Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » UIN Walisongo Borong Medali di Ajang Kompetisi IPPBMM 2021

UIN Walisongo Borong Medali di Ajang Kompetisi IPPBMM 2021

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
  • visibility 494
  • comment 0 komentar

Salah Satu Peserta IPPBMM dari UIN Walisongo yang Menjuarai Cabang Lomba Tenis Meja

lpminvest.com- Jumat (25/6/2021), kontingen UIN Walisongo Semarang berhasil memborong medali dalam ajang bergengsi Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) 2021. Perolehannya sebanyak 9 medali di antaranya 2 emas, 1 perak, dan 6 perunggu. Medali dan gelar juara yang diperoleh merupakan sumbangan dari cabang lomba tenis meja, catur, karate, pencak silat, dan karya tulis ilmiah.

IPPBMM 2021 yang ke-8 diselenggarakan di Yogyakarta dengan UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumahnya. Ajang bergengsi ini digelar untuk membina dan menemukan mahasiswa unggul dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKIN) se-Jawa dan Madura. Kegiatan dilaksanakan secara blended, baik daring maupun luring mulai dari 21 hingga 25 Juni 2021. Berbagai cabang kompetisi dari seni, olahraga, dan riset diperlombakan dalam ajang yang diikuti oleh 18 kontingen seluruh PTKIN di Jawa dan Madura.

UIN Walisongo mengirimkan delegasinya pada 30 cabang lomba dengan 5 lomba yang digelar secara luring di UIN Sunan Kalijaga. Kelimanya adalah catur, tenis meja, MFQ, kaligrafi, dan debat konstitusi. Tetap patuh dengan protokol kesehatan yang distandarkan, semua berjalan lancar, hingga UIN Walisongo menyabet medali kejuaraan dari cabang lomba catur dan tenis meja dengan sumbangan 4 medali. Keempatnya terdiri atas 2 emas dari catur cepat perorangan putri dan tenis meja tunggal putra, 1 perak dari cabor tenis meja tunggal putri, dan 1 perunggu dari catur kilat putri.

Tak hanya itu, dari olahraga bela diri seperti karate dan silat menyumbang perunggu untuk UIN Walisongo di ajang IPPBMM ini. Kategori pencak silat seni ganda putri dilaksanakan secara daring. Pelaksanaan lomba virtual seperti ini dirasa kurang membara euforianya. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya suporter yang bersorak sorai layaknya kegiatan luring seperti sedia kala.

“Euforia dari perlombaan sendiri tidak terasa sama sekali dikarenakan penyelenggaraannya yang daring. Dalam kompetisi virtual sangat sulit memprediksi kemenangan. Besar harapan meskipun masih pandemi, pencak silat tetap diselenggarakan secara langsung,” terang Ayu Malinda Sari ketika dihubungi via WhatsApp.

Harapan Atlet yang Merupakan Perwakilan Kampus dalam IPPBMM

Pandemi Covid-19 yang belum usai memang mempersempit gerakan mahasiswa, seperti ketika akan berlomba. Atlet harus mengurus izin terlebih dahulu untuk menggunakan ruang auditorium sebagai tempat latihan. Hal yang wajar apabila sarana prasarana latihan itu memadai agar bisa menunjang atlet. Apresiasi dan atensi dari pihak birokrasi juga diharapkan atlet.

“Kampus sangat ketat dalam membolehkan mahasiswanya masuk ke lingkungan. UKM PSHT sendiri sangat membutuhkan tempat latihan untuk menunjang kegiatan kami. Semoga kampus memerhatikan atletnya berbentuk reward atau bentuk apresiasi lainnya baik untuk yang menang maupun yang belum beruntung,” tulis Malinda yang juga mahasiswi semester akhir jurusan Ekonomi Islam 2017.

Menurut Malinda, kampus telah memberikan sepaket kostum kontingen bagi perwakilan pencak silat ganda putri UIN Walisongo. Malinda sendiri mengaku -sampai tulisan ini dibuat- belum mendapat uang saku atau bentuk apresiasi dari pihak kampus maupun fakultas. Pihak fakultas masih sebatas mendata anak yang berprestasi tahun ini.

Bidang olahraga merupakan suatu hal yang penting – selain keilmuan dan kesenian- untuk diperhatikan oleh pihak kampus. Perhatian kepada sebuah klub olahraga di kampus dapat memantik atletnya untuk menang ketika dikirim sebagai perwakilan. Kebijakan-kebijakan belum terasa berdampak bagi klub olahraga. Mengingat IPPBMM ini merupakan ajang bergengsi yang patut dibanggakan akan keikutsertaannya.

“Harapannya kepada pimpinan kampus untuk mengurusi dan melakukan pendampingan terhadap teman-teman yang memiliki ketertarikan dalam bidang olahraga. Baik dalam fasilitas, pendanaan, dan pelatihan agar kualitas teman-teman UIN Walisongo dalam bidang olahraga akan semakin meningkat,” terang Azzam selaku ketua umum Walisongo Sport Club (WSC).

Perwakilan UIN Walisongo dalam IPPBMM telah maksimal dan patut diapresiasi. Atlet yang telah menorehkan juara dan yang belum telah menampilkan performa terbaik mereka. Nama kampus juga ikut terdampak atas hasil IPPBMM VIII tahun ini.

“Teman-teman yang telah mendapat juara tetap semangat dan menjaga konsistensi kemampuannya. Apabila ke depannya ada turnamen bisa turun dengan performa yang maksimal. Pengurus akan membantu mengejawantahkan kemampuan tersebut dalam bidang olahraga. Selamat atas prestasi yang diraih, semoga dapat membawa kebaikan bagi mahasiswa dan nama kampus,” tutup Azzam lewat pesan suara WhatsApp. Nabilla_[i]

Daftar Perolehan Medali oleh Kontingen UIN Walisongo dalam IPPBMM VIII 2021 se-Jawa dan Madura. Sumber: Dema-U

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Es Campur dan Serba-serbi Ramadhan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 434
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bulan Ramadhan bagi sebagian pedagang membawa berkah tersendiri, tidak terkecuali bapak Edi (40). Penjual Es Campur di depan Masjid Agung Jawa Tengah ini setidaknya bisa menghasilkan tiga ratus ribu rupiah hanya pada saat menjelang buka puasa saja. Rabu, (08/07/2014). “Sekali jualan bisa dapat 300 ribu rupiah mas, itu hanya beberapa jam berjualan, kalau biasanya […]

  • Songsong Internasionalisasi Kampus, FEBI Kirim Dosen Ke Pare

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 501
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Demi mencapai visi misi UIN Walisongo terkait internasionalisasi kampus, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bekali dosen dan tenaga kependidikan pelatihan bahasa Inggris di Pare, Kediri. Minggu, (8/9/2019). Diikuti oleh 11 dosen dan tenaga kependidikan, pelatihan ini merupakan angkatan kedua yang akan dilaksanakan selama satu pekan sejak Minggu, (8/9) hingga Sabtu, (14/9). “Pelatihan ini […]

  • 9 Tahun Aksi Kamisan; Potret Buram Penegakkan HAM di Indonesia

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Oleh: Dziyaul L. Tamrin Alumni Lembaga Pers Mahasiswa Invest “Black represents the gloom of this country in terms of human rights. The umbrella carries the message that our right to stage this rally is protected by the Constitution,” Said Commission for Missing Persons and Victims of Violence member Yati Andriani. Banyak negara yang mempunyai rekam […]

  • Ngaji Budaya Sebagai Bentuk Ekspresi Keberagaman Indonesia

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 689
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN)  dan  Organisasi Daerah (Orda) UIN Walisongo saling berkolaborasi untuk menyukseskan acara Nusantara Culture Festival pada Kamis, (25/05/2023) yang dilaksanakan di Lapangan Kampus 3. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengajak elemen-elemen kedaerahan. “Adanya kegiatan Nusantara Culture Festival, teman-teman DEMA Universitas  ingin mengajak elemen-elemen kedaerahan yang ada di lingkungan […]

  • KALA ITU

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Kala Itu Oleh: M. Shodiq Al Hakim Kala itu Duduk dan membisu Di pinggir jalan berbatu Ditemani oleh pekatnya kabut Suasananya sejuk tapi sunyi   Kala itu Hati dan otak mengalir dalam balutan ketenangan Halus dan lembut laksana kabut Terbawa oleh irama angin syahdu Seketika aku membisu   Otak ingin tertawa Namun hati gundah gulana […]

  • Barrier Gate Menuai Kemacetan

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 480
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penggunaan barrier gate di setiap pintu masuk utama UIN Walisongo akhirnya diberlakukan pada awal perkuliahan pascalibur lebaran. Siapapun yang keluar-masuk kampus menggunakan kendaraan wajib mengambil karcis untuk dapat melewati palang pintu otomatis. Selasa (26/7/18). Pemberlakuan sistem barrier gate ini menuai kontroversi. Pasalnya, hal tersebut mengakibatkan antrean mengular hingga ke jalan raya di hari pertama […]

expand_less
Exit mobile version