Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
  • visibility 902
  • comment 0 komentar

Salah satu potret tarian dari KMPP Semarang

lpminvest.com- Senin, (7/9/2020). Berlangsungnya Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di tengah pandemi, tidak menyurutkan antusias orda tampilkan budaya lokal. Kegiatan tersebut usai disaksikan oleh calon mahasiswa baru melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo.

“Sebenarnya orda banyak yang antusias, bahkan hampir semua. Akan tetapi karena keterbatasan waktu dan berhubung online maka panitia hanya mampu memberikan kuota untuk 20 orda saja,” terang Melissa selaku Penanggung Jawab Parade Budaya.

Banyak budaya yang ditampilkan, salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Bekasi (HIMASI) yang menampilkan tari ondel-ondel.

“Tari ondel-ondel menggambarkan kegembiraan gadis-gadis yang sedang menyemarakkan pesta khitanan. Dan umumnya pesta khitanan di betawi ini selalu dimeriahkan oleh boneka ondel-ondel. Tak hanya itu, tarian ini biasanya dibawakan secara berkelompok oleh penari perempuan. Namun dalam perkembangannya sering dikreasiakan untuk ditarikan oleh sepasang pria dan wanita,” jelas Haikal Alawi selaku ketua HIMASI.

Tak hanya itu saja, gemerlap pagelaran budaya kali ini juga memiliki keunikan tersendiri. Seperti tarian batik jlamprang.

“Tarian ini mengandung makna pekerja keras, tekun dan rajin. Disamping itu juga, dalam komposisi tariannya menggambarkan ciri khas masyarakat pekalongan yang gemar membatik. Tidak hanya itu saja, dalam penyajiannya tarian ini disajikan dengan gerakan yang berimprovisasi dengan kegiatan membatik,”  ungkap Hadil, selaku ketua Ikatan Mahasiswa Pekalongan di Semarang (IMAPADIS).

Setiap daerah menampilkan tarian yang mencirikan daerah masing-masing, termasuk juga tarian yang dibawakan oleh Keluarga Mahasiswa & Pelajar Pati (KMPP) Semarang yakni tari Bandeng Presto.

“Tarian ini adalah kreasi tari yang menceritakan makanan khas daerah Pati,” ungkap Nila salah satu penari asal KMPP Semarang.

Meskipun bermodal kreativitas sebuah video tanpa live, akan tetapi semua artis parade budaya mengaku tetap memperoleh subsidi.

“Ada dana untuk sewa kostum, makeup, sewa kamera, dan konsumsi yaitu Rp 250.000 sampai Rp 300.000, dimana kami disuruh membuat laporan pengeluaran terlebih dahulu,” tambah perempuan berparas cantik tersebut. (Dedi,Anita_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barrier Gate Menuai Kemacetan

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 793
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penggunaan barrier gate di setiap pintu masuk utama UIN Walisongo akhirnya diberlakukan pada awal perkuliahan pascalibur lebaran. Siapapun yang keluar-masuk kampus menggunakan kendaraan wajib mengambil karcis untuk dapat melewati palang pintu otomatis. Selasa (26/7/18). Pemberlakuan sistem barrier gate ini menuai kontroversi. Pasalnya, hal tersebut mengakibatkan antrean mengular hingga ke jalan raya di hari pertama […]

  • Fakultas Syariah dan Hukum Kembali Raih Juara Bertahan dalam Cabang Lomba Esai

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 869
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Setelah sukses dalam kegiatan Orsenik tahap satu, pada Kamis, (11/11/2021) kegiatan Orsenik tahap dua kembali dilaksanakan. Pada orsenik hari kedua ini ada beberapa cabang perlombaan (cabor) yang diselenggarakan seperti: Kempo, Lomba Esai, Poster Bela Negara, Review Buku, dan lainnya. Dalam cabor Esai, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) kembali bertahan dan unggul menjadi juara satu. […]

  • Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 733
    • 0Komentar

    lpminvest.com- COVID-19 masih ada di negara Indonesia, terkhusus Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuat Elisa Martha seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo Semarang tergugah hatinya untuk memutus mata rantai COVID-19. Minggu, (18/10/2020). Dalam hal ini, sosialisasi penggunaan masker dan perawatan masker yang benar menjadi hal nomor wahid […]

  • The Psychology of Money

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Judul             : The Psychology of Money Penulis          : Morgan Housel Penerbit          : BACA Tahun Terbit  : 2021 Tebal              : 238 Halaman ISBN            : 078-602-6486-57-8 Penerjemah   : Zia Anshor Peresensi         : Muhammad Fatih Ditulis oleh Morgan Housel, seorang penulis dan investor, buku ini tidak hanya fokus pada angka atau rumus finansial, tetapi lebih pada perilaku […]

  • Update Isu-Isu Global; KSPM Selenggarakan Investor Gathering

    • calendar_month Sen, 13 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 921
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar acara Investor Gathering dengan tema “Economic Growth in 2023 Amid Increasing Global Risk” pada Senin (13/3/2023) yang dilaksanakan di Auditorium 1 kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Peserta Acara Investor Gathering ini dari KSPM se-Kota Semarang. Topik yang diangkat ini merupakan topik […]

  • Berkat Air Rendaman Kurma, Shafira Raih Predikat Skripsi Terbaik Tingkat Universitas

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Shafira Abdillah, wisudawati asal Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil raih predikat skripsi terbaik tingkat universitas. Ia meraih predikat tersebut ketika diumumkan pada Sidang Senat Terbuka yang diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3. Tugas akhirnya berjudul “Analisis Total Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Pada Air Nabeez Kurma Ajwa (Phoenix […]

expand_less
Exit mobile version