Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Flexing dan Personal Branding, Hampir Mirip Tapi Tak Sama

Flexing dan Personal Branding, Hampir Mirip Tapi Tak Sama

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
  • visibility 1.055
  • comment 0 komentar

Oleh: Celine Irfanty (Redaktur Majalah 1)

Manusia di era digital dalam setiap harinya tidak bisa luput dari media sosial. Seolah media sosial menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia saat ini. Media sosial menjadi wadah untuk saling berbagi informasi dengan bentuk yang lebih praktis, tetapi dalam media sosial sering juga menjadi tempat pamer bagi sebagian besar orang. Fenomena ini biasa disebut flexing.

Belakangan ini, muncul isu mengenai perbuatan flexing yang dilakukan oleh putra pejabat. Hal ini menimbulkan pertanyaan terhadap normalitas kekayaan yang dimiliki oleh seorang pejabat. Selain itu, flexing sudah ramai dilakukan oleh para influencer, baik di media sosial atau platform lainnya. Bahkan saat ini masyarakat umum juga ikut sebagai pelaku dalam hal tersebut.

Flexing dilakukan dengan tujuan tertentu, misalnya untuk menunjukkan status atau derajat sosialnya, menunjukkan keterampilan atau kemampuan yang dimiliki, hingga memberikan kesan baik bagi orang lain. Menurut pakar bisnis Rhenald Kasali, flexing banyak digunakan sebagai strategi pemasaran. “Walaupun flexing jadi salah satu strategi marketing yang dilakukan untuk menarik konsumen, tetapi masih banyak strategi lain yang “jauh lebih baik” dibanding flexing berlebihan,” kata Rhenald.

Fenomena Flexing dan Personal Branding

Pernyataan di atas menyebutkan bahwa flexing sebagai strategi pemasaran, akan tetapi ada istilah lain yang lebih tepat untuk digunakan dalam hal tersebut. Personal branding merupakan praktek untuk memberikan label atau ciri khas bagi diri sendiri atas suatu pencapaian dan karir yang dimiliki. Kedua istilah tersebut, yakni flexing dan personal branding memang memiliki kemiripan, akan tetapi keduanya memiliki perbedaan yang mencolok. Berikut adalah perbedaan antara flexing dan personal branding.

Pertama, flexing memiliki konotasi negatif. Perbuatan flexing dapat menimbulkan sifat iri, sehingga banyak orang membandingkan kehidupan realitanya dengan kehidupan yang dimiliki oleh pelaku flexing. Sedangkan personal branding berkonotasi terbalik. Personal branding dilakukan untuk menumbuhkan motivasi dari orang lain dan memperkenalkan diri sesuai dengan yang ditampilkan.

Kedua, pelaku flexing ingin menampilkan apapun, bahkan sesuatu yang bukan milik pelaku. Pelaku flexing cenderung haus akan validasi dari orang lain. Bahkan untuk mendapatkan validasi dari orang lain, pelaku flexing rela untuk mengakui sesuatu yang bukan dimilikinya dan tidak sesuai dengan kemampuannya. Sedangkan personal branding hanya menampilkan sesuai dengan yang dimiliki secara apa adanya.

Ketiga, dari kacamata Islam flexing dihukumi haram. Flexing dalam hal ini menjadi salah satu bentuk dari perbuatan takabbur, yang mana takabbur merupakan salah satu perbuatan non-terpuji.

Demikian perbedaan antara istilah flexing dan personal branding. Pada intinya flexing dan personal branding memiliki tujuan yang berbeda. Flexing bertujuan untuk mendapatkan pengakuan atau validasi dari orang lain. Sedangkan personal branding bertujuan untuk memberikan label terhadap diri sendiri atas suatu hal yang dicapai. Meskipun demikian, keduanya tetap memiliki kesamaan, yaitu sama-sama untuk menunjukkan suatu hal kepada khalayak. Celine_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Santri Nasional, Refleksi Jati Diri Santri

    Hari Santri Nasional, Refleksi Jati Diri Santri

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Hari Santri Nasional bukan hanya tentang euforia perayaan, tetapi bagaimana pemaknaannya untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik. Selain itu, kaum santri harus benar-benar memahamkan dirinya, mereka harus sadar bahwa santri memiliki peran yang sangat penting demi keberlangsungan Indonesia ke depan. Sepak terjang Nahdhatul Ulama sebagai lembaga keagamaan tidak bisa dipisahkan dari keterlibatannya dalam percaturan politik di […]

  • Hari Terakhir PBAK, Expo UKM-U Mendapat Kesan Positif dari Maba

    Hari Terakhir PBAK, Expo UKM-U Mendapat Kesan Positif dari Maba

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 785
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang dilaksanakan pada hari Jumat, (5/8/2022). Dimeriahkan dengan pengenalan expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas yang bertempat di Gedung Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Universitas mengenalkan UKM yang ada di kampus kepada mahasiswa baru dengan menampilkan keunikan ataupun ciri khas dari setiap UKM […]

  • Pelantikan dan Raker Fornasmebi di IAIN Purwokerto, Muncul Harapan ‘Berkolaborasi dengan Link Aja Syariah’

    Pelantikan dan Raker Fornasmebi di IAIN Purwokerto, Muncul Harapan ‘Berkolaborasi dengan Link Aja Syariah’

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 826
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa hingga Kamis, (22-27 Mei 2021) Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (Fornasmebi) Wilayah III Jateng-DIY melaksanakan Pelantikan, Rapat Kerja Wilayah III (rakerwil), dan Jambore Ekonomi Syariah (JES). Penyelenggaraan kegiatan dituan rumahi oleh IAIN Purwokerto yang menjadi satu di antara tujuh Perguruan Tinggi Islam se Jateng-DIY ke dalam anggota Fornasmebi. Wilayah III […]

  • Dinamika Saham Sektor Properti: Peluang Cuan Ritel di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

    Dinamika Saham Sektor Properti: Peluang Cuan Ritel di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sumber Gambar: Kontan.co .id Sektor properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia saat ini menjadi salah satu industri yang kembali menunjukkan geliat positif dan ramai diperbincangkan oleh para pelaku pasar modal. Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan pasar keuangan yang dinamis memiliki potensi besar dalam pergerakan saham-saham berbasis aset fisik ini. Hal ini […]

  • Perkuat Nilai Moderasi Beragama, KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang Berkolaborasi Dalam Pagelaran Wayang Kulit Warga Dusun Pencar Desa Kaliputih

    Perkuat Nilai Moderasi Beragama, KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang Berkolaborasi Dalam Pagelaran Wayang Kulit Warga Dusun Pencar Desa Kaliputih

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 759
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Dusun Pencar, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangka merti dusun pada Jumat (10/5/2024). Kegiatan ini diselenggarakan di RT 04 RW 04 tepatnya di depan PAUD KB Tunas Bangsa. Tim KKN Reg-82 Posko 2 UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan sesepuh, lembaga desa, pemuda dan warga Dusun […]

  • Азартные игры на деньги в Казахстане 2026 года

    Азартные игры на деньги в Казахстане 2026 года

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 460
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Азартные игры на деньги в Казахстане в 2026 году С 2026 года наблюдается значительное увеличение интереса к игорной индустрии в стране, что связано с улучшением законодательства и открытием новых онлайн-платформ. Это создает уникальные возможности для пользователей, которые ищут надежные и безопасные способы для […]

expand_less