Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
  • visibility 783
  • comment 0 komentar

Salah satu potret tarian dari KMPP Semarang

lpminvest.com- Senin, (7/9/2020). Berlangsungnya Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di tengah pandemi, tidak menyurutkan antusias orda tampilkan budaya lokal. Kegiatan tersebut usai disaksikan oleh calon mahasiswa baru melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo.

“Sebenarnya orda banyak yang antusias, bahkan hampir semua. Akan tetapi karena keterbatasan waktu dan berhubung online maka panitia hanya mampu memberikan kuota untuk 20 orda saja,” terang Melissa selaku Penanggung Jawab Parade Budaya.

Banyak budaya yang ditampilkan, salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Bekasi (HIMASI) yang menampilkan tari ondel-ondel.

“Tari ondel-ondel menggambarkan kegembiraan gadis-gadis yang sedang menyemarakkan pesta khitanan. Dan umumnya pesta khitanan di betawi ini selalu dimeriahkan oleh boneka ondel-ondel. Tak hanya itu, tarian ini biasanya dibawakan secara berkelompok oleh penari perempuan. Namun dalam perkembangannya sering dikreasiakan untuk ditarikan oleh sepasang pria dan wanita,” jelas Haikal Alawi selaku ketua HIMASI.

Tak hanya itu saja, gemerlap pagelaran budaya kali ini juga memiliki keunikan tersendiri. Seperti tarian batik jlamprang.

“Tarian ini mengandung makna pekerja keras, tekun dan rajin. Disamping itu juga, dalam komposisi tariannya menggambarkan ciri khas masyarakat pekalongan yang gemar membatik. Tidak hanya itu saja, dalam penyajiannya tarian ini disajikan dengan gerakan yang berimprovisasi dengan kegiatan membatik,”  ungkap Hadil, selaku ketua Ikatan Mahasiswa Pekalongan di Semarang (IMAPADIS).

Setiap daerah menampilkan tarian yang mencirikan daerah masing-masing, termasuk juga tarian yang dibawakan oleh Keluarga Mahasiswa & Pelajar Pati (KMPP) Semarang yakni tari Bandeng Presto.

“Tarian ini adalah kreasi tari yang menceritakan makanan khas daerah Pati,” ungkap Nila salah satu penari asal KMPP Semarang.

Meskipun bermodal kreativitas sebuah video tanpa live, akan tetapi semua artis parade budaya mengaku tetap memperoleh subsidi.

“Ada dana untuk sewa kostum, makeup, sewa kamera, dan konsumsi yaitu Rp 250.000 sampai Rp 300.000, dimana kami disuruh membuat laporan pengeluaran terlebih dahulu,” tambah perempuan berparas cantik tersebut. (Dedi,Anita_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentuk Apresiasi; Mahasiswa ISAI Gelar Parade Penyambutan Wisudawan

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 832
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pelaksanaan Sidang Senat terbuka Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berlangsung ramai dengan adanya Penyambutan Wisudawan. Salah satunya dari mahasiswa Prodi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI). Acara ini berlangsung meriah, wisudawan diarak mulai dari Landmark menuju depan Gedung Rektorat pada Rabu, (08/11/2023). Kegitan ini menjadi tradisi setiap tahun sebagai bentuk apresiasi untuk kelulusan […]

  • Dharma Wanita Persatuan FEBI Raih Juara Umum, Dekan FEBI; Perempuan Perlu Lebih Kreatif dan Inovatif

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 644
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berhasil menjadi juara umum dalam acara Peringatan Dharma Wanita ke-20 dan Hari Ibu ke-91. Jumat, (27/12/2019). Perlombaan tersebut terdiri atas lima cabang lomba, yaitu merangkai sayur, merangkai buah, mengenakan dasi, lomba cerdas cermat, serta rias wajah dan berbusana. Keberhasian BWP […]

  • Adanya Penyelewengan Agama Karena Adanya Manipulasi Nash

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 892
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Banyak bermunculan paham-paham Radikal yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, berkat kerjasama antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Universitas Wahid Hasyim, dan Kesbangpol Jawa Tengah mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Memantapkan Peran Agama dalam Membangun Perdamaian Universal”. Sabtu, (15/04/2017). Acara yang dilaksanakan di Hotel Siliwangi Semarang ini dihadiri oleh pemuda dari […]

  • MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Foto bersama Kru LPM Invest Rasa-rasanya sudah lama saya vakum dari dunia tulis menulis dengan gaya tulisan ngepop, malam ini adalah malam minggu, yang sebagian orang (yang berpasangan) keluar memadu kasih (aku rak popo). Dari kegelisahan malam minggu ini aku nyoba buka-buka medsos. Eh, ternyata rame mahasiswa maupun mahasiswi (belum bisa dipastikan jomblo apa nggak) membicarakan soal […]

  • Suarakan HAM, Ini 23 Potret Paper MOB PBAK 2019

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 747
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaa (PBAK) 2019 UIN Walisongo telah merilis kreasi paper MOB di akun instagram PBAK @pbakuinws. Jumat, (23/8/2019) Paper MOB tersebut membentuk 23 formasi bertemakan kemanusiaan. Dari unggahan tersebut tampak paper MOB dengan  hash tag “Menolak Lupa”. Terlihat gambar-gambar tokoh kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang sampai sekarang belum […]

  • Pelabelan Nama Ilmiah Pada Tanaman, Usaha Edukatif Mahasiswa KKN kepada Masyarakat

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 967
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin (2/11/2020) tetap produktif di tengah pandemi, mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75  posko 117 UIN Walisongo melakukan pelabelan nama pada tanaman. Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Dukuh Dudukan, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Kegiatan pelabelan nama ilmiah pada tanaman ini merupakan kegiatan memberikan infomasi tentang nama ilmiah, nama lokal, […]

expand_less
Exit mobile version