Home / NEWS / Business Action Jadi Cerita Profit Ala Magang Mahasiswa Prodi EI

Business Action Jadi Cerita Profit Ala Magang Mahasiswa Prodi EI

lpminvest.com- Mahasiswa prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang tengah proses menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 22 juni samapi 21 Agustus 2020 nanti. Ada tiga alternatif tugas pengganti PPL ini, akan tetapi business action lebih menarik untuk diketahui perkembangannya. Jumat, (24/7/2020)

Adapun alternatif tugas pengganti PPL ada tiga, 1) individu (meliputi telaah data-data sekunder dari perusahaan/lembaga). 2) kelompok maksimal tiga mahasiswa dengan  menyusun karya ilmiah (modul, buku, dan panduan kerja). 3) kelompok maksimal tiga mahasiswa dengan melakukan business action (laporan berupa hasil bisnis yang sudah dijalankan selama dua bulan).

Ada 37 kelompok yang memilih business action, merintis bisnis dari nol menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa prodi EI.

“Banyak pengalaman yang saya dapat, terutama berdagang di era pandemi ini. Sehingga lebih leluasa mengeksplor kemampuan dalam pemasaran, kita juga bekerja sama dengan platform Bukalapak,” ungkap Ani yang merupakan owner dari Honey Zen Madu Randu.

Sumber: @honeyzen.id

Sumber: @honeyzen.id

Ani merasa senang menggeluti bisnis ini, karena ketika bicara laba justru menjadi pukulan tersendiri untuk menambah semangat.

“Kalau sudah laba, mantab di jiwa. Banyak senangnya meskipun banyak susahnya karena ketika ada permintaan dari luar kota itu sangat berpengaruh ke kualitas madu, melihat kandungan madu murni tidak bisa pada suhu ekstrem,” tambahnya.

Beda halnya dengan cerita dari Alur Kopi, yang salah satu ownernya adalah Latifa.

“Kelemahan kita itu semakin ke sinii konsumen malas diajak bertemu, mereka lebih pingin nongkrong. Jadi pas lagi rame-rame nya orderan rasanya pingin buka kedai,” ucap mahasiswa asal Boja Kendal ini.

Sumber: @alurkopi.id

Sumber: @alurkopi.id

Latifa dan tim membagi keuntungan berdasarkan hasil penjualan yaitu area Boja, Cangkiran, dan Semarang.

“Soal keuntungan kita bisa mencapai dua kali lipat dari modal dalam seminggu, tapi lingkup penjualan kita masih terbatas di teman Facebook, WhatsApp, dan Instagram,” pungkasnya.

Dari dua narasumber ini, memiliki tujuan yang sama yaitu tetap melanjutkan bisnis meskipun masa magang yang ditentukan prodi sudah selesai

“Dari awal saya dan tim sudah sepakat untuk tetap lanjut di bisnis ini,” tutur keduanya. [i]

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*