Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
  • visibility 733
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Aksi perayaan Hari Buruh Internasional (Mayday) digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5/2025). Unjuk rasa ini diikuti oleh ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT).

Aliansi ini terdiri dari beberapa federasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Buruh Seluruh Masyarakat Grobogan (S.B Semar), Aliansi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia), Federasi Serikat Pekerja Indonesia Perjuangan (FSPIP), dan Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI). Para buruh berserikat membawakan beberapa tuntutan kepada pemerintah.

Tuntutan-tuntutan tersebut dibacakan langsung melalui orasi dari perwakilan federasi-federasi yang terjun dalam aksi. Orasi dilakukan bergilir dengan seruan setuju oleh para anggota federasi.

Lukman, perwakilan FSPMI melakukan orasi dengan menyebutkan beberapa tuntutan yang diangkat dalam aksi ini, diantaranya tuntutan mengenai sistem ketenagakerjaan yang dinilai cacat karena adanya diskriminasi terhadap para buruh.

“Masih banyak perlakuan yang tidak manusiawi, perusahaan yang membayar upah jauh dari ketentuan yang diputuskan oleh gubernur atau sesuai dengan peraturan perundang undangan,” Ujar ketua FPMI saat orasi.

Selain itu, mereka juga menuntut terkait pengesahan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset koruptor yang dianggap bahwa para koruptor menjadi penyebab kesengsaraan para buruh.

“Hari ini momentum Mayday, kita menyampaikan  kepada pemerintah untuk segera disahkan UU tentang perampasan aset kepada koruptor yang ada di negeri ini karena koruptor menyengsarakan kehidupan kami dan anak cucu kami,” tegasnya.

Pada kesempatan aksi kali ini, seluruh buruh bersatu menagih hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Menuntut pemberian upah yang layak sesuai dengan peraturan.

Para buruh meminta kepada para pemegang kekuasaan untuk dapat menanggapi keluhan para buruh.

“Kepada gubernur (dan) presiden untuk mensejahterakan  buruh, untuk memberikan upah buruh yang ada di Provinsi Jawa Tengah dan seluruh Indonesia,” Ujar ketua FSPMI.

Namun pada saat sedang menyuarakan tuntutan, aksi penyuaraan ini dikacaukan dengan hadirnya masa aksi perusuh. Para buruh yang hadir digiring memasuki wilayah perkantoran gubernur sedangkan masa yang rusuh berhadapan langsung dengan aparat kepolisian. Kemudian terjadi aksi kejar-mengejar dan berujung dengan adanya peluncuran water canon.

Kondisi ini menjadi semakin ricuh dengan dilepaskannya tembakan dari masa aksi lain. Hingga menyebabkan terjadinya saling serang sebelum akhirnya para aksi didorong mundur menuju wilayah Universitas Diponegoro.

Pada momentum Mayday ini menjadi hari di mana para buruh melakukan perlawanan untuk melawan ketidakadilan, memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan yang seharusnya di dapatkan oleh para buruh. Aksi demonstrasi yang dilakukan para aksi menjadi bukti bahwa mereka turun kejalan untuk menyampaikan aspirasi tuntutan dan keinginan kaum buruh kepada para pemangku kepetingan.Mahda_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • National Essay Competition (NEC) 2019 Lembaga Pers Mahasiswa Invest

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Hidup mahasiswa! Dunia kini tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan semakin pesatnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya. Tidak terkecuali Indonesia, teknologi kian canggih dan digandrungi kaum milenial. Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi, justru semakin banyak yang […]

  • Suara Dalam Diam

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Oleh : Khoirunnisa Nasution Di sudut kota yang bising dan tua, Teriak lidah-lidah tak bersuara. Opini bak angin berlari, Tapi siapa peduli? Siapa mendengar? Dalam baris-baris sunyi yang tertulis, Jiwa-jiwa berbicara, tapi tak tertangkap. Dari hati-hati yang sempat retak, Tumbuh harapan walau nampak rapuh. Wahai zaman, berhentilah sejenak, Dengar suara kecil yang berteriak. Opini bukan […]

  • Mahasiswa Fisika Cetuskan Sistem Monitoring Tambak Udang Berbasis Internet

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 704
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Olimpiade Sains Mahasiswa (OSM) merupakan ajang kompetisi untuk Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) tingkat Regional UIN, dan IAIN Se-Indonesia. Salah satu cabang lomba yang diperlombakan adalah Inovasi Teknologi Tepat Guna (ITTG), dimana setiap peserta diwajibkan membuat suatu temuan baru berbasis teknologi dalam rangka meningkatkan pemberdayaan sumber daya alam. Salah satu inovasi menarik […]

  • Fauziah Wisudawan Terbaik FSH Tanamkan Manajemen Handal di Kesehariannya

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 666
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelepasan wisuda UIN Walisongo Semarang ke-77 di Audit II kampus III UIN Walisongo telah menyebutkan Fauzia Rohmah sebagai wisudawan terbaik  Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dengan perolehan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87. Rabu, 29/01/2020. Tidak bisa diremehkan, untuk meraih predikat terbaik fakultas ternyata Fauzia mengerjakan skripsi hanya dalam kurun waktu satu bulan. “Awal ngerjain […]

  • Es Campur dan Serba-serbi Ramadhan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 572
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bulan Ramadhan bagi sebagian pedagang membawa berkah tersendiri, tidak terkecuali bapak Edi (40). Penjual Es Campur di depan Masjid Agung Jawa Tengah ini setidaknya bisa menghasilkan tiga ratus ribu rupiah hanya pada saat menjelang buka puasa saja. Rabu, (08/07/2014). “Sekali jualan bisa dapat 300 ribu rupiah mas, itu hanya beberapa jam berjualan, kalau biasanya […]

  • Pondok Damai, Tumbuhkan Toleransi Pemuda Antar Agama

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 702
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Adanya keberagaman di Indonesia, menjadikan beberapa kaum muda lintas iman berkumpul dan saling bertukar fikiran mengenai agama dan kepercayaan yang ada. “PONDOK DAMAI” lebih tepatnya nama sebuah perkumpulan yang memberikan wadah untuk kaum muda yang haus akan rasa penasaran dengan keberagaman. Pondok damai pertama kali diadakan pada tahun 2005, bertempat di Vihara Syailendra Kopeng. Kegiatan […]

expand_less
Exit mobile version