Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
  • visibility 434
  • comment 0 komentar

IMG-20210120-WA0010lpminvest.com- Sabtu, (23/01/2021) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT-DR) angkatan XI UIN Walisongo, melakukan aksi derma di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Seperti yang diketahui, Jawa-Bali sejak 11 Janurai 2021, memberlakukan PKM. Kota Semarang juga ikut memberlakukannya dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang ditimbulkan oleh kerumunan dari kegiatan masyarakat.

PKM diberlakukan dengan pembatasan aktivitas di jam malam, yaitu hanya sampai pukul 19.00 WIB.

PKKM yang sudah berlangsung selama sepekan lebih ini, ternyata masih menemukan pelanggaran protokol kesehatan. Salah satunya adalah ketidakdisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker.

Salah satu pedagang tidak memakai masker dengan alasan sumpek telah membawa Fina Idamatussilmi anggota KKN MIT Kelompok 44 untuk menginisiasi pembagian masker.

Tujuannya untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya perlindungan diri di masa pandemi Covid-19.

Selain melindungi diri sendiri dari paparan kotoran bahkan virus, masker juga dapat melindungi orang lain dari percikan droplet yang kita keluarkan.

Pedagang mengaku gembira dengan aksi bermanfaat sekaligus cuma-cuma ini.

“Terima kasih, Mbak. Sudah memberikan masker gratis. Sekarang, kegiatan apapun itu, perlu memakai masker,” ungkap Rahayu, pedagang nasi saat menerima masker.

Bukan hanya untuk pedagang, pembagian masker juga diberikan kepada santri Ma’had Ulil Albab Kecamatan Ngaliyan Semarang

“Pemberian masker ini sangat bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari karena pandemi Covid-19 belumlah usai. Untuk itu, tetap patuhi protokol kesehatan dengan mengamalkan 3M; Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” pungkas Ena Najikhah salah satu santri. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NOVEL “3726 MDPL”

    NOVEL “3726 MDPL”

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 21.120
    • 0Komentar

    Identitas Buku Judul                : 3726 MDPL Penulis             : Nurwina Sari Penerbit           : Romancious Tanggal terbit  : 19 September 2024 Tebal               : 280 Halaman Genre               : Romance, Fiction dan Campus life Peresensi          : Dwi Rahma Novel ini mengisahkan tentang Rangga Raja, Ketua Panitia OSPEK Fakultas Kehutanan 2023, yang juga diam-diam menyibukkan dirinya dengan mengagumi Andini, adik […]

  • Anakku di Tanganku

    Anakku di Tanganku

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Suara takbir pertama Ramadhan menggema dengan indahnya, pukulan demi pukulan beduk beriringan seirama, langit pun bersih bertemankan bintang di sekelilingnya. Tetapi tidak denganku, nafasku sesak, lidahku kaku, mataku bengkak karena lelah menangis.  Aku tak bisa menerima kenyataan Syahrizal suamiku meninggalkanku di bulan Ramadhan yang baru saja menyapa, setelah mobil menabraknya saat akan pulang dari masjid. […]

  • Wajah Baru; Workshop Lapangan Berevolusi Menjadi Journalist Cam

    Wajah Baru; Workshop Lapangan Berevolusi Menjadi Journalist Cam

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 532
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Journalist Camp merupakan revolusi baru sekaligus angin segar untuk calon Kru Magang (Kruma)-23 dimana memberi wadah para writer, fotografer, desainer, serta videografer muda untuk unjuk gigi di bawah naungan LPM Invest. Acara ini merupakan rangkaian pelatihan bagi Kruma-23. Setelah pada September sebelumnya diberikan materi pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD), serta hunting berita pada […]

  • LPM Invest dan Kubikal Institute Selenggarakan Pelatihan Metode Kuantitatif

    LPM Invest dan Kubikal Institute Selenggarakan Pelatihan Metode Kuantitatif

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 569
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Menggandeng Kubikal Institute dari Universitas Diponegoro, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo berhasil menyelenggrakan Pelatihan Metode Penelitian Kuantitatif untuk Tugas Akhir. Agenda yang berlangsung selama dua pekan ini, yakni 7-8 dan 14-15 Maret 2020 bertempat di kantor FEBI, Ruang Sidang lantai 2. (Sabtu, 07/03/2020). Bersama narasumber Salman […]

  • DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Yth : 1. Menteri Agama RI 2. Dirjen Pendis 3. Forum Rektor PTKIN Se Indonesia     Assalamualaikum wr. wb   SURAT TERBUKA DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI SELURUH INDONESIA  A. DASAR Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020 Tentang Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Terkait […]

  • Menuntut Perbaikan, Mahasiswa Geruduk Rektorat

    Menuntut Perbaikan, Mahasiswa Geruduk Rektorat

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 510
    • 0Komentar

    lpminvest.com-. Massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW-red) melakukan aksi long march mulai dari Kampus III hingga gedung rektorat kampus I UIN Walisongo Semarang, Kamis siang, (14/4/16). Mahasiswa menuntut birokrasi kampus untuk segera berbenah diri, Mahasiswa menilai, selama ini pelayanan tidak memuaskan. Seharusnya, bertransformasinya IAIN ke UIN dibarengi pelayanan yang lebih baik. Solihah, […]

expand_less