah media sosial menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia saat ini. Media sosial menjadi wadah untuk saling berbagi informasi dengan bentuk yang lebih praktis, tetapi dalam media sosial sering juga menjadi tempat pamer bagi sebagian besar orang. Fenomena ini biasa disebut flexing.

Belakangan ini, muncul isu mengenai perbuatan flexing yang dilakukan oleh putra pejabat. Hal ini menimbulkan pertanyaan terhadap normalitas kekayaan yang dimiliki oleh seorang pejabat. Selain itu, flexing sudah ramai dilakukan oleh para influencer, baik di media sosial atau platform lainnya. Bahkan saat ini masyarakat umum juga ikut sebagai pelaku dalam hal tersebut.

Flexing dilakukan dengan tujuan tertentu, misalnya untuk menunjukkan status atau derajat sosialnya, menunjukkan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki, hingga memberikan kesan baik bagi orang lain. Menurut pakar bisnis Rhenald Kasali, flexing banyak digunakan sebagai strategi pemasaran. “Walaupun flexing jadi salah satu strategi marketing yang dilakukan untuk menarik konsumen, tetapi masih banyak strategi lain yang “jauh lebih baik” dibanding flexing berlebihan,” kata Rhenald.

Fenomena Flexing dan Personal Branding

Pernyataan di atas menyebutkan bahwa flexing sebagai strategi pemasaran, akan tetapi ada istilah lain yang lebih tepat untuk digunakan dalam hal tersebut. Personal branding merupakan praktek untuk memberikan label atau ciri khas bagi diri sendiri atas suatu pencapaian dan karir yang dimiliki. Kedua istilah tersebut, yakni flexing dan personal branding memang memiliki kemiripan, akan tetapi keduanya memiliki perbedaan yang mencolok. Berikut adalah perbedaan antara flexing dan personal branding.

Pertama, flexing memiliki konotasi negatif. Perbuatan flexing dapat menimbulkan sifat iri, sehingga banyak orang membandingkan kehidupan realitanya dengan kehidupan yang dimiliki oleh pelaku flexing. Sedangkan personal branding berkonotasi terbalik. Personal branding dilakukan untuk menumbuhkan motivasi dari orang lain dan memperkenalkan diri sesuai dengan yang ditampilkan.

Kedua, pelaku flexing ingin menampilkan apapun, bahkan sesuatu yang bukan milik pelaku. Pelaku flexing cenderung haus akan validasi dari orang lain. Bahkan untuk mendapatkan validasi dari orang lain, pelaku flexing rela untuk mengakui sesuatu yang bukan dimilikinya dan tidak sesuai dengan kemampuannya. Sedangkan personal branding hanya menampilkan sesuai dengan yang dimiliki secara apa adanya.

Ketiga, dari kacamata Islam flexing dihukumi haram. Flexing dalam hal ini menjadi salah satu bentuk dari perbuatan takabbur, yang mana takabbur merupakan salah satu perbuatan non-terpuji.

Demikian perbedaan antara istilah flexing dan personal branding. Pada intinya flexing dan personal branding memiliki tujuan yang berbeda. Flexing bertujuan untuk mendapatkan pengakuan atau validasi dari orang lain. Sedangkan personal branding bertujuan untuk memberikan label terhadap diri sendiri atas suatu hal yang dicapai. Meskipun demikian, keduanya tetap memiliki kesamaan, yaitu sama-sama untuk menunjukkan suatu hal kepada khalayak. Celine_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 790
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penyambutan tamu Ngaji Budaya pada acara Nusantara Culture Festival. Disambut dengan penampilan tarian-tarian. Acara ini digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang berkolaborasi dengan Organisasi-organisasi daerah (Orda). Salah satu penampilan yang turut memeriahkan acara ini adalah tarian Ratu Jareh dari Provinsi Aceh dan tarian Pasambahan yang berasal dari Minangkabau. […]

  • Parade Budaya Tetap Berjalan Meski Waktunya 2 Menit

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 811
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Parade Budaya merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik (PBAK) 2023 dimana organisasi daerah (ORDA) menampilkan pertunjukan yang berhubungan dengan daerahnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (6/8/2023) di lapangan utama kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo serta bersamaan dengan visit Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Salah satunya yaitu penampilan dari ORDA Keluarga Mahasiswa […]

  • Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan. Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya […]

  • ASING

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 633
    • 0Komentar

    ASING Oleh : Aisyah Hakimatunnisa Tuan, apakah kau tau? Kita adalah asingMenyerupai sebuah langit yang tak kenal dengan hujanDiturunkan oleh awan abu sebelum hujan menyapa langit indah itu Seperti raga yang tak berjiwaYang bertahan, berdiriDiancam oleh banyak sayatan luka Aku tak tahu, TuanEntah dirimu atau aku yang memiliki ego tinggiAtaukah memang kita sama-sama tidak tau?Tentang […]

  • Hadapi Kuliah Tatap Muka, FEBI Siapkan Berbagai Rencana

    • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 723
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kuliah blended (pembelajaran kombinasi) UIN Walisongo akan diselenggarakan mulai 11 Oktober nanti hingga akhir semester ganjil ini. Kabar tersebut tertuang dalam Surat Edaran Rektor UIN Walisongo Semarang Nomor 3307/Un.10.0/R.1/DA.05.01/09/2021 tentang Pemberitahuan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas, Rabu, (22/09/2021). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melalui Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengaku menyambut baik […]

  • Tim KKN MIT Ke-IX Posko 68 UIN Walisongo Siaga Antisipasi Banjir di Pecangaan, Jepara

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 839
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Warga Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara bersama Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-IX posko 68 UIN Walisongo Semarang usai laksanakan kerja bakti. Minggu (02/02/2020). “Program kerja bakti dalam membersihan sungai ini menjadi kesempatan kami untuk membantu berkontribusi mengatasi permasalahan sampah di desa Karangrandu. Hal ini selaras dengan program divisi […]

expand_less
Exit mobile version