Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Dilema Kepesertaan JKN dan Yudisium Nilai

Dilema Kepesertaan JKN dan Yudisium Nilai

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 6 Jan 2018
  • visibility 922
  • comment 0 komentar
WhatsApp Image 2018-01-06 at 11.33.42

Kartu Jaminan Kesehatan Nasional JKN-KIS Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Baru-baru ini mahasiswa UIN Walisongo Semarang digegerkan dengan pengumuman yang dikeluarkan oleh Kepala Biro AUPK Nomor B-4285/Un.10.0/B1/KU.00.1/12/2017 tertanggal 29 Desember 2017 yang mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 389 Tahun 2017 tanggal 4 Oktober 2017 tentang kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Sekilas tidak ada yang aneh dari pengumuman tersebut. Namun, ada beberapa alasan keresahan yang dirasakan mahasiswa mengenai kebijakan tersebut.

Pertama, sebenarnya kebijakan tersebut sangat baik jika benar-benar diterapkan, mengingat kebijakan itu diambil melalui pertimbangan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam pasal 1 ayat (3) dan (4) menyebutkan “Penerima bantuan iuran jaminan kesehatan yang selanjutnya disebut PBI Jaminan Kesehatan adalah fakir miskin dan orang tidak  mampu sebagai peserta program Jaminan Kesehatan (3) Peserta adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah  membayar iuran (4)”.

Dengan adanya Perpres tersebut dirasa cukup jelas bahwa peserta Jaminan Kesehatan  mencakup seluruh elemen masyarakat. Bahkan dalam hal ini orang asing juga menjadi peserta program jaminan kesehatan, terkecuali bagi masyarakat kurang mampu, mereka mendapat kartu kepesertaan Jaminan Kesehatan dengan menggunakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah (Pasal 1 ayat 7 UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

Kedua, pembebanan biaya ganda (double cost) untuk kesehatan mahasiswa mengingat adanya alokasi dana Poliklinik untuk kesehatan mahasiswa yang diatur dalam rincian Biaya Kuliah Tunggal-Uang Kuliah Tunggal (BKT-UKT) mahasiswa. Adanya hal tersebut dikhawatirkan akan terjadi kerancuan alokasi dana pada  Poliklinik UIN Walisongo.

Ketiga, jangka waktu dan ketentuan pembayaran SPP/UKT yang mewajibkan mahasiswa untuk melaporkan secara online kartu kepesertaan JKN yang dirasa memberatkan mahasiswa. Karena jika tidak melaporkan sesuai jangka waktu yang ditentukan, akan berimplikasi pada yudisium nilai yang tidak dapat diakses.

Adanya pengumuman tersebut tentu mendapat respon yang sangat beragam dari kalangan mahasiswa. Kemudian  yang menjadi pertanyaan penulis yaitu adakah relevansi antara yudisium nilai dengan kepesertaan JKN? Penulis juga banyak menjumpai  opini mahasiswa di sosial media yang menyertakan hashtag (#TanyaRektor).

Melihat dari beberapa alasan yang telah disebutkan diatas, terdapat beberapa hal yang semestinya dipertimbangkan jika akan memberlakukan kebijakan terkait kepesertaan mahasiswa yang wajib memiliki kartu JKN. Pertama, perlunya mengkaji ulang terkait kebijakan yang mewajibkan mahasiswa untuk  memiliki kartu kepesertaan JKN, mengingat sistem BKT-UKT memiliki rincian alokasi dana untuk kesehatan mahasiswa. Jika ingin tetap diberlakukan maka seyogyanya diberlakukan bagi mahasiswa baru tahun 2018 melalui sosialisasi yang intensif sebelumnya.

Kedua, tidak memaksakan mahasiswa dalam bentuk apapun terkait kebijakan baru yang dikeluarkan pihak birokrasi. Meskipun JKN bersifat wajib sebagimana diatur dalam UU  Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, namun dalam pembuatannya harus didasarkan atas kemauan individu dan dukungan keluarga, bukan berlandaskan ancaman atau paksaan.

Ketiga, dalam merumuskan  sebuah kebijakan  seyogyanya pihak birokrasi selaku pemegang wewenang tertinggi melibatkan banyak mahasiswa, agar segala keputusan yang diambil dapat diterima oleh semua pihak tanpa ada pihak yang merasa dirugikan. Sehingga semua elemen kampus dapat saling bersinergi untuk mencapai sebuah tujuan.   (Risky Darmawan_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Baru Kepengurusan LPM Invest 2020

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 746
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tasyakuran wisuda beserta reorganisasi LPM Invest berlangsung hari ini di Mushola Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Minggu, (19/1/2020). Agenda ini dijadikan satu pasalnya pengurus inti LPM Invest periode 2018/2019 yaitu Pemimpin Umum (PU) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) dinyatakan lulus oleh Surat Keputusan Rektor Nomor 100 Tahun 2019 pada bulan November […]

  • Selenggarakan Webinar, Tibra Bahas Tips And Trick Get LoA From Group of 8 Universities in Australia

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 964
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tibra Overseas Edu mengadakan sebuah webinar online yang bertemakan “How to get LoA from group of 8 universities” pada hari Sabtu, (23/11/2024). Webinar ini bertujuan membantu calon Mahasiswa Internasional yang ingin melanjutkan studi di salah satu dari delapan Universitas bergengsi di Australia. Terlebih karena adanya kerjasama pihak Tibra dengan Universitas bergengsi tersebut. Patner yang […]

  • Casino X вход

    • calendar_month Jum, 15 Des 2023
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 339
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Как зайти в Casino X без проблем и ошибок Для успешного входа на платформу Casino X, воспользуйтесь тайм-аутом в 5 минут для восстановления проблем с подключением. Использование стабильного интернет-соединения минимизирует нарушения, а частота открытия вкладок в браузере не должна превышать 3-4. Во время […]

  • Kontestasi Politik Perempuan Berbasis Kesetaraan Gender

    • calendar_month Sel, 25 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Oleh : Iswatun Ulia In politics if you want anything said, ask a man, If you want anything done, ask a women. (The Iron Woman, Margareth Hilda Thatcher) Peran perempuan tidak bisa dilepaskan dari setiap lini kehidupan. Dalam keluarga misalnya, perempuan memiliki tugas dan kodrat menyelesaikan segala keperluan rumah tangga, yang dalam bahasa Jawa dikenal […]

  • FEBI Bekali Anggota Ormawa dengan Pelatihan Kepemimpinan 2023

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 833
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Guna mempersiapkan pemimpin lembaga, mulai dari eksekutif, legislatif hingga minat bakat yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar “Pelatihan Kepemimpinan” yang dilaksanakan pada hari Senin-Selasa tanggal 30 (30-31/1/2023). Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana acara ini dilaksanakan di kampus, tetapi pada tahun ini bertempat di Balai Diklat […]

  • Muhammad Yasser Arafat : Langgam Jawa Merupakan Cara Melantunkan Al-Qur`an Orang Jawa Terdahulu

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 947
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tilawatah Al-Qur`an yang dilantunkan menggunakan langgam jawa (Nada Jawa) oleh Muhammad Yasser Arafat pada peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW di Istana Negara beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan oleh media, respon masyarakat memunculkan polemik, “boleh atau tidak” melantunkan ayat suci ilahi dengan menggunakan langgam jawa. Untuk mentabayunkan (menjelaskan) permasalahan tersebut, Himpunan Jurusan Tafsir […]

expand_less
Exit mobile version