Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Maba FEBI Berhasil Olah Tempe Jadi Kue

Maba FEBI Berhasil Olah Tempe Jadi Kue

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
  • visibility 465
  • comment 0 komentar

Tim Plan Bisnis FEBI saat menerima medali dan piagam penghargaan di Audit 1 Kampus I UIN Walisongo. Jumat, (21/9/2018)

lpminvest.com Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) merupakan ajang kompetisi terbesar bagi Mahasiswa Baru (Maba-red) UIN Walisongo Semarang. Salah satu cabang ilmiah yang diperlombakan adalah Plan Bisnis, dimana setiap Fakultas wajib mengirim satu tim yang terdiri dari tiga orang untuk membuat rencana bisnis dan mempresentasikan produknya di depan para juri.

Salah satu produk menarik tercetus oleh Maba Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Mereka membuat kue dengan bahan baku tempe dan ubi madu. Uniknya lagi, mereka mengolah kue tersebut dengan berbagai varian rasa antara lain kue rasa ikan lele, kue rasa udang kombinasi kayu manis, dan kue rasa nangka kombinasi coklat.

“Kami ingin menyajikan kue yang berbeda dari biasanya, yaitu kue berbahan baku ubi madu dan tempe untuk menggantikan terigu. Kami juga ingin memberikan cita rasa yang beda dan kaya kandungan gizi. Jadi kami sajikan kue rasa lele, udang, dan nangka sebagai cita rasa khas produk kami,” papar Janah, salah satu delegasi FEBI dalam cabang lomba Plan Bisnis. Jumat, (21/9/2018).

Tidak hanya produknya yang menarik, nama produk yang mereka pakai juga unik. Nela, Janah, dan Malik sebagai satu tim delegasi FEBI mengungkapkan bahwa mereka memakai istilah kekinian untuk nama produk mereka agar mudah diingat.

“Nama produk kami adalah Hampoy Cake, asal kata dari Asoy. Ya ambil kata yang sering diucapkan anak jaman sekarang aja biar mudah diingat,” ungkap Malik saat ditemu usai presentasi di Audit 1 Lantai 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang.

Namun begitu, ekspektasi meraih juara pertama belum terwujud. Mereka harus mengantongi juara tiga dengan perolehan nilai 85 sebagai hadiah kerja keras mereka membuat produk Hampoy Cake ini.

“Alhamdulilah cukup bangga karena bisa mendapatkan jalan sewaktu kita masih baru di UIN Walisongo ini, tapi sedih juga belum bisa capai target yang dinginkan,” tutur Nela kepada Kru lpminvest.com.

Senada dengan Nela, Zulvia Rahmawati salah satu penanggung jawab tim Plan Bisnis FEBI pun mensyukuri hasil yang mereka peroleh saat ini. Menurutnya kemenangan bukan hanya diukur dengan angka, namun bagaimana menjadi lebih baik dan lebih berani dari hari ini adalah kemenangan yang sesungguhnya. (Candra_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ORSENIK Kembali Digelar; Hilangkan Kekecewaan dan Ajang Penjaringan Mahasiswa Berprestasi

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 532
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) UIN Walisongo kembali diadakan setelah tahun lalu batal karena Pandemi Covid-19, Kamis (28/10/2021). ORSENIK tahun ini diadakan untuk para mahasiswa dari dua angkatan, yaitu angkatan 2020 dan 2021. Hal tersebut dipilih untuk menjaring mahasiswa berprestasi dari dua angkatan itu. Choirul Hasri selaku Ketua Panitia mengungkapkan bahwa diselenggarakannya […]

  • Ajang Melatih Personal Branding, DEMA FEBI Selenggarakan Talkshow Kepemudaan

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo menggelar acara Talkshow kepemudaan pada hari Kamis, 30 Mei 2024 di Gedung Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Talkshow kali ini mengusung tema “Peran dan Strategi Personal Branding untuk Generasi Z Sebagai Bekal serta Menghadapi era Digitalisasi 5.0″. Acara ini mengundang dua […]

  • Temu Sharing; UKM KOBI dan Febipreneur UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 525
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UKM Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kedatangan 26 anggota dari Lembaga Kegiatan Mahasiswa Fakultas (LKMF) Febipreneur UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan studi banding ini berlangsung di Laboratorium Minibank FEBI. Jumat, (15/11/2019). “Kunjungan kami untuk melakukan studi banding dan temu sharing dengan UKM KOBI,” terang Rizky Ramadhan selaku […]

  • Bingkai Rob Merisak Hidup Warga Timbulsloko

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Minggu, (17/09/2023) Doah (53). Kala itu tengah rebahan sembari menonton televisi 16 inch di rumah kayunya di Dusun Timbulsloko, Sayung, Demak. Matanya tak bisa lepas dari drama di televisi tersebut yang menampilkan kemewahan sebuah kota. Hal itu kontras dengan kampungnya di Timbulsloko yang kini terancam tenggelam. Deburan ombak kecil ikut menemani Doah dalam fokusnya terdengar […]

  • Menteri Agama Resmikan UIN Walisongo

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 448
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang telah diresmikan oleh Menteri Agama (Menag-red), H. Lukman Hakim Syaifudin, di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Senin, (06/04/2015). Acara yang dihadiri oleh Menag, Gubernur Jawa Tengah, dan juga Rektor Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia ini, selain peresmian UIN juga dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-45 UIN Walisongo. Prof. […]

  • Lokasi Tak Menentu, Wednesday Market Sepi Pengunjung

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 499
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Program Wednesday Market (WM-red) yang dicanangkan oleh Walisongo Career Center (WCC) pekan ini sepi pengunjung. Rabu, (12/4/17). WM yang telah berjalan lima pekan ini ternyata dalam pelaksanaannya masih dirasa belum efektif. Pasalnya, lokasi penjualan yang berpindah-pindah membuat mahasiswa kebingungan ketika ingin membeli. Hal ini diungkapkan oleh salah satu penjual martabak yang sedari awal […]

expand_less
Exit mobile version