Home / STRAIGHT NEWS / Perpustakaan Lentera, Resmi Lounching di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Perpustakaan Lentera, Resmi Lounching di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Foto bersama usai peresmian perpustakaan Lentera di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Foto bersama usai peresmian perpustakaan Lentera di Desa Loireng Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

lpminvest.com- Perpustakaan Lentera dengan tema Menciptakan Literasi yang Inklusif untuk Generasi Unggul telah diresmikan pada kamis, (20/2/2020) lalu. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa selaku pembina perpustakaan, Mardhiyah dan perwakilan dari siswa-siswi Yayasan Raudhatus Sholihin Desa Loireng.

“Hari ini launching Perpustakaan Lentera agar semua warga tahu di Desa Loireng sudah ada perpustakaan bisa membekali serta mengedukasi diri sendiri untuk memiliki banyak ilmu,” ujar Mardhiyah, Kepala Desa saat memberi sambutan di Gedung Serba Guna (GSG) Balai Desa Loireng.

Hendak meningkatkan budaya literasi ini sudah lama direncanakan, dan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram ke IX Posko 40 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo program ini terealisasikan.

“Dengan membaca anak-anak akan lebih paham literasi dan menambah pengalaman yang luas, Perpustakaan Lentera ada berbagai macam buku seperti buku pelajaran sekolah, novel dan agama. Semua warga juga boleh menyumbangkan bukunya agar bisa bermanfaat karena dibaca oleh orang banyak,”, tambahnya.

Untuk mempertahankan eksistensi perpustakaan ini, dari perangkat desa sudah menyiapkan manajemen pengelolaan.

“kami sudah ada tim yang khusus mengelola perpustakaan ini, meskipun bukunya masih berupa donasi dari berbagai pihak,” ungkap perempuan berusia 40 tahun tersebut.

Selama tidak ada larangan maka membaca bukanlah sebuah hal baru, Nandiyah mengungkapkan bahwa tanpa partisipasi perangkat desa dan warga perpustakaan ini belum tentu berdiri.

“Membaca adalah jendela dunia, sirkulasi ilmu pengetahuan, hak segala bangsa semua usia, maka dari itu rajinlah membaca karena tidak ada larangan membaca. Namun tanpa adek-adek dari tingkat SD, SMP dan MA perpustakaan ini hanya bangunan biasa, ” ungkapnya.

Hal sama juga dijelaskan oleh salah satu siswi madrasah Aliyah (MA) Raudhatus Sholihin, Azka Yulfa (16), Ia merasa senang dengan adanya perpustakaan Lentera.

“Semoga tidak saya saja yang ingin menikmati perpustakaan Lentera ini, namun teman-teman satu yayasan Raudhatus Sholihin dan semua warga bisa memanfaatkan perpustakaan di Desa Loireng agar lebih maju,” tuturnya dengan mata berbinar-binar ceria. [i]

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*