Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
  • visibility 585
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Aksi perayaan Hari Buruh Internasional (Mayday) digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5/2025). Unjuk rasa ini diikuti oleh ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT).

Aliansi ini terdiri dari beberapa federasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Buruh Seluruh Masyarakat Grobogan (S.B Semar), Aliansi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia), Federasi Serikat Pekerja Indonesia Perjuangan (FSPIP), dan Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI). Para buruh berserikat membawakan beberapa tuntutan kepada pemerintah.

Tuntutan-tuntutan tersebut dibacakan langsung melalui orasi dari perwakilan federasi-federasi yang terjun dalam aksi. Orasi dilakukan bergilir dengan seruan setuju oleh para anggota federasi.

Lukman, perwakilan FSPMI melakukan orasi dengan menyebutkan beberapa tuntutan yang diangkat dalam aksi ini, diantaranya tuntutan mengenai sistem ketenagakerjaan yang dinilai cacat karena adanya diskriminasi terhadap para buruh.

“Masih banyak perlakuan yang tidak manusiawi, perusahaan yang membayar upah jauh dari ketentuan yang diputuskan oleh gubernur atau sesuai dengan peraturan perundang undangan,” Ujar ketua FPMI saat orasi.

Selain itu, mereka juga menuntut terkait pengesahan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset koruptor yang dianggap bahwa para koruptor menjadi penyebab kesengsaraan para buruh.

“Hari ini momentum Mayday, kita menyampaikan  kepada pemerintah untuk segera disahkan UU tentang perampasan aset kepada koruptor yang ada di negeri ini karena koruptor menyengsarakan kehidupan kami dan anak cucu kami,” tegasnya.

Pada kesempatan aksi kali ini, seluruh buruh bersatu menagih hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Menuntut pemberian upah yang layak sesuai dengan peraturan.

Para buruh meminta kepada para pemegang kekuasaan untuk dapat menanggapi keluhan para buruh.

“Kepada gubernur (dan) presiden untuk mensejahterakan  buruh, untuk memberikan upah buruh yang ada di Provinsi Jawa Tengah dan seluruh Indonesia,” Ujar ketua FSPMI.

Namun pada saat sedang menyuarakan tuntutan, aksi penyuaraan ini dikacaukan dengan hadirnya masa aksi perusuh. Para buruh yang hadir digiring memasuki wilayah perkantoran gubernur sedangkan masa yang rusuh berhadapan langsung dengan aparat kepolisian. Kemudian terjadi aksi kejar-mengejar dan berujung dengan adanya peluncuran water canon.

Kondisi ini menjadi semakin ricuh dengan dilepaskannya tembakan dari masa aksi lain. Hingga menyebabkan terjadinya saling serang sebelum akhirnya para aksi didorong mundur menuju wilayah Universitas Diponegoro.

Pada momentum Mayday ini menjadi hari di mana para buruh melakukan perlawanan untuk melawan ketidakadilan, memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan yang seharusnya di dapatkan oleh para buruh. Aksi demonstrasi yang dilakukan para aksi menjadi bukti bahwa mereka turun kejalan untuk menyampaikan aspirasi tuntutan dan keinginan kaum buruh kepada para pemangku kepetingan.Mahda_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai ‘War Takjil’ di Sekitar Kampus 3 UIN Walisongo: Mahasiswa Hemat UMKM Merapat

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Ngaliyan, (23/02/2026) Sore hari, Jalanan di sekitar kampus 3 UIN Walisongo Semarang dikerumuni oleh aktivitas manusia, terutama para mahasiswa yang memenuhi  pedagang takjil untuk membeli berbagai jenis takjil untuk berbuka puasa. War Takjil adalah salah satu kegiatan yang mereka lakukan selama bulan Ramadhan sembari menunggu adzan magrib tiba. Meilina Dwi mahasiswa semester 6  UIN Walisongo […]

  • Virus Covid-19 Kembali Jadi Momok Penundaan KKL FEBI Dalam Negeri

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 599
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sampai detik berita ini dirilis, ada 96 orang pasien yang terkonfirmasi positif virus Covid-19. Dilangsir dari liputan6.com, Yurianto menyatakan bahwa virus ini sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Wilayah tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Tangerang, Bali, Manado, dan Pontianak. Sabtu, (14/3/2020). Menindaklanjuti informasi tersebut Ketua Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas […]

  • Bentuk Apresiasi; Mahasiswa ISAI Gelar Parade Penyambutan Wisudawan

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 614
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pelaksanaan Sidang Senat terbuka Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berlangsung ramai dengan adanya Penyambutan Wisudawan. Salah satunya dari mahasiswa Prodi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI). Acara ini berlangsung meriah, wisudawan diarak mulai dari Landmark menuju depan Gedung Rektorat pada Rabu, (08/11/2023). Kegitan ini menjadi tradisi setiap tahun sebagai bentuk apresiasi untuk kelulusan […]

  • Resensi Film Kang Mak from Pee Mak : Kisah Komedi, Horor, dan Romance yang Menggetarkan Hati

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 2.567
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul                : Kang Mak from Pee Mak Sutradara         : Herwin Novianto Tanggal Rilis   : 15 Agustus 2024 (Indonesia) 19 September 2024 (Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam) 7 Oktober 2024 (Kamboja) Pemeran          : Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Indro Warkop, Tora Sudiro, Indra Jegel, Rigen Rakelna,                […]

  • Aktivis Bawah Pohon

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar istilah ini? Aktivis bawah pohon. Begitu kami  menyebut mereka para mahasiswa dan mahasiswi yang membuka stand di bawah pohon, sebelumnya saya juga terinspirasi dari seorang dosen saya yang bercerita melihat para mahasiswa yang sedang berkumpul disepanjang jalan kampus III UIN Walisongo dibawah-bawah pohon. Memilih tempat di bawah pohon bukanlah tanpa […]

  • AKU INDONESIA

    • calendar_month Kam, 16 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Koruptor, Mereka memanggilku Orang kaya makan orang miskin Orang miskin makan raskin Pejabat lemah iman makan rakyat Rakyat makan hati sebab melarat Miskin, Mereka menjulukiku Rakyat kurang gizi Rumah-rumah kumuh berdomisili Gelandangan di jalanan mengais rezeki Bodoh, Mereka memandangku Warga negara sendiri menganggur Warga negara asing panen anggur Sumber daya alam tak bisa mengatur Tuan […]

expand_less
Exit mobile version