Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Resep Lulus Tepat Waktu Ala Wisudawati Terbaik

Resep Lulus Tepat Waktu Ala Wisudawati Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 9 Mar 2018
  • visibility 633
  • comment 0 komentar

Wisudawati terbaik UIN Walisongo dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam periode Maret 2018.

lpminvest.com– Perhelatan wisuda UIN Walisongo Semarang telah digelar pada Rabu, (7/8/2018). Salah satu momen yang ditunggu-tunggu ialah ketika pembacaan nama wisudawan-wisaudawati terbaik universitas maupun masing-masing fakultas.

Nadea Lathifah Nugraheni mahasiswi jurusan Hukum Pidana dan Politik Islam, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) menjadi salah satu nama yang disebut. Tidak hanya disebut, video profilnya pun ditayangkan di depan ratusan pasang mata yang menghadiri perhelatan akbar tersebut.

Dea, sapaan akrabnya, menjadi wisudawati terbaik, termuda, dan tercepat seuniversitas pada prosesi wisuda sarjana (S1) ke-72. Skripsinya yang berjudul “An analysis of criminal act of sexual gratification on positive law and fiqih jinayah perspective” pun menjadi skripsi berbahasa Inggris terbaik seuniversitas.

Ia pernah tidak sengaja menyeletuk akan menjadi wisudawati terbaik ketika sedang menemani ayahnya yang sakit parah di rumah sakit.

“Bapak harus bertahan hidup, wong anake mau jadi sarjana, nanti naik ke panggung Dea jadi wisudawati terbaik,” celetuknya yang saat itu masih semester empat.

Namun celetukannya Ia anggap sebagai janji suci kepada ayahnya sekaligus menjadi pacuan baginya untuk belajar dan berusaha lebih keras. Alhasil, Ia berhasil menepati janjinya dan meraih IPK 3,94 hingga membuat haru kedua orang tuanya.

Lain halnya dengan Siti Rohmawati, mahasiswi jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini tak pernah menyangka bisa menjadi wisudawati terbaik dan tercepat sefakultas. Ia mengaku tidak pernah menarget akan menjadi wisudawati terbaik sebelumnya.

“Saya tidak pernah memplanning bisa lulus cepet, hanya saja saya menjalankan apa yang ingin saya lakukan dengan sungguh-sungguh,” tutur Rahma kepada kru lpminvest.com via whatsapp. Kamis, (8/3/2018).

Meski di awal semester sempat cuti selama setahun karena patah tulang akibat kecelakaan, gadis berparas ayu tersebut berhasil merampungkan studinya dalam kurun waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,83. Akhirnya, Ia berhasil menggaet predikat wisudawati terbaik fakultas dan membuat kedua orang tuanya bangga.

Di balik Layar

Predikat wisudawati terbaik tidak semata-mata Dea dan Rahma dapatkan dengan cuma-cuma. Ada banyak pengorbanan, ujian, dan godaan yang mereka hadapi dengan payah.

Rahma mengaku bahwa Ia tipikal orang yang tidak bisa diam. Terbukti dengan rutinitasnya sebagai bendahara di Dema FEBI dan LPM Invest. Ia harus pandai membagi waktu antara kuliah dan organisasi. Kesibukannya tidak lantas membuat ia surut dalam belajar. Ia juga sempatkan waktu untuk membaca buku di waktu luang, barang sepuluh menit.

“Saya kan orangnya nggak mau diem. Jadi nggak pernah yang namanya duduk manis di kos. Berangkat jam tujuh ke kampus, terus pulang kos mandi, habis mandi ngelesi. Ya paling kalo baca buku sepuluh menitlah di waktu luang, nggak harus di kos atau di rumah. Kalo nggak ya baca-baca artikel di internet,” papar gadis peraih beasiswa Bank Indonesia tersebut.

Ketika ditanya terkait kunci suksesnya lulus tepat waktu, Ia berprinsip bahwa tujuan akan dapat dicapai jika berproses dengan sungguh-sungguh.

“Prinsip saya, lakukan apa yang ingin kamu lakukan, jangan tunda keinginanmu. Jadi saya selalu bersungguh-sungguh untuk melakukan apapun yang ingin saya capai,” tegasnya.

Selain bersungguh-sungguh, Ia juga kerap melaksanakan sholat sunah Tahajud dan Duha agar dimudahkan segala urusannya.

Sedangkan Dea yang kesehariannya banyak Ia habiskan di Ma’had al Jami’ah Walisongo mengaku sering kesulitan dalam hal ekonomi. Ayahnya rela menjual motor, harta keluarga satu-satunya untuk membiayainya kuliah. Ia sering tidak bisa membayar uang makan, maka ia kerap berpuasa.

