Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » FORSHEI Adakan Kelas Asah Skill; Peningkatan Kapabilitas Kepenulisan Mahasiswa

FORSHEI Adakan Kelas Asah Skill; Peningkatan Kapabilitas Kepenulisan Mahasiswa

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
(Agus sedang memaparkan materi tentang kepenulisan dalam acara Kelas Asah Skill FORSHEI)

(Agus sedang memaparkan materi tentang kepenulisan dalam acara Kelas Asah Skill FORSHEI)

lpminvest.com- Minggu, (24/10/2021) Forum Studi Hukum Ekonomi Islam (FORSHEI) UIN Walisongo mengadakan Kelas Asah Skill dengan mengusung tema “Meningkatkan Kapabilitas dalam Kepenulisan sebagai Langkah Aktualisasi Diri.” Acara dilaksanakan menggunakan media zoom meeting, diikuti oleh mahasiswa FEBI dan dihadiri pembicara seorang jurnalis dari Suara Merdeka. Tujuan dilaksanakannya acara ini untuk menambah wawasan serta pengetahuan bagi peserta tentang pentingnya menulis.

Alasan diusungnya tema tersebut agar mahasiswa dapat memaksimalkan penggunaan media dan informasi dengan tulisannya.

“Tema ini diangkat agar mahasiswa dapat memaksimalkan penggunaan media dan informasi yang diisi dengan tulisan, sehingga ide-ide yang kita keluarkan akan terbaca dan tersampaikan kepada pengguna media,” ungkap Arja selaku Ketua Panitia.

Menurut Imam Syafi’i, menulis merupakan alat untuk mengikat ilmu atau bacaan. Sekiranya tidak ada tulisan lalu kita lupa maka lenyaplah ilmu itu dari diri kita. Menulis juga sebagai aktivitas menuangkan gagasan, ide, dan pendapat melalui media bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan menggunakan elemen digital (media sosial). Hal tersebut bertujuan untuk menyampaikan tulisan pada pembaca agar menjadi wawasan terhadap apa yang telah ditulis.

“Menulis itu harus dilandasi kesadaran. Maksudnya, kita harus menyadari jika dengan menulis, maka orang lain dapat membacanya dan menjadi wawasan. Tetapi jika tidak menulis, maka ide-ide kita akan tenggelam dan orang lain tidak akan mengetahuinya,” terang Agus ketika menyampaikan materi.

Dia juga menambahkan bahwa poin penting dalam menulis adalah kemauan. Kita harus dipaksa betul untuk mengeksplorasi ide dengan menulis, terlebih lagi bagi mahasiswa hal ini merupakan kesempatan besar untuk mengeluarkan ide-ide yang dimilikinya.

Perkembangan media sosial saat ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bagi semua untuk menyebarkan berbagai informasi melalui tulisan.

“Media sosial sudah sangat canggih. Tidak hanya untuk melihat story, tetapi sudah menjadi ajang kita untuk menulis konten yang akan diposting ke media sosial,” ungkap Agus.

Agus juga menambahkan bahwa media sosial memiliki dampak yang kurang baik apabila tidak bijak dalam memanfaatkannya.

“Ada dampak yang sangat berbahaya terhadap kurangnya memanfaatkan media sosial untuk menulis, diantaranya distorsi informasi (re: menambah/mengurangi informasi), dramatisasi fakta palsu, meracuni pikiran anak dan penyalahgunaan kekuasaan,” ungkapnya.

Sebagai close statement, Agus mengungkapkan bahwa segala sosial media sudah canggih dan serba ada. Tugas kita adalah mengisi sosial media tersebut dengan menulis yang baik dan terus dibangun. Jika tidak mencoba untuk menulis, maka akan sia-sia sosial media yang kita miliki dan ide kita akan tenggelam. Dia juga mengutip sebuah kalimat dari Imam Al-Ghozali yang berbunyi “Kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka menulislah.” Refi_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Islamnya Indonesia*

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Perdebatan tentang ekonomi Islam menjadi perhatian yang menarik, termasuk di Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam. Pertemuan Islam dan tradisi juga tidak luput memunculkan banyak perbedaan tentang ajaran-ajaran ataupun dogma yang diyakini masing-masing pemikiran muslim di Indonesia. Terkait dengan pendapat ekonom muslim yang memisahkan ilmu ekonomi sebagai science dari sistem ekonomi, dan berpendapat bahwa ekonomi berlaku […]

  • Prof. Muhibbin; Mahasiswa jangan Bercita-cita menjadi PNS

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 150
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General untuk mengawali perkuliahan Semester Genap tahun Akademik 2014/2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang. Selasa, (3/03/2015). Prof. Muhibbin selaku Rektor memberikan sambutannya di Audit 1 lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Acara yang mengusung tema “Relevansi Ekonomi Islam dengan Sosial Business” […]

  • PBAK Online Hari Kedua: Ta’arufan Dulu dengan Dunia Kampus

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 255
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Selasa (8/9/2020). Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan  (PBAK) UIN Walisongo Semarang disiarkan langsung melalui kanal YouTube DEMA Universitas dan juga DEMA Fakultas masing-masing. Dalam acara hari ini, terdapat kegiatan dengan judul pengenalan dunia kampus yang dinarasumberi langsung oleh Mukhsin Jamil selaku Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang. Keadaan sekolah tentu berbeda […]

  • Mahasiswa Kenalkan Tarian Adat Lewat Seminar

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 217
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tari Sigeh Pengunten dari Lampung turut memeriahkan acara Seminar Nasional Akuntansi di Audit 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang. Tarian ini dibawakan oleh anggota organisasi daerah Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Lampung (KAMAPALA). Selasa, (22/10/2019). Menurut Mia Chandra Dewi, tarian Sigeh Pengunten ditampilkan untuk menyambut tamu dalam acara-acara tertentu. “Yang membedakan tarian ini dengan yang […]

  • Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 196
    • 0Komentar

    lpminvest.com– M. Thomy Hilmi Azizy menjadi wisudawan termuda UIN Walisongo Semarang pada Pelepasan Wisuda ke 74 tahun akademik 2018/2019. Pria kelahiran Lamongan, 27 Juli 1998 ini lulus di usia 20 tahun dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini bercerita bahwa dirinya sewaktu masih duduk […]

  • Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 253
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Donald Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan apresiasi bagi para politisi muda. Pasalnya mereka telah berani masuk ke dalam rumah berhantu yang diisi hantu para politisi korup. Baginya, politisi muda yang berintegritas dan memiliki kualitas yang akan mengusir para hantu di rumah partai politik (parpol). Sabtu, (28/4/2018). “Para politisi muda yang sholeh, berintegritas, […]

expand_less
Exit mobile version