Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
  • visibility 356
  • comment 0 komentar

Salah satu potret tarian dari KMPP Semarang

lpminvest.com- Senin, (7/9/2020). Berlangsungnya Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di tengah pandemi, tidak menyurutkan antusias orda tampilkan budaya lokal. Kegiatan tersebut usai disaksikan oleh calon mahasiswa baru melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo.

“Sebenarnya orda banyak yang antusias, bahkan hampir semua. Akan tetapi karena keterbatasan waktu dan berhubung online maka panitia hanya mampu memberikan kuota untuk 20 orda saja,” terang Melissa selaku Penanggung Jawab Parade Budaya.

Banyak budaya yang ditampilkan, salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Bekasi (HIMASI) yang menampilkan tari ondel-ondel.

“Tari ondel-ondel menggambarkan kegembiraan gadis-gadis yang sedang menyemarakkan pesta khitanan. Dan umumnya pesta khitanan di betawi ini selalu dimeriahkan oleh boneka ondel-ondel. Tak hanya itu, tarian ini biasanya dibawakan secara berkelompok oleh penari perempuan. Namun dalam perkembangannya sering dikreasiakan untuk ditarikan oleh sepasang pria dan wanita,” jelas Haikal Alawi selaku ketua HIMASI.

Tak hanya itu saja, gemerlap pagelaran budaya kali ini juga memiliki keunikan tersendiri. Seperti tarian batik jlamprang.

“Tarian ini mengandung makna pekerja keras, tekun dan rajin. Disamping itu juga, dalam komposisi tariannya menggambarkan ciri khas masyarakat pekalongan yang gemar membatik. Tidak hanya itu saja, dalam penyajiannya tarian ini disajikan dengan gerakan yang berimprovisasi dengan kegiatan membatik,”  ungkap Hadil, selaku ketua Ikatan Mahasiswa Pekalongan di Semarang (IMAPADIS).

Setiap daerah menampilkan tarian yang mencirikan daerah masing-masing, termasuk juga tarian yang dibawakan oleh Keluarga Mahasiswa & Pelajar Pati (KMPP) Semarang yakni tari Bandeng Presto.

“Tarian ini adalah kreasi tari yang menceritakan makanan khas daerah Pati,” ungkap Nila salah satu penari asal KMPP Semarang.

Meskipun bermodal kreativitas sebuah video tanpa live, akan tetapi semua artis parade budaya mengaku tetap memperoleh subsidi.

“Ada dana untuk sewa kostum, makeup, sewa kamera, dan konsumsi yaitu Rp 250.000 sampai Rp 300.000, dimana kami disuruh membuat laporan pengeluaran terlebih dahulu,” tambah perempuan berparas cantik tersebut. (Dedi,Anita_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Calon Kru Magang LPM Invest 2020

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 354
    • 0Komentar
  • Fakultas Saintek UIN Walisongo Genjot Potensi Mahasiswa Lewat OSM

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 337
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo gelar Olimpiade Sains Mahasiswa (OSM-red) Tingkat Nasional dalam rangka acara Walisongo Scientific Competition (WSC) 2018. Acara ini berlangsung di Audit 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Senin, (16/10/2018). Kompetisi ilmiah yang dilombakan dalam OSM ini antara lain Lomba Karya Tulis Nasional (LKTN), Inovasi Teknologi Tepat Guna (ITTG), […]

  • Perjuangan Berlanjut, Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 264
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mengatasnamakan Seruan Aksi Solidaritas “Perjuangan Penolakan Omnibuslaw Masih Panjang dan 4 Kawan Kita Masih di Tahan,” ratusan mahasiswa menggelar aksi di Tugu Muda Semarang. Minggu, (11/10/2020). Aksi ini dikomando oleh Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), sebagai respon dari sikap represifitas yang dilakukan oleh aparat dalam aksi #MosiTidakPercaya dan #BatalkanOmnibuslaw pada tanggal Rabu, (7/10/2020) […]

  • Perpustakaan Lentera, Resmi Lounching di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 435
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Perpustakaan Lentera dengan tema Menciptakan Literasi yang Inklusif untuk Generasi Unggul telah diresmikan pada kamis, (20/2/2020) lalu. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa selaku pembina perpustakaan, Mardhiyah dan perwakilan dari siswa-siswi Yayasan Raudhatus Sholihin Desa Loireng. “Hari ini launching Perpustakaan Lentera agar semua warga tahu di Desa Loireng sudah ada perpustakaan bisa membekali […]

  • Pelantikan dan Raker Fornasmebi di IAIN Purwokerto, Muncul Harapan ‘Berkolaborasi dengan Link Aja Syariah’

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 314
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa hingga Kamis, (22-27 Mei 2021) Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (Fornasmebi) Wilayah III Jateng-DIY melaksanakan Pelantikan, Rapat Kerja Wilayah III (rakerwil), dan Jambore Ekonomi Syariah (JES). Penyelenggaraan kegiatan dituan rumahi oleh IAIN Purwokerto yang menjadi satu di antara tujuh Perguruan Tinggi Islam se Jateng-DIY ke dalam anggota Fornasmebi. Wilayah III […]

  • Serukan Aksi Oposisi Menjaga Demokrasi, PMII UIN Walisongo Layangkan Press Release, Aksi dan Diskusi

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 414
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang mengadakan diskusi dalam rangka seruan aksi dan pernyataan sikap atas keberpihakan presiden pada pemilu kali ini, Minggu (04/02/2024). Pada kegiatan tersebut, PMII komisariat UIN Walisongo turut menggandeng beberapa organisasi yang juga menyoroti isu terkait seperti Aliansi Mahasiswa Walisongo, Aksi Kamisan Semarang, termasuk juga Maring Institute. Meskipun sempat diguyur […]

expand_less
Exit mobile version