Namun Ia tidak tinggal diam. Karena tidak mungkin mengandalkan biaya dari kedua orang tuanya, Ia rajin mencari beasiswa, menulis di media cetak atau online, dan menjadi guru les di salah satu bimbel demi mempertahankan hidup dan gelar sarjananya. Ia pun dipercaya menjadi musyrifah (pengurus) di Ma’had untuk membimbing ratusan mahasiswa baru agar menjadi mahasiswa yang berkarakter dan berpikiran hebat. Lalu uang yang Ia hasilkan ditabung untuk membeli buku.

Ketika ditanya resep khusus kesuksesannya, Ia hanya meyakini bahwa Allah akan mengabulkan apa yang benar-benar hamba-Nya inginkan.

“Tidak ada resep khusus. Allah mau apa yang kita mau kalau kita benar-benar mau,” jelasnya kepada kru lpminvest.com.

Kedua wisudawati terbaik tersebut sama-sama meyakini bahwa cita-cita akan dapat dicapai jika prosesnya dijalankan dengan sungguh-sungguh. Diiringi doa dan restu orang tua, serta percaya akan kemurahan Allah dengan keyakinan penuh. (Ari/Yeni/Hasna-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bermasalah, Publikasi Hasil Suara Pemilwa 2018 Ditunda

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 716
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hasil perhitungan surat suara Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) tahun 2018 UIN Walisongo Semarang yang seharusnya sudah bisa dipublikasikan 3×24 jam pascapencoblosan, dipastikan belum siap untuk dipublikasikan. Sabtu, (22/12/2018). Sampai saat ini, Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM-red) belum dapat memutuskan hasil Pemilwa dengan pasti. Pasalnya, terdapat berbagai problem terkait hasil suara. Salah satunya terjadi di Fakultas […]

  • Launching Z-Corner: Ajang Pengembangan Filantropi Islam di Kampus

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 821
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Semarang, Sabtu (18/11/23) Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI), Noor Achmad secara simbolik meresmikan Z-Corner Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang bertempat dikantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Meski sudah beroperasi sejak beberapa bulan belakangan, namun Z-Corner baru diresmikan hari ini secara tatap muka. Alasan BASNAZ RI memilih kampus […]

  • Kelompok KKN UIN Walisongo Berikan Psikoedukasi Bullying Bagi Siswa SD di Regunung

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 953
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 47 UIN Walisongo Semarang lakukan Psikoedukasi untuk Kelas 6 SD 03 Regunung, Kabupaten Semarang. Kegiatan psikoedukasi bertajuk “Mencegah Perilaku Bullying” yang dilaksanakan pada Senin (24/10/2022). Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan edukasi terkait tindakan preventif bullying bagi anak-anak sekolah dasar. Psikoedukasi adalah memberikan pengetahuan tentang berbagai […]

  • Adanya Penyelewengan Agama Karena Adanya Manipulasi Nash

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 997
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Banyak bermunculan paham-paham Radikal yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, berkat kerjasama antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Universitas Wahid Hasyim, dan Kesbangpol Jawa Tengah mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Memantapkan Peran Agama dalam Membangun Perdamaian Universal”. Sabtu, (15/04/2017). Acara yang dilaksanakan di Hotel Siliwangi Semarang ini dihadiri oleh pemuda dari […]

  • Pengumuman Hasil Seleksi Kru Magang LPM Invest 2016

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 751
    • 0Komentar

    PENGUMUMAN HASIL SELEKSI  KRU MAGANG LEMBAGA PERS MAHASISWA INVEST FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM  UIN WALISONGO SEMARANG NO NAMA JURUSAN KETERANGAN 1 Riza Puji D3 PBS Lulus  2 Fara Fahira Dwi F Ekonomi Islam Lulus  3 Ratnaning Wulan H D3 PBS Lulus  4 Amimah Ulul M Ekonomi Islam Lulus  5 Ani Asfi’ah Ekonomi Islam Lulus  […]

  • Pelayanan Pas Pelanggan Puas

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 733
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa UIN Walisongo Semarang rela antre berdesakan pagi-pagi di Warung Makan Pak Nur Fuad, Jl. Tanjungsari Rt 7 Rw V, Tambakaji, Ngaliyan. Mereka mengantre demi mendapat sebungkus nasi rames untuk sarapan. Minggu, (12/3/17). Warung bercat orange yang sudah berdiri sejak 2008 ini menjadi destinasi favorit mahasiswa dalam mencari makan. Pasalnya, selain tempatnya yang strategis […]

expand_less
Exit mobile version