Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » SPE 2020, Menelisik Ekonomi Kapitalis di Tengah Pandemi

SPE 2020, Menelisik Ekonomi Kapitalis di Tengah Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
  • visibility 690
  • comment 0 komentar

Suasana Kelas Ketika sedang berlangsung penyampaian materi pertama oleh Arif Afendi

lpminvest.com- Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE)  adalah agenda tahunan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumbya, acara kali ini dilakukan secara virtual melalui Google Meet. Diikuti kurang lebih 35 mahasiswa dan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 17 hingga 19 Juli 2020.

Bertajuk Membangun Opini Positif Insan Pers dalam Menghadapi Krisis Ekonomi di Masa Pandemi, dengan sub tema Sistem Ekonomi di Tengah Pandemi dan Tematik. Tidak kalah menariknya, LPM Invest menghadirkan pemateri dari akademika FEBI dan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) yaitu Arief Efendi, Luksi Visita, Anis Fitria, dan Maya Sofiah. Jumat, (17/7/2020)

Saifullah selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) membuka kegiatan SPE. Beliau merasa senang meskipun di tengah pandemi seperti ini, LPM Invest tetap mengadakan kegiatan yang positif.

“Sekolah Pemikiran Ekonomi ini merupakan salah satu bentuk keterampilan di bidang ekonomi agar dapat menguasai ilmu ekonomi dan menjadikannya sebagai landasan dalam berfikir,” ungkapnya.

Materi pertama yang dipaparkan oleh Arief Efendi  mengenai Ekonomi Kapitalis di tengah pandemi. Menurutnya, ada beberapa dampak yang mengancam kegiatan perekonomian Indonesia. “Berdasarkan dari Kemenkeu, sampai pada tanggal 15 April 2020 sudah tercatat 1,5 juta karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), ribuan penerbangan dibatalkan, Purchasing Manager Index (PMI) Indonesia dibawah level 50 persen, penurunan angka turis yang signifikan, dan lain sebagainya,” jelas Arif Efendi.

Arif juga mengibaratkan bahwa kita tidak bisa memilih antara makan dan minum. Antara memilih menyelamatkan ekonomi atau kesehatan. Tapi yang perlu digarisbawahi kita tidak mampu menghidupkan orang yang sudah meninggal, akan tetapi lambat laun perekonomian dapat diperbaiki meskipun butuh waktu yang lama untuk memulihkan.

Ahayar Manarul Fatah H.  Pimpinan Umum LPM Invest menyampaikan apresiasi kepada kru yang masih mau berdiskusi meskipun secara virtual.

“Acara ini semoga  dapat memberi informasi dan sebagai ajang untuk berdiskusi. Melalui kegiatan ini membuktikan bahwa dirumah saja tidak menghalangi kita untuk menjadi pribadi yang lebih produktif dengan melakukan kegiatan positif. Dikana [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilema Kepesertaan JKN dan Yudisium Nilai

    • calendar_month Sab, 6 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Baru-baru ini mahasiswa UIN Walisongo Semarang digegerkan dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kepala Biro AUPK Nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertanggal 29 Desember 2017 yang mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 389 Tahun 2017 tanggal 4 Oktober 2017 tentang kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Sekilas tidak ada yang aneh dari pengumuman tersebut. […]

  • BUMN Pelopori Gerakan Nontunai Lewat LinkAja

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 552
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) gelar tasyakuran Hari Ulang Tahunnya yang ke-21. Dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno beserta jajaran direksi dan pejabat kementerian BUMN, acara ini berlangsung di Pantai Marina Semarang. Menariknya, acara yang diawali dengan jalan sehat ini mendapat rekor Muri kategori transaksi terbanyak, yaitu 35 ribu transaksi dalam waktu […]

  • Srawung Kaum Muda Lintas Iman Bacakan Deklarasi Perdamaian

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 682
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka merekatkan tali persaudaraan lintas iman, khususnya di kalangan orang muda sebagai generasi penerus bangsa kota Semarang, Srawung Kaum Muda Lintas Iman, melaksanakan acara Selebrasi Pagelaran Budaya. Bertempat di halaman Balaikota Semarang. Minggu, (5/03/2017). Acara yang mengusung tema “Sukacita Orang Muda Merajut Hidup Damai dalam Keberagaman” berlangsung pada pukul 10.00-13.00 WIB ini diakhiri […]

  • Luar Biasa, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 734
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram ( MIT) ke-9 Posko 46 UIN Walisongo mampu menciptakan alat pengolah limbah plastik menjadi bahan bakar setara premium. Alat yang dinamakan Destilator Sampah ini merupakan alat sederhana yang dikembangkan oleh mahasiswa guna mengurangi permasalahan sampah plastik yang semakin membludak setiap tahun, khususnya di Desa Bedono. Alat […]

  • Fisik Tak Mengubah Guna

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Oleh: Dwi Ari A. Kala tarian impi terngiang di pikiran Sesak sendu menyelimuti perjuangan Dua hasil terselip di permukaan harap Antara kegagalan dan keberhasilan Keduanya langkah ikrar citamu Sepenuh daya kau peruntukkan Tuk berjuang melawan soal di medan perang Menaklukkan waktu bagai musuh Ketenangan adalah bakat batin tak tertandingi Perguruan tinggi yang kau harap Hanya […]

  • Wadyabala Invest; Maya Sofiah Borong Dua Kategori Wisudawan Terbaik FEBI  

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 587
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Maya Sofiah, berhasil mempertahankan gelar wisudawan terbaik pada dua jenjang pendidikan selama di UIN Walisongo Semarang. Pada tahun 2017 menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 pada jenjang pendidikan D3 Perbankan Syariah. Kemudian menjadi wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi yaitu 3,91. Tidak sampai di sini, […]

expand_less
Exit mobile